058. Sejuknya Efek Rumah Kaca di Belanda (FINALIST)

Penulis : Zulfika Satria Kusharsanto
Tema : Air

=========================================================================================================================================================

1

Sumber: http://dc.the-netherlands.org
Selain Kincir Angin, Belanda juga Layak Disebut Negeri Rumah Kaca Saking Banyaknya

Inovasi Belanda memang tidak ada habisnya sejak dulu hingga sekarang. Kalau dulu saya pernah membahas tentang inovasi Belanda di bidang air dan transportasi, sekarang saya ingin membahas tentang inovasi Belanda di bidang energi khususnya udara.

Sejak diinisiasi penelitiannya tahun 2000, sepertinya penggunaan air conditioner (AC) di Belanda akan jarang dipakai. Kenapa? Karena Pemerintah Belanda bersama dengan akademisi, badan peneliti, dan dunia bisnis telah bersama-sama menemukan pengatur suhu udara dengan memanfaatkan rumah kaca.

“Loh, jadi Rumah Kaca menjadi semacam AC gitu? Beneran? Gimana caranya?”

Yap, tidak salah baca kok. Di Belanda fungsi air conditioner bisa memakai sistem rumah kaca (secara keseluruhan sistem ini bernama Greenhouse Village). Teknik dari sistem ini malah mampu mengubah rumah/gedung dari awalnya sebagai “pengguna energi” menjadi “penyedia energi”. Wow banget!

Pasti sudah banyak yang tahu kan tentang krisis energi dan bahaya pemanasan global. Singkatnya, gas karbon yang semakin lama semakin menumpuk di lapisan ozon ini membuat “perangkap” bagi panas matahari yang masuk ke bumi. Oleh karena itu, semakin lama bumi semakin panas. Prinsip itu hampir sama dengan sistem rumah kaca (greenhouse) yang sering dipakai di pertanian. Panas yang terperangkap di dalam rumah kaca bermanfaat untuk tanaman pertanian agar tetap hangat meskipun udara di luar dingin. Nah, industri rumah kaca untuk pertanian yang berkembang pesat di Belanda ini ternyata menyerap radinasi panas serta menghasilkan emisi gas CO2 yang masif sehingga dinilai tidak ramah lingkungan.

Ternyata para ilmuwan Belanda malah memanfaatkan fenomena itu sebagai inovasi sumber energi untuk rumah tangga. Berlatar belakang Belanda yang sangat marak memanfaatkan rumah kaca itu, sekaligus menanggapi isu penghematan energi dunia, muncul ide tentang pemanfaatan rumah kaca sebagai sumber energi rumah tangga.

“Weitz, hebaaaat! Tapi cara kerjanya gimana ya?”

Simpel kok sebenarnya. Coba lihat skema di bawah ini..

2

Sumber: http://www.zonneterp.nl
Cara Kerja Sirkulasi Energi Panas di Sistem Greenhouse Village

Cara kerjanya sebenarnya terlihat sederhana. Panas berlebih (biasanya musim semi/panas) dari sinar matahari yang tertangkap dalam rumah kaca atau ruangan rumah tersebut dialirkan dan disimpan ke dalam air tanah (aquifer). Nah, jadinya panas berlebih itu akan tersimpan dengan baik di dalam aquifer dan, voila, jadilah suhu di rumah kaca dan di rumah menjadi lebih sejuk. Nah, kalau butuh panas misal di musim gugur atau musim dingin, panas tadi bisa “diambil” dan dialirkan ke ruangan rumah/rumah kaca misal untuk pemanas ruangan, pemanas air, atau penghangat tanaman. Berdasarkan uji lapangan, 2 Ha rumah kaca ternyata bisa memberikan energi hingga 200 rumah lo!

3

Sumber: https://lookingforlifeshumor.files.wordpress.com
Perapian? Tidak butuh lagi karena sudah hangat. Pakai lukisan aja kalau lagi kangen hehehe…

“Eh tapi nyimpan panas di dalam air tanah? Ga bahaya tuh?”

Wah betul sekali! Ternyata Pemerintah Belanda memiliki aturan bahwa air tanah tidak boleh memiliki suhu lebih dari 25° C agar tidak mengganggu kestabilan tanah. Oleh sebab itu, dalam sistem ini terdapat menara pendingin (cooling tower) untuk menjaga suhu di aquifer agar tidak terlalu panas. Jenius ya?

Yang lebih hebat lagi, sistem ini tergolong penghematan energi yang ekstrim. Untuk menjalankan teknologi tersebut sama sekali tidak membutuhkan energi eksternal alias 0%. Seluruh energi (panas dan listrik) memanfaatkan siklus kerja sistem rumah kaca bernama Greenhouse Village tadi. Untuk menjalankan instalasi, listrik didapatkan dari biogas limbah tinja rumah tangga. Kalau panas tentu saja 100% dapat dari sinar matahari yang masuk ke rumah kaca.

4

Wageningen University and Research (UR) Centre merupakan salah satu bangunan di Belanda yang telah menerapkan sistem ini. Dengan salah satu bangunan kampusnya yang menggunakan arsitektur bersistem rumah kaca ini yaitu di Gedung Lumen, para peneliti di universitas terkemuka ini dapat mengetahui kemanfaatan serta celah kekurangan dari sistem tersebut. Manfaatnya bisa ditinjau seperti peningkatan produktifitas tanaman pertanian, efisiensi energi untuk menjaga suhu ruangan, serta dampaknya untuk kesehatan.

5

Sumber: http://www.hydroponics.com.au
Rumah Kaca di Kampus Lumen, Wageningen UR. Kalau tinggal di rumah ini kayaknya jarang stress

Teknologi ini telah membawa Belanda sebagai salah satu negara pionir dalam efisiensi energi. Di dalam negeri sendiri, teknologi ini sudah ramai-ramai diadopsi pada developer di Belanda. Bahkan teknologi ini sudah mendunia lo. French Altran Award sebuah ajang penghargaan inovasi prestisius di dunia telah menominasikan teknologi ini. Pengembangan sistem rumah kaca ini juga sudah dilakukan di Shenzen, Tiongkok, yang kemudian menambah daftar panjang pemerintah negara lain untuk menerapkannya seperti Perancis dan Turki. University of Western Sydney (UWS) dan Horticulture Australia Limited (HAL) bahkan menjalin kerjasama baru-baru ini dengan Wageningen UR demi mempelajari dan mengimplementasikan sistem rumah kaca ini di Australia. Hal ini memperlihatkan bahwa kepioniran Belanda dalam hal inovasi pertanian dan efisiensi energi sudah diakui dengan sangat baik oleh dunia.

Mampu mengubah masalah menjadi manfaat adalah salah satu kekaguman saya terhadap Belanda. Inovasi efisiensi energi dari rumah kaca Belanda ini adalah salah satu hal yang bisa kita pelajari. Apalagi Indonesia juga sama-sama mengunggulkan sektor pertanian. Yuk, Indonesia kita harus bisa bersaing!

Every hero starts from zero. Every innovator starts from learn to others.

 

Sumber Inspirasi:

http://www.alfalaval.com/solution-finder/customer-stories/Pages/Van-der-Weijden.aspx

http://www.foodurbanism.org/greenhouse-village/

http://www.zonneterp.nl/english/index_uk.html

http://www.hydroponics.com.au/wageningen-leading-the-way/

http://hollandfoodpartner.com/greenhouses-a-shiny-city-of-glass/