080. Bercocok Tanam Dimusim Dingin ala Negeri Sejuta Inovasi

Penulis : Eni Solekah
Tema : Air

=========================================================================================================================================================

Musim dingin tetap bisa menanam? Hal ini bisa-bisa saja untuk negara penuh inovasi, Belanda. Belanda dengan luas wilayah 41.528 km2 termasuk didalamnya 7.750 km2 area hasil pembukaan air dan merupakan negara empat musim namun kemajuan di sektor pertanian menduduki posisi ke dua di dunia. Selain itu juga Belanda merupakan negara pengekspor hasil pertanian dan pangan terbesar kedua dengan market share 7,5% dari total ekspor dunia. Kemajuan pertanian yang Belanda raih karena banyaknya inovasi yang mereka lakukan dibidang pertanian salah satunya yaitu dengan teknologi modifikasi iklim. Yaitu sebuah teknologi dengan merubah iklim sekitar sehingga tanaman tetap bisa ditanam walau dimusim dingin sekali pun.

1

Sumber: https://easeproject.wordpress.com/2013/07/11/the-dutch-wants-to-know-it-all/

 

Teknologi yang mereka terapkan yaitu solar cell. Belanda menerapkan mekanisme solar cell pada rumah kaca saat musim panas. Dengan menerapkan mekanisme solar cell ini, saat musim panas berlangsung energi panas yang ada akan diserap dan disimpan ke dalam tandon dan sungai dibawah tanah. Sedang pada saat musim dingin tiba, energi panas yang tersimpan di pergunakan kembali. Proyek ini disebut The Greenport Glasshouse. Rumah kaca greenport mengoptimalkan adaptasi teknis untuk mewujudkan penggunaan energi yang lebih efektif dan emisi CO2 yang lebih rendah dibanding rumah kaca biasa.

Proses ini sangat efektif sehingga mampu menghasilkan surplus energi. Surplus ini dipanen lalu disimpan di bawah tanah dan digunakan kembali dilain waktu. Penyimpanan bawah tanah ini mampu menghemat 3 juta m3/tahun untuk greenport, sekitar 35% dari penggunaan. Sehingga surplus ini bisa dikirim ke greenport tetangga atau tempat-tempat lain yang membutuhkan. Kita akan membahas lebih detail tentang mekanisme kerja greenport.

Konsep penyimpanan bawah tanah sudah umum digunakan, namun greenport menginovasi sistem yang ada dikembangkan dalam penyimpanan sementara surplus energi. Pada periode musim panas penukar panas menyimpan panas tambahan di lapisan air bawah tanah pada kedalaman ca 90 meter, yang mengakibatkan kenaikan suhu air tanah lokal dari 6 sampai 25 derajat Celcius. Di musim dingin panas yang tersimpan dipompa lagi untuk memanaskan rumah kaca. Selama setahun penuh tidak ada pengaruh suhu tanah.

2

Sumber: https://www.regelvisie.nl/AgrocultureEN/pagesUK/projects/greenportkasUK.html

Sistem yang sama juga dapat digunakan untuk mendinginkan rumah kaca di masa musim panas, jika hal ini diperlukan untuk proses pertumbuhan. Rumah kaca akan didinginkan dengan menggunakan air tanah yang dingin. Pada lapisan bawah tanah yang baik, penyangga panas dan dingin dibangun. Dengan menyimpan panas di musim panas dan menggunakannya di musim dingin sejumlah besar energi disimpan.

Sumber:

https://easeproject.wordpress.com/2013/07/11/the-dutch-wants-to-know-it-all/

http://news.detik.com/read/2013/11/17/173444/2415273/103/pada-belanda-kita-belajar-tani-dan-pangan

https://www.regelvisie.nl/AgrocultureEN/pagesUK/projects/greenportkasUK.html

http://www.un.org/esa/agenda21/natlinfo/countr/nether/agriculture.pdf