026. MENAKLUKKAN ANGKUHNYA GELOMBANG

Penulis : Rahyuni Melisa/Yuni
Tema : Water

==========================================================================================================================================================

Masih ingatkah teman-teman dengan untaian kata seorang filsuf perancis?

Yup, beliau adalah Rene Descartes. Beliau berkata, ‘’ God created the world, but the Dutch created Holland’’. Sangat mengagumkan bukan ?

Belanda atau Koninkrijk der Nederlanden merupakan negara berpermukaan rendah. Namun dengan gagah berani berdiri dengan motonya, ‘’ Je Maintiendrai’’. Dalam bahasa perancis yang artinya, ‘’Saya akan mempertahankan’’. Menganalisa makna ini, bukan berarti Belanda pasrah dan bertahan dengan keterbatasan wilayahnya. Namun mempertahankan inovasi yang ada untuk membangun Belanda.

image001 (2)

Belanda adalah salah satu surga bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan. Belanda adalah lahirnya para filsuf, seperti Erasmus dari Rotterdam, Spinoza, bahkan Christian Huygens yang menemukan bulan Saturnus. Begitu banyak inovasi dan penemuan yang telah berkontribusi sangat besar bagi bangsa belanda khususnya dan untuk umat manusia pada umumnya

Inovasi bagi kehidupan Belanda yang mencakup pembangunan benteng pertahanan air dari banjir dan penemuan kincir angin, compact disc atau CD, ginjal buatan, bendungan berskala mega struktur yang biasa disebut dengan istilah Delta Project atau Delta Works yang bekerja tiap saat. Deretan inovasi itulah yang merupakan pengetahuan terbesar dan bermanfaat.

Inovasi yang meningkat dengan tajam adalah efek dari peristiwa 1 februari 1953 yang telah menewaskan 1800 lebih jiwa akibat bencana alam yaitu besarnya gelombang laut yang memporak porandakan sebagian kehidupan. Inovasi terbesar Belanda ketika itu bahkan hingga saat ini masih terkenang dan tercatat di sejarah bumi, Belanda bangkit melawan arus air dan besarnya gelombang. Belanda membangun 13 bendungan raksasa penahan gelombang laut, selama 39 tahun. Delta Works yang merupakan bagian dari inovasi Belanda berhasil mengamankan belanda dari banjir.

image003 (2)

Delta Works memberi arahan pada kota-kota Belanda, seperti kanal-kanal indah dan jalur air untuk transportasi. Belanda yang memiliki 1/3 wilayah perairan dari daratannya, jika dipikir secara logika, akan begitu mudah Belanda tenggelam oleh perairannya. Ternyata tidak bagi Belanda, sebab masih ada pemikiran logika yang lain yang mengalahkan dalih bahwa Belanda mudah tenggelam.

Belanda banyak melahirkan inovator dengan inovasi yang menunjukan betapa hebatnya pertarungan melawan alam, khususnya perlawanan yang dilakukan dengan pengendalian air yang kadang angkuh dengan gelombangnya yang begitu besar bahkan dengan mudahnya memporak porandakan sebagian kehidupan.

image005 (2)

Menaklukan angkuhnya gelombang terus di lakukan dengan cara pengendalian air, sehingga setiap orang ditantang untuk menggunakan talenta dan cara berpikir masing-masing dengan mengembangkan system polder guna melawan air. Polder ialah wilayah atau dataran rendah yang membentuk daerah yang dikelilingi oleh tanggul raksasa. Wilayah inilah tempat berkumpulnya air kotor dan air hujan di satu badan air yang di sebut sungai dan kanal yang kemudian dipompakan ke wilayah atau penampungan air yang lebih tinggi posisinya, yang nantinya akan dipompakan ke sungai atau kanal yang bermuara ke laut. System polder banyak diterapkan pada reklamasi laut atau muara sungai serta pada system air kotor dan drainase hujan di wilayah yang rendah dari permukaan air laut dan sungai.

image007 (2)

Bagi semua umat manusia pada umumnya dan bagi masyarakat Belanda khususnya, air merupakan sahabat yang akrab, namun kadang kala disaat yang sama bangsa Belanda juga berjuang menaklukan air dengan gelombangnya, ibaratnya menghalau musuh yang mendekat pertahanan. Karena itulah Belanda menerapkan system reklamasi lahan melalui system polder untuk mempertahankan wilayah Belanda dari ancaman banjir dan air pasang. Untaian kata seorang filsuf perancis Rene Descartes ,‘’ God created the world, but the Dutch created Holland’’. Menggambarkan tentang bagaimana masyarakat Belanda dapat mengeringkan sebagian wilayah perairannya agar menjadi lahan sebagai pemukiman yang layak termaksud peridustrian.

Saya berfikir bahwa, bangsa Belanda mudah berbenah diri dengan tujuan untuk menjadi bangsa yang lebih baik. Hal ini pernah terlihat secara jelas dalam rangka kunjungan Prof. Michael E. Porter, seorang professor dari Harvard Business School, Amerika, pada 3 December 2001 yang telah memberi kritikan pahit pada perekonomian Belanda. Dalam pidatonya mengatakan bahwa Belanda memang mempunyai ekonomi yang baik, namun tidak akan dapat bertahan lama dan berkesinambungan, sebab Belanda mudah tenggelam. Kritikan tersebut dilontarkan di depan ratusan pejabat yang hadir serta petinggi-petinggi Belanda. Tapi, Mr. Wijffels sebagai Chairman dari Social and Economic Council Belanda, mengatakan dengan bangga, bahwa ‘’perkataan dari Prof. Porter sangat menantang. Namun saya berpikir inilah saat yang sangat tepat bagi kita’’Belanda’’ untuk benar-benar melakukan perubahan’’. Pernyataan balik itulah merupakan bukti dari kecerdasan dan kedewasaan sikap bangsa Belanda untuk selalu berbenah diri.

Tahun 2008 belanda membuktikan dengan membangun Maasvlakte yang merupakan sebagai bentuk pengendalian air wilayah laut utara dan juga bermanfaat bagi kawasan industri, sehingga menjadikan pelabuhan dengan tingkat bongkar muat dengan kapasitas besar. Logikanya, bahwa Belanda melakukan perlawanan terhadap air tidak dilakukan secara cuma-cuma atau menimbun air dengan begitu saja, namun mencari jalan lain untuk membangun suatu hal yang bermanfaat. Ibaratnya menutup sebagian wilayah air, lalu menciptakan inovasi baru di atas timbunan tersebut. Seperti menciptakan lahan industri, pelabuhan, dan lain sebagainya. Inovasi Proyek delta works telah di masukan dalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia modern oleh American Society of Civil Engineers.

Terkait dengan pencapaian tersebut, dapat di rasakan bahwa semangat move on untuk membangun dan berinovasi belanda sangatlah tinggi. Inovasi adalah instrumen utama dalam pembangunan belanda yang kemudian menjadi bangsa yang sejahtera secara ekonomi, kaya akan budaya, serta memiliki reputasi yang tinggi dalam bertoleransi, baik itu dalam agama atau kepercayaan dan juga adat tiap-tiap individu.

Dari sisi etos kerja mereka, Belanda cenderung untuk selalu berupaya bekerja untuk menciptakan inovasi-inovasi kehidupan yang unggul dalam bidang teknologi. Dari sisi taraf kemampuan berfikir mereka, belanda memang merupakan bangsa yang sadar akan pentingnya inovasi. Hal ini jelas membuktikan bahwa Belanda memang bangsa yang kecil, berpermukaan rendah, namun unggul dan berusaha lebih maju dalam berbagai bidang dengan inovasinya menghadapi gejolak alam, khususnya menaklukan gelombangnya dengan cara mengendalikan perairannya. Berpikir dan berjiwa besar adalah kunci kesuksesan Belanda. The Magic of Thinking Big is powerful.

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/file:Kubuswoningen_in_rotterdam.jpg

http://ppirotterdam.wordpress.com/living-in-rotterdam/sekilas-tentang-belanda-dan-rotterdam/