023. AiREAS, Sebuah Konsep Kota Masa Depan

Penulis : Andrey Ferriyan
Tema : Air

==========================================================================================================================================================

Di tahun 2001 setelah 27 tahun bekerja di luar Belanda, Jean-Paul Close kembali dan terkejut menghadapi perubahan negerinya. Negeri tempat tinggalnya berubah menjadi materialis, individualis, semuanya berorientasi pada uang dan yang paling penting adalah negerinya menjadi negeri yang tidak sehat. Kerusakan ini tidak saja mempengaruhi negerinya namun secara global akibat terlalu fokus pada ekonomi konsumen. Hal ini tentu saja mengakibatkan efek samping yang buruk rusaknya lingkungan dan hubungan antar manusia.

Berbekal kerisauan ini kemudian muncul sebuah pemikiran untuk mengembalikan hubungan yang harmonis antar manusia dan lingkungannya dengan membuat sebuah sistem terpadu yang dapat saling mendukung hingga tercipta sebuah negeri yang tidak saja sehat bagi lingkungan sekitar namun juga orang-orangnya. Jean-Paul Close kemudian membuat yayasan STIR yang mendukung dan mencari solusi dari sistem yang kompleks dengan melakukan penelitian, eksperimen dan inovasi yang melibatkan multi disiplin ilmu dan sumber daya manusia dari institusi yang bermacam-macam. Dari sini lahir AiREAS, sebuah sistem terintegrasi yang dapat mengukur perubahan iklim, kekurangan bahan pangan, migrasi, tingkat polusi udara dan lain-lain yang semuanya terkontrol dan terkomputerisasi.

Struktur dari AiREAS dapat dilihat pada Gambar 1 dibawah ini.

image001

Bagaimana AiREAS bekerja ?. Sebuah AiREAS lokal diinisiasi oleh seorang individu yang bersifat independen. Orang atau individu dalam konsep AiREAS disebut Sustainocrat, ia bertanggung jawab mengundang komunitas lokal ke dalam misi-misi yang akan dijalankan AiREAS dan juga bertanggung jawab dalam proses berjalannya misi tersebut. Seperti yang ditunjukkan oleh Gambar 1 ada empat pilar yang mendukung sukses tidaknya AiREAS. Pilar pertama mewakili kelompok penduduk lokal dari budaya dan berbagai perspektif. Pilar kedua pemerintah lokal yang bertanggung jawab dari sisi ekonomi dan politik. Pilar ketiga diwakili kelompok pengusaha berbasis teknologi dan layanan. Terakhir pilar keempat adalah kelompok peneliti.

Keempat pilar ini bekerja sama saling mendukung dengan misi membentuk lingkungan menjadi sehat dengan prinsip standarnya ialah kualitas udara dan lingkungan hidup. Masing-masing adalah mitra dan bukan saingan. Setiap pilar memiliki kepentingan dalam berpartisipasi secara transparan menghasilkan timbal balik yang diharapkan. Hasil timbal balik yang dihasilkan pun berbeda-beda sesuai dengan fokus dari pilar yang ada. Bagi pemerintah lokal efek timbal balik yang ada bermanfaat secara politik dan ekonomi adapun bagi penduduk lokal hal efek timbal balik yang ada berupa kesehatan yang kehidupan sosial yang lebih baik dan tidak lagi bersifat individualis. Bagi pengusaha efek timbal baliknya adalah produk-produk yang dikembangkan menjadi lebih kompetitif dan tentunya bentuk tanggung jawab perusahaan berupa partisipasi dalam CSR. Bagi peneliti efek timbal baliknya berupa hasil penelitiannya yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan secara sosial.

Keunikan konsep dari AiREAS semua adalah mitra yang saling mendukung. Hasil dan nilai yang di dapat disimpan, didokumentasikan, divalidasi kemudian dibagi ke seluruh jaringan global AiREAS yang ada. AiREAS tidak memiliki personel maupun gedung khusus yang digunakan dan hanya menggunakan fasilitas dari tiap mitra yang ada. Misi global AiREAS adalah menciptakan kota yang sehat dengan menggunakan kualitas udara dan kesehatan sebagai alat ukur keberhasilan. Gambar 2 dibawah ini merupakan penjelasan misi global dari AiREAS.

image004
Gambar 2. Misi global AiREAS

Kenapa standar kualitas udara menjadi bagian yang terpenting dari kesuksesan AiREAS ?. Salah satunya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh WHO bahwa kematian sejumlah 3,7 juta orang dengan rata-rata umur dibawah 60 tahun diakibatkan oleh polusi udara luar. WHO menekankan lagi bahwa polusi udara yang ada di luar dan di dalam ruangan jika digabungkan menjadi salah satu resiko terbesar kesehatan dunia. Oleh karena itu apabila kualitas udara menjadi baik maka akan menimbulkan efek positif yakni kesehatan manusia.

Selanjutnya untuk melaksanakan konsep yang telah ada dibutuhkan satu buah kota yang dapat menjadi salah satu tolok ukur atau model bagi kota-kota lain ke depannya. Pilihan jatuh pada kota Eindhoven. Eindhoven menjadi laboratorium hidup dan merupakan kota pertama yang disetujui oleh pemerintah setempat dalam penerapan lokal AiREAS.

Langkah awal yang dilakukan pertama kali adalah “to make the invisible visible” membuat sesuatu yang tidak terlihat menjadi terlihat dan terukur. Maksudnya apa ?, tentunya ialah pengukuran kualitas udara yang ada di lapangan. Menentukan berapa besar kandungan zat-zat tertentu yang ada di udara. Gambar 3 berikut salah satu penjelasan kandungan apa saja yang terdapat di udara dan berapa besarnya.

image005
Gambar 3. Sistem monitoring kualitas udara

Gambar 3 merupakan salah satu sistem yang mengukur kondisi kualitas udara yang ada di lapangan. Untuk membuat dan membangun sistem seperti ini dibutuhkan minimal beberapa komponen diantaranya adalah sensor. Berkaitan dengan sensor maka pilar peneliti berperan sangat besar dalam pengembangan sensor yang dapat mendeteksi dan mengukur tingkat kualitas udara yang ada di lapangan. Hasil penelitian kemudian dapat dikembangkan dan diaplikasikan oleh pilar pengusaha yang membuat sensor sesuai dengan rancangan dan rekomendasi dari penelitian. Sensor-sensor yang ada kemudian dapat dipasang di tempat-tempat yang efektif, peran penting ini bisa diambil oleh pilar pemerintah lokal.

Jika proyek awal ini telah selesai dan terpetakan maka langkah selanjutnya ialah dengan membuat solusi apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menciptakan kualitas udara dengan standar yang sehat misalkan dengan mengikuti standar dari WHO. Jika kota-kota yang ada telah menerapkan konsep ini diharapkan ke depan kualitas udara di seluruh dunia menjadi lebih baik dan angka kematian akibat polusi udara dapat diminimalisir.

Referensi dan ide penulisan diambil dari:
1. https://globalaireas.wordpress.com
2. http://www.thisiseindhoven.nl/
3. http://www.fastcoexist.com/3037303/this-skyscraper-is-designed-to-suck-up-dirty-air