081. Inovasi Negeri Van Oranje: Duo Robot Iluminasi, Darwin dan Wallace

Penulis : Ida Ayu Indah Yustikarini
Tema : Fire

=========================================================================================================================================================

Halo, teman-teman.

Pernah dengar kalau punya hewan peliharaan, bisa mengurangi stress dan meningkatkan imunitas tubuh? Paling tidak, bisa menemani saat-saat kita merasa sepi karena kuliah atau bekerja di lain kota, tinggal jauh dari orang tua dan saudara. Tapi, memelihara seekor hewan, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pergi ke pet shop. Pilih anjing, kucing, burung atau hewan apa yang kita inginkan. Bayar terus selesai. Cerita tidak berhenti saat hewan sudah di tangan. Hewan-hewan itu harus diberi makan. Dimandikan. Disisir bulunya. Disuntik vaksin. Lalu bagaimana dengan tugas kuliah yang bertumpuk? Atau pekerjaan kantor yang menjerit-jerit minta diselesaikan dikejar tenggat waktu.

Tidak usah khawatir, teman-teman. Mari berkenalan dengan teman baru kita, Darwin dan Wallace atau species of illumination, duo robot lucu yang juga bisa berfungsi sebagai sumber iluminasi atau cahaya.

1

Sumber: http://www.dezeen.com/2014/03/24/species-of-illumination-interactive-lights-go-in-search-of-humans-and-dark-spots/

Sang innovator, Bob De Graaf, terinspirasi dari nama para ahli teori evolusi: Charles Darwin dan Albert Russel Wallace. Anak muda ini mengenalkan duo robot ciptaannya saat membuat tugas akhir sebagai mahasiswa Akademi Desain Eindhoven tahun 2013. Dia memiliki keinginan agar duo robot dapat berinteraksi dan menarik perhatian pemiliknya seolah mereka adalah hewan peliharaan. Alasannya, agar tumbuh keinginan kita untuk menjaga dan memiliki robot-robot ini selama mungkin. Robot pertama, bernama Darwin: lampu yang bisa kita letakkan di atas meja dan mencari ‘makan’ di siang hari dengan menyerap sinar matahari melalui panel di atas punggungnya. Bahkan, di malam hari, saat kita terbangun dan ingin minum segelas air, Darwin dengan senang hati akan menemani dan menyinari jalan ke dapur. Menyenangkan? Mengagumkan? Tunggu, robot yang kedua belum dikenalkan. Dia adalah Wallace, robot yang berfungsi sebagai lampu dan digantung pada seutas kabel panjang di langit-langit. ‘Moncong’ Wallace pada malam hari akan mencari tempat gelap dalam ruangan dan mengarahkan sinarnya ke sana.

Robot-robot ini memiliki sensor sehingga sangat responsif terhadap gerakan, kita bisa melambaikan tangan untuk mendapatkan ‘perhatian’ gadget ini.

Hebat, ya.

Robot-robot lucu ini bekerja sama dengan cara mencari-dan-melaporkan: Darwin, robot beroda yang diaktifkan dengan panas matahari, berputar keliling dalam ruangan, mencari gerakan manusia.

2

Sumber:http://www.we-heart.com/2013/10/28/bob-de-graaf-species-of-illumination/

Saat sensor Darwin menerima sinyal gerakan, robot ini meneruskan kepada Wallace yang dipasang pada langit-langit ruangan untuk menerangi area gelap dalam ruangan. Pintar, bukan? Darwin dan Wallace tidak saja bisa bertindak pintar tetapi mereka bisa menjadi pengganti hewan peliharaan di rumah. Walaupun, De Graaf mengatakan bahwa Darwin dan Wallace masih berupa prototipe, namun inovasi di bidang teknologi ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Pintar, mampu beraksi dan bereaksi, berbentuk lucu, dan ramah lingkungan.

Karena tenaga listrik yang digunakan duo Darwin dan Wallace dihasilkan dari tenaga panas matahari yang bisa didapat tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Tenaga matahari yang murah, bersih, dan termasuk kategori energi terbarukan. Bagaimana seandainya negara Indonesia dengan sinar matahari berlimpah mengadopsi duo robot ini? Pada saat kita beraktivitas di luar, kuliah atau bekerja. Darwin akan sibuk mencari sinar matahari di dalam rumah dan kemudian menyerap tenaga matahari melalui panel pada punggungnya. Malam hari, Darwin dan Wallace akan setia menemani kita  mengerjakan tugas kuliah, pekerjaan kantor yang belum selesai atau sekedar browsing internet dengan cahaya mereka. Menggunakan tenaga matahari untuk mengaktifkan duo robot ini, berarti mengurangi emisi gas buang atau karbon yang berbahaya untuk kesehatan kita dan lingkungan.

3

Sumber: http://www.solarpv-pune.org/wp-content/uploads/2014/09/solar-energy-3.jpg

Mungkin saja pembangkit tenaga listrik untuk keperluan rumah tangga beroperasi memakai bahan bakar minyak (BBM) yang berasal dari fosil (baca: tidak dapat diperbaharui). Belum lagi gas buang yang dihasilkan pembangkit tenaga listrik seperti itu dapat membuat polusi udara semakin buruk. Memang sudah seharusnya, saat berkarya untuk kepentingan manusia, kita tetap berbuat yang terbaik untuk lingkungan.

Itulah, teman-teman, sepotong cerita tentang inovasi terbaru dari Negeri belanda yang memanfaatkan tenaga matahari. Jika seseorang bertanya, apa yang ada dalam pikiranmu saat kata ‘Belanda’ melintas. Kue olliebollen yang lezat? Kincir Angin yang menjadi ikon salah satu Negara di Eropa Barat ini? Warna oranye yang menjadi simbol kerajaan Belanda? Belanda lebih dari semua itu. Lebih dari sekedar Negara yang berhasil bertahan terhadap ancaman banjir walaupun 26% wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Belanda adalah Negara inovasi. Negara yang tidak pernah berhenti berkarya. Sebut saja, blue-tooth, wi-fi, DVD dan Blue-ray adalah sebagian kecil inovasi Negeri Belanda yang digunakan masyarakat dunia. Seperti juga Darwin dan Wallace, duo robot iluminasi (cahaya), selain berguna di malam hari, juga membuat hidup manusia lebih menyenangkan. Dan yang terpenting, inovasi-inovasi itu dibuat tanpa menomorduakan alam.

Betul juga, apa yang dikatakan Famke Janssen, artis yang berperan sebagai Jean Grey dalam sekuel X-Men, bahwa orang Belanda lebih memilih berbuat sesuatu secara nyata daripada berkutat dengan teori.

4

Sumber: http://www.quotespin.com/tags/hollanders/

Artikel ini ikut berpartisipasi dalam Holland Writing Competition 2015 yang diadakan oleh Neso Indonesia bekerja sama dengan para penulis novel NVO (Negeri Van Oranje) dan telah diunggah di blog A Simple Note (www.balidaily.wordpress.com).

Pranala:

http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarukan

http://likesuccess.com/32186

http://www.we-heart.com/2013/10/28/bob-de-graaf-species-of-illumination/

http://www.fastcodesign.com/3028369/solar-lamps-double-as-robotic-pets

http://www.thecrowdvoice.com/post/manfaat-hewan-peliharaan-5181000.html