111. Mengubah Bencana Menjadi Istana

Penulis : Rona Salsabila
Tema : Water

=========================================================================================================================================================

Tentunya kita sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata “banjir”. Ya, banjir terjadi hampir di seluruh negara didunia. Tak perlu jauh-jauh, ibu kota di negara kita sangat terkenal dengan bencana banjir, setiap hujan datang, banjir pun datang meratakan jalanan maupun bangunan. Hal ini terus-menerus terjadi, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah akan tetapi upaya tersebut belum bisa menanggulangi terjadinya banjir. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran manusia untuk mencegah terjadinya banjir, seperti masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan, pembangunan kota yang tidak terkontrol, dsb.

image001

Disisi lain, negara yang terkenal dengan bunga tulip, keju, dan kincir angin ini bisa mengatasi masalah bencana yang terjadi setiap tahunnya, sebut saja banjir. Dulunya, Belanda sering terlanda banjir, sebab lokasi nya yang sangat rendah. Bangsa Belanda mengubah dunia disekelilingnya melalui kepedulian. Untuk bisa bertahan hidup mereka terus membangkitkan semangat, berpikir inovatif dan kreatif serta berusaha menciptakan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan.

Pemerintah Belanda terus saja memikirkan bagaimana cara membekukan lautan agar menjadi daratan, hingga pada akhirnya mereka menemukan ide kreatif yaitu membuat kipas angin besar atau dikenal dengan kincir angin dalam jumlah besar. Ide mereka berhasil menjadikan sebagian lautan menjadi lahan yang sangat subur. Akan tetapi hal ini masih mendatangkan bencana banjir yang sangat dahsyat pada tahun 1953, bencana ini memakan korban hingga ±1.800 jiwa, 72.000 orang kehilangan tempat tinggal dan 200.000 hektar lahan mengalami banjir. Hal ini menimbulkan pemikiran kreatif pemerintah Belanda untuk membangun bendungan yang dinamakan Bendungan Delta.

image003

Lahan-lahan di Belanda yang tadinya lautan, berubah menjadi lahan tulip yang sangat indah, berbagai macam warna dan jenis tulip di tanam dengan rapih. Selain itu, untuk memajukan sektor pertaniannya, Belanda menciptakan PlantLab yaitu rumah kaca yang terletak ditengah kota. Mereka menamainya sebagai “Surga Tanaman”. Untuk menggantikan sinar matahari, PlantLab ini menggunakan laser merah dan biru.

image005

Pemerintah Belanda juga menganjurkan kepada seluruh warganya untuk membuat minimal 1 kincir angin di halaman rumahnya, guna membantu pemerintah untuk menjalankan misinya, kincir angin ini selain berfungsi untuk mengalihkan air dan angin, bisa juga berfungsi dibidang pertanian dan industri, selain itu kincir angin dijadikan objek wisata, sebab Belanda sangat dikenal dengan negara kincir angin.

image007

image009

Dengan hal ini membuktikan bahwa Belanda berhasil menanggulangi bencana banjir dengan bantuan kincir angin untuk membekukan lahan. Lahan yang terbentuk sangatlah subur, sehingga muncul ide kreatif pemerintah Belanda untuk membetuk istana bunga tulip, dimana lahan ini ditanami oleh berbagai jenis bunga tulip sehingga indah dilihat layaknya istana bunga.

image011

Referensi

Informasi:

http://anggunsugiarti.blogspot.com/2012/02/belajar-dari-sistem-polder-negera.html

http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2012/05/15/kartu-%E2%80%9Cas%E2%80%9D-bagi-belanda-462512.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda

https://mudabersemangat.wordpress.com/2013/04/26/agraris-bikin-belanda-laris-manis/

http://tiaoktaviyani.blogspot.com/2012/09/pesona-kincir-angin-belanda.html

http://www.wartainfo.com/2015/02/8-bencana-banjir-dahsyat-terbesar.html

Media:

http://swa.co.id/business-strategy/perusahaan-perusahaan-asuransi-bakal-launching-produk-khusus-banjir

http://sarapaninfo.blogspot.com/2014_12_21_archive.html

https://mudabersemangat.wordpress.com/

http://blogs1517.rssing.com/chan-6731504/all_p8.html

http://www.bayubuanatravel.com/keukenhof-belanda