069. SENZ°; Payung yang membuatmu bisa berkawan dengan angin dan hujan.

Penulis : Anjas Prasetiyo
Tema : Air

=========================================================================================================================================================

Pernahkah teman-teman basah kuyup terguyur hujan meskipun sudah memakai payung?

                                                   Atau

Payung tiba-tiba terbalik akibat kencangnya hembusan angin di tengah hujan?

Jika ya, teman-teman tak perlu merasa paling sial karena banyak orang lain yang bernasib sama. Pengalaman buruk itu juga pernah menimpa pada Gerwin Hoogendoorn, seorang mahasiswa Design Engineering, Delft Technological University (TU Delf), Belanda. Karena masalah itu, ia bahkan sempat frustasi dengan payung konvensional yang selama ini digunakan oleh kebanyakan orang.

Payung yang pada umumnya berbentuk bulat itu ia pandang tak lagi efektif melindungi pemakainya dari hujan dan angin. Meskipun demikian, tetap saja belum ada upaya nyata untuk ‘merevolusi’ bentuk payung tersebut.

1

SENZ° vs payung konvensional
Sumber: http://design.spotcoolstuff.com/wp-content/uploads/2008/10/SENZ°-umbrella-1.jpg

Bertolak dari kekesalan di atas, Gerwin Hoogendoorn sendiri pernah berujar, “Manusia sudah bisa pergi ke bulan, tetapi mengapa menciptakan sebuah payung yang layak saja tidak mampu”. Mmm… kalau dipikir, memang benar juga sih ya!

Sampai pada akhirnya, Gerwin Hoogendoorn  menjawab kegusaran itu melalui sebuah proyek mendesain ulang bentuk payung. Ia merombak total desain payung yang tadinya bulat menjadi bentuk asimetris. Atas bimbingan Profesor Bruno Ninaber van Eyben, ia berhasil lulus dari TU Delft pada tahun 2005 dengan penemuan sebuah payung inovatif yang belakangan diberi nama SENZ°.

Disebut inovatif, apa sih istimewanya payung SENZ°?

Desain asimetris menjadi karakter menonjol dari payung SENZ°. Bisa dibilang, bentuk payung ini mirip pesawat siluman “stealth”. Bagian depannya sengaja diciptakan pendek, sedangkan belakangnya lebih panjang. Sekilas terkesan aneh memang karena tampak tidak proporsional. Tetapi, eits….jangan salah sangka dulu. Justru desain seperti ini yang membuat payung ini lebih aerodinamis di saat menghadapi angin kencang.

 

2

SENZ° product features
Sumber: http://www.SENZ°.co.uk/userfiles/image/features.png

Bagian depan yang pendek berfungsi membelokkan angin, sehingga tak akan banyak angin yang memerangkap tudung payung. Angin itu selanjutnya akan mengalir lancar melewati bagian atas, samping, dan belakang payung. Distribusi angin yang merata di seluruh permukaan mencegah payung patah atau terbalik akibat tekanan yang berlebih dalam situasi cuaca ekstrim sekalipun. Sedangkan bagian belakang yang lebih panjang mampu melindungi ransel dari hujan.

Soal keamanan berpayung juga jangan ditanya lagi. Bagian depan yang lebih pendek memberikan visibilitas yang lebih baik bagi pemakainya. Sehingga, resiko tabrakan dengan orang lain saat berjalan dengan payung dapat diminimalisir. Jangankan itu, melukai pejalan lainnya karena tertusuk ujung jari-jari payung adalah sesuatu yang tidak mungkin. Karena, payung ini dilengkapi dengan teknologi eyesavers.  Canggih kan?

Konstruksi payung SENZ°merupakan sebuah terobosan besar.  Berbeda dengan payung konvensional pendahulunya, jari-jari penopang tudung payung berengsel pada ujung-ujungnya. Dengan mekanisme kerja seperti ini, payung mampu bertahan dalam terjangan angin hingga berkecepatan 100 km/jam. Kekuatan ini sudah dibuktikan dalam uji terowongan angin (wind tunnel test) di TU Delft loh, teman-teman!.

Segudang keunggulan yang dimiliki oleh SENZ° menciptakan prospek cerah di pasaran.  Melihat hal ini, Gerwin Hoogendoorn kemudian mengajak dua orang temannya, Philip Hests dan Gerard Kool untuk memikirkan dan melakukan upaya-upaya pemasaran yang efektif. Keuletan dan optimisme trio Belanda tersebut berbuah kesuksesan. Pada Oktober 2006, sebanyak 10.000 buah payung SENZ° ludes terjual di Delf hanya dalam waktu sembilan hari. Wooow!, sebuah rekor fantastis bagi sebuah produk yang baru memasuki pasar.

 

3

Trio Belanda di balik kesuksesan SENZ°
Sumber: http://www.tudelft.nl/fileadmin/UD/MenC/Support/Internet/TU_Website/TU_Delft_portal/Actueel/Dossiers/Archief/Dossier_SENZ°/Het_Bedrijf/img/afb4.jpg

Mereka tak mau langsung berpuas diri dengan kesuksesan penjualan payung SENZ° di kota Delft. Respon pasar yang begitu tinggi dimaknai sebagai suatu keharusan untuk selalu menjaga stok barang. Terpenuhinya permintaan menghindarkan konsumen dari kekecewaan. Tantangan ini malah dijawab oleh mereka dengan kesuksesan merambah pasar dunia di tahun 2007. Dimulai pada Oktober 2007, payung SENZ° telah resmi dijual di 300 toko di seluruh Belanda, Belgia, dan Luksemburg.

Tak hanya laris manis di pasaran, prestasi payung SENZ° juga ditandai dengan berbagai penghargaan yang diterimanya, antara lain:

  1.   Pemenang The Dutch Design Award 2007
  2.   Time Best Invention 2007
  3.  Gold Winner International Design Excellence Award 2007

 

4

Berbagai perhargaan yang direbut oleh SENZ°
Sumber: http://www.SENZ°.co.uk/userfiles/image/awards.png

Upaya mengglobal lainnya adalah kerja sama dengan perusahaan pembuat payung terbesar di dunia asal AS, Totes Isotoner. Payung SENZ° diproduksi secara masal oleh perusahaan tersebut, dan telah dipasarkan di ratusan toko yang tersebar di AS, Kanada, Perancis, Inggris, dan Irlandia. SENZ° yang laris manis hadir dalam tiga ukuran; mini, original, dan XL dengan pilihan warna dan motif yang beragam.

Bagaimana dengan di Indonesia? Tampaknya kita harus bersabar menunggu payung SENZ° sampai ke sini, teman-teman. Namun, bila ingin secepatnya memilikinya, tak ada salahnya teman-teman memesan payung ini secara online.  Selanjutnya, bisa dijajal sendiri gimana kehebatan payung SENZ°.

Frustasi berbuah prestasi adalah hal yang sangat tepat untuk menggambarkan cerita dibalik penciptaan payung SENZ°.  Pengalaman buruk berpayung konvensional yang pernah menimpa Gerwin Hoogendoorn  tak mengungkungnya dalam lembah keputusasaan. Justru, permasalahan ini dipandangnya sebagai peluang untuk menciptakan sebuah payung revolusioner, yang pada akhirnya berujung pada kesuksesan berwirausaha.  Ia menawarkan pengalaman baru berpayung dengan lebih menyenangkan.

Tampaknya ia paham betul pepatah ini; There is an opportunity in every difficulty”, ada sebuah peluang di setiap kesulitan. Inilah satu lagi  prinsip hidup dari bangsa Belanda yang mendorong mereka untuk selalu menang dalam menaklukkan tantangan alam . Sebagai negara yang masih membangun, sepatutnya kita meneladani sikap tersebut.

(https://www.youtube.com/watch?v=fxQXjRqYmoA)

 

Alamat URL tulisan di blog:

http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2015/04/12/senz-payung-yang-membuatmu-bisa-berkawan-dengan-angin-dan-hujan-711884.html

Pranala

Situs:

http://design.spotcoolstuff.com/wind-proof/worlds-best/SENZ°-umbrella

http://design.spotcoolstuff.com/wp-content/uploads/2008/10/senz-umbrella-1.jpg

http://www.hightechdad.com/2010/03/01/conquer-the-wind-rain-with-the-uniquely-designed-SENZ°-stealth-umbrella/

www.SENZ°umbrellas.com

http://www.senz.co.uk/userfiles/image/awards.png

http://www.senz.co.uk/userfiles/image/features.png

http://www.telegraph.co.uk/lifestyle/9584229/At-last-An-umbrella-that-blows-me-away.html

http://www.tudelft.nl/fileadmin/UD/MenC/Support/Internet/TU_Website/TU_Delft_portal/Actueel/Dossiers/Archief/Dossier_SENZ/Het_Bedrijf/img/afb4.jpg

http://www.tudelft.nl/en/current/dossiers/archive/SENZ°-umbrella/from-concept-to-product/

Video:

https://www.youtube.com/watch?v=fxQXjRqYmoA