019. Pesona Kincir Angin Negeri Belanda

Penulis : Ira Indres wahyuliana
Tema : Air

==========================================================================================================================================================

Ketika kita mendengar kata kincir angin, sebagian besar orang pasti akan berpikir tentang Belanda. Ya, kincir angin memang identik dengan negeri Belanda. Belanda dikenal sebagai “negeri kincir angin” karena hampir di setiap daerah di sana dapat kita jumpai kincir angin. Meskipun beberapa Negara seperti Amerika, China, Jerman, dan Spanyol juga memanfaatkan energi angin, namun pemanfaatan energi angin di Belanda terlihat lebih menarik. Hal ini karena banyaknya kincir angin yang menciptakan pemandangan menakjubkan dan sangat menarik para wisatawan, khususnya wisatawan asing.

Menurut beberapa sumber, kincir angin memang bukan asli berasal dari Belanda. Kincir angin lebih dulu ditemukan di Persia sekitar abad ke-7 M. Kemudian sekitar abad ke-13, Belanda mulai memanfaatkan kincir angin untuk mengatasi masalah banjir. Seperti sudah kita ketahui bahwa Belanda memiliki tanah yang lebih rendah dari permukaan air laut, sehingga memanfaatkan kincir angin untuk mengatur aliran air.

Seiring berjalannya waktu, kincir angin tidak hanya dimanfaatkan untuk mengatur aliran air. Tetapi kincir angin juga dimanfaatkan untuk kepentingan industri dan pembangkit tenaga listrik. Di bidang industri misalnya kincir angin digunakan untuk menggiling jagung atau memotong kayu. Sementara itu untuk memasok energi listrik, Belanda juga memanfaatkan kincir angin untuk pembangkit tenaga listrik. Berdasarkan informasi dari radio Netherland, perkembangan awal penggunaan kincir angin sebagai pembangkit tenaga listrik ada di daerah Kamperduin.

Jenis kincir angin ada beberapa macam. Untuk kepentingan industri, kincir angin diberi nama sesuai penggunaannya, misalnya kincir angin untuk menggiling jagung (cornmill) dan kincir angin untuk menggergaji (sawmill). Selain itu ada pula kincir angin standar yang disebut standaarmolen (postmill), kincir angin kecil (wipmolen), dan menara kincir angin (torenmolen).

Selain jenisnya, yang paling menarik dari kincir angin di Belanda ini adalah pesonanya yang mampu memikat para wisatawan. Beberapa daerah di Belanda bahkan membuka obyek pariwisata yang bertemakan kincir angin, diantaranya adalah Zaanse Schans dan Kinderdijk. Kincir angin yang berada di Zaanse Schans digunakan untuk membantu proses pengalihan air di daerah Belanda utara. Sedangkan kincir angin di daerah Kinderdijk digunakan sebagai alat pemompa air. Beberapa kincir angin di daerah Kinderdijk ini tersusun rapi sehingga menjadi pemandangan menarik bagi para pengunjung. Tak jarang orang-orang menjadikan tempat ini sebagai tempat pembuatan lukisan atau fotografi.

image001

image003

Selain sejarah, kegunaan, jenis, dan pesona keindahannya, yang perlu kita ketahui pula dari kincir angin adalah cara kerjanya. Bagaimana cara kerja kincir angin?

Cara kerja kincir angin yang akan kita bahas di sini adalah cara kerja kincir angin secara umum, yaitu untuk pembangkit listrik. Ternyata, cara kerjanya cukup sederhana. Kincir angin akan berputar jika ada angin bertiup. Putaran tersebut kemudian akan memutar poros yang dihubungkan ke gearbox. Gerarbox dihubungkan dengan generator dan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Energi dari generator akan dialirkan ke transformer untuk menaikkan tegangan dan selanjutnya akan didistribusikan untuk pasokan listrik.

Nah, dari beberapa hal tentang kincir angin yang telah disebutkan di atas, yang paling penting untuk kita pelajari adalah manfaat kincir angin itu sendiri. Di sektor ekonomi, pemanfaatan kincir angin akan menghemat penggunaan bahan bakar dan menciptakan lapangan kerja. Dari segi lingkungan, pemanfaatan energi angin tentunya tidak akan menimbulkan polusi. Hal ini akan menghemat penggunaan biaya untuk menanggulangi polusi terhadap lingkungan .

Jadi, dibalik bentuknya yang sederhana, kincir angin memiliki banyak pesona yang menakjubkan, terlebih-lebih manfaatnya bagi lingkungan kita.

http://www.zaanstreek.nl/visitors/zaanse_schans.html

http://werelderfgoed.nl/werelderfgoed/molencomplex-kinderdijk-elshout

http://ekasarihandayani.blogspot.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin.html

http://hermawankusuma.blogspot.com/2013/04/kincir-angin-belanda-sebagai-inovasi.html

http://www.pantonashare.com/3772-berkenalan-dengan-kincir-angin

http://www.listrikindonesia.com/pemanfaatan_energi_angin_di_belanda_belum_optimal_123.htm