018. Terinspirasi Oleh Air, Belanda Berinovasi

Penulis : YOGI TIKNA PUTRA
Tema : Water

==========================================================================================================================================================

Semua setuju bahwa : Everyone needs water. One of its function is very vital for human being. Ya, air adalah sumber kehidupan bagi makhluk hidup, khususnya manusia. Hal ini tidak terbantahkan. Setuju?

Mengapa harus air?

image001

Saya membahas air karena saya menyukai hal-hal yang berbau air. Misalnya disaat melihat air tumpah dari langit (baca : hujan) sambil menikmati secangkir teh di balkon rumah, melihat derasnya aliran sungai, melihat air terjun dan berwisata di sekitar pantai sambil memandang air laut yang biru nan tenang, ini merupakan saat-saat terindah dan terbaik buat saya. Malu bagi saya untuk menceritakan bahwa saya bisa memandangi air hujan yang turun sampai berlama-lama. Karena saat seperti itu, jiwa ini terasa damai, juga beban pikiran yang bisa sedikit berkurang.

Mengapa peran air begitu vitalnya untuk sebuah kehidupan, terutama manusia?

Mengingat kita memiliki roda kehidupan yang terus berputar dan segala rutinitas, semuanya kita awali dengan yang namanya air. Misalnya seorang anak yang hendak berangkat ke sekolah, seorang bapak yang hendak berangkat ke kantor, lalu sang ibu / istri membuatkan sarapan dan memanaskan air. Ya, memanaskan air sekedar untuk suatu minuman dan membersihkan badan (baca : mandi). Ada literatur yang mengatakan bahwa : Manusia mampu bertahan hidup tanpa makan selama berminggu-minggu. Namun tanpa minum, manusia hanya mampu bertahan hidup selama beberapa hari saja. Air bagi manusia tak ubahnya sebuah pakaian yang melekat di tubuh kita saat ini. Kita tidak bisa hidup tanpa hadirnya air. Bukan?

Selain membawa sisi yang positif, air juga membawa sisi yang negatif (loh!).

Dianggap sisi yang negatif karena dapat menjadi kerugian bagi manusia. Banjir misalnya. Pada awal tahun 2014 lalu, negara Inggris dilanda banjir. Ya, banjirnya tergolong besar untuk ukuran negara seperti Inggris. Hal ini akibat meluapnya sungai Thames, juga karena curah hujan yang cukup tinggi terjadi di negara Britania Raya selama 248 tahun terakhir. Peristiwa banjir tersebut, membuat negara Belanda, sebagai negara yang berpengalaman dalam urusan mengatasi air, menawarkan bantuan dengan mengirim para ahli terbaiknya untuk memberikan solusi yang jitu. Ya, bagaimana Inggris harus berbuat dan tepat untuk diaplikasikan karena memang kontur tanah di Inggris berbeda dengan yang terjadi di Belanda.

Kita tahu bahwa Belanda adalah negeri air. Bagaimana tidak? Persentase dari sumber menyebutkan bahwa 25 % bagian negaranya bersinggungan dengan air, 60 % penduduknya tinggal tidak jauh dari namanya air, sekitar 70% tempat perputaran perekonomian negara Belanda juga bersinggungan dengan air. Dan lebih uniknya lagi, beberapa bagian daratnya, sekitar 60 %, harus rela berada di bawah permukaan air (baca : laut).

image002

Saya pernah membaca sebuah artikel bahwa dulunya Belanda pernah mengalami yang namanya banjir, bahkan lebih parah dari yang terjadi di Inggris. Ya, tepatnya terjadi tengah malam, awal tahun 1953, dimana sekitar 1800 orang kehilangan nyawa, 72.000 orang kehilangan tempat tinggal dan 200.000 hektar lahan terendam air. Sebuah bencana nasional. Penyebabnya karena bendungan di provinsi Zeeland, West Brabant dan pulau-pulau di sekitar Zuid Holland pecah dan menimbulkan bencana yang sangat besar. Setelah peristiwa tersebut, pemerintah Belanda membuat proyek yang baru, yang dinamakan Proyek Delta. Bahkan Proyek Delta ini mendapatkan pengakuan dari The American Society of Civil Engineers (ASCE) sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia modern. Beruntung bagi negara Belanda yang memiliki orang-orang kreatif. Proyek ini berhasil, hingga saat ini digunakan untuk mengatur lalu-lintas keluar dan masuknya air.

image004

Itu cerita lama. Bagaimana dengan kemajuan orang-orang Belanda sekarang ini? Yes, absolutely that new technology came from old inspiration.

Ya, lagi-lagi erat kaitannya dengan air…

Jika teman-teman berkunjung ke negeri Belanda, tidak sulit untuk mencari air. Hal inilah yang menjadi inspirasi dari perusahaan asal Belanda, The Dutch Water Insight. Mereka menciptakan sebuah alat ukur optik dengan 3 buah spektrometer, yang dinamakan The Water Insight Spectrometer with 3 channel Jaz Spectrometer (The WISP-3). Secara fisik alat ini memiliki ukuran panjang 25 cm, lebar 20 cm, tinggi 15 cm dan memiliki berat 2,2 kg.

image005

Cara kerja alat ini saya analogikan dengan sebuah smartphone. Hari ini, teknologi demikian canggih. Dulu awal mula adanya telepon genggam (baca : ponsel) kita harus bertukar nomor telepon agar bisa saling terhubung. Namun sekarang ini, misalnya, hanya dengan memperlihatkan kode abstrak (baca : barcode), kita sudah saling berteman. Yang saya maksud analoginya adalah hubungan kesamaan cara aplikasi, memperlihatkan kode abstrak dengan menggunakan si Water Insight Spectrometer ini.

Alat seperti teropong ini, terhubung dengan satelit. Alat ini dipakai untuk melihat kualitas air. Misalnya saat ingin menguji kualitas air sungai, atau danau, atau juga dekat dengan laut yang diduga tercemar dengan komponen biologi yang berbahaya contohnya saja seperti spesies Cyanobakteria yang mengandung toksin (baca : racun). Cyanobakteria toksin ini bisa membawa dampak tidak sehat terhadap manusia misalnya demam, mual, muntah, sakit perut, diare bahkan dapat merusak hati manusia dan binatang saat mengkonsumsi dan memakai air yang terkontaminasi dengan spesies tersebut.

image007

Menurut sumber yang saya pahami bahwa alat (baca : The WISP-3) ini mudah digunakan. Yaitu hanya dengan berjalan kaki, aktifkan alatnya dan hubungkan dengan sinyal satelit. Kita sudah tahu kualitas air di daerah yang tercemar. Yang berperan pada alat ini adalah spektrometer-nya, karena fungsi spektrometer adalah mengubah cahaya yang ditangkap menjadi sumber cahaya sehingga hadirlah cahaya sebagai data di monitor alat The WISP-3. Hasilnya tersebut sebagai indikasi kualitas air yang tampil pada The WISP-3.

Prinsip dari The WISP-3 ini adalah AIR karena A, Aman, I, Instan (baca : cepat) dan R, Revolusioner. Dengan alasan inilah, alat ini memenangkan sejumlah penghargaan diantaranya : Memenangkan kompetisi Ocean Optics Video and Photo Contest pada tahun 2010 dan memenangkan kompetisi Partners for Water Award pada tahun 2012.

image009

Ada semboyan lama mengenai Belanda bahwa : God only created Netherlands, not neverland. Satu lagi yang tak kalah : The Dutch changed neverland to be Netherlands. Ya, yang kurang lebih artinya orang-orang Belanda mengalami, mempelajari dan mengubah musibah menjadi berkah. Blessing in disguise.

Apakah teman-teman berfikir bahwa : The Lowlands is often smarter?

Referensi :

http://www.waterinsight.nl/

http://en.wikipedia.org/wiki/water_insight_spectrometer_with_3_radiometers

http://bluelegmonitor.com/technology/

http://kepentingan-bersama.blogspot.com/2014/02/7-manfaat-minum-air-mineral-air-putih.html

http://www.amsterdam.citysam.de/fotos-amsterdam/boote-im-kanal-10.htm

http://www.deltawerken.com/Deltawerken.Com/515.html