114. Apakah Belanda Negeri nya Avatar?

Penulis : Handi Nurpalah
Tema : Air

=========================================================================================================================================================

image001

Sejak umur belasan saya memimpikan Negara Belanda sebagai tempat belajar, bagaimna tidak Belanda adalah Negara yang kecil dengan inovasi yang luar biasa. Belanda dengan official name “Kingdom of the Netherlands” serta system pemerintahan Constitutional Monarchy ini terletak di Eropa barat. Belanda mempunyai pribahasa “God made the Earth, but the Dutch made Holland.”. Belanda memiliki luas kurang lebih sama dengan provinsi jawa barat – Indonesia, dengan populasi penduduk Belanda sebanyak 16,877,351. Minim nya lahan yang ada membuat pemerintah Belanda memanfaatkan nya dengan cara yang sangan luar biasa. Mereka tak henti hentinya melakukan berbagai inovasi dan produk yang bermutu, sebagai contoh, product hasil Negara kincir angin ini adalah Philips, Frisian Flag dan Shall.

Sebagai Negara maju, Belanda bukan tidak pernah mengalami kegagalan. Salasatu nya pada tahun 1970-an, Belanda pernah mengalaminya krisis energi yang cukup melemahkan perekonomian Negara. Sehingga dengan keadaan ini, Belanda terus bangkit dengan melakukan inovasi di berbagai sector, salasatu nya dibidang transportasi. Belanda adalah Negara yang menduduki urutan pertama sebagai Negara yang menggunakan sepeda untuk transportasi nya, adalah masyarakat Amsterdam, Rotterdam, Utrecht, dan kota kota lain nya di Belanda, sehingga mencapai 99.1% dari total penduduk nya. Belanda adalah salasatu Negara maju di Eropa dalam bidang perindustrian sehingga Belanda menjadi salah satu negara dengan tingkat polusi udara yang tinggi sebagai dampak dari aktivitas industry, tetapi dengan keadaan ini penduduk Belanda menyiasati nya dengan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan. Dengan menggunakan sepeda, banyak manfaat yang di dapatkan, yaitu mengurangi polusi udara, mengurangi stress sebagai manfaat dari bersepeda, menjadikan tubuh lebih bugar. Hasilnya Belanda naik ke urutan keempat sebagai “The World’s Happiest Country”, salasatu nya dinilai berdasarkan kesehatan dalam tingkatan individu. Sehingga bersepeda menjadi budaya penduduk Belanda.

Selain bunga Tulip dalam berbagai warna dan budaya bersepeda untuk mengurangi polusi Udara, kincir angin juga menjadi salasatu icon Negara ini. sebuah kincir angin yang hanya memiliki satu buah baling-baling besar, berputar karena hembusan angin yang kuat sehingga kekuatan angin di Belanda sangat kuat sehingga bias menggerakkan kincir angin, dari perputaran kincir angin ini sehingga turbin bisa berfungsi dan terciptalah energi listrik. Inilah konsep yang diusung Belanda untuk menghasilkan listrik. Perputaran baling baling dalam kincir yang di hembus angin, dimodifikasi lagi menjadi lebih efisien menjadi tanpa suara, serta gangguan bagi para burung yang melintas di sekitarnya. Pemanfaatan udara menjadi energy listrik ini sudah menjadi produk lama yang masih terus di kembangkan sampai sekarang, inovasi terbaru yang di usung Belanda adalah pembuatan Dutch Wind Wheel setinggi 174 meter yang akan dibangun di kota Rotterdam. Dutch Wind Wheel ini semacam ferris wheel yang biasa nya kita temukan di tempat rekreasi, semisal di Indonesia, di Dunia Fantasi (Dufan) dengan nama bianglala. Sehingga orang yang naik ferris wheel bias melihat keindahan kota dari udara. Dutch Wind Wheel di Belanda ini terdiri dari dua bangunan yang berbentuk lingkaran di tengah perairan Rotterdam. fondasi bangunan ditanam di bawah air menjadikan ini bangunan berbentuk lingkaran dengan lapisan kaca dan baja seakan-akan bangunan mengambang di atas permukaan air. Dutch Wind Wheel ini juga dapat berputar di atas rel roller coaster, sehingga pengunjung bias berada di titik teratas dan kota Rotterdam bias terlihat dari ketinggian. The dutch wind wheel ini juga dilengkapi dengan 72 apartemen dan 160 kamar hotel lengkap dengan restoran dan rekreasi lainnya. Durtch wind wheel juga dilengkapi dengan pengolahan sisa pembuangan yang nantinya juga dapat menghasilkan energi biogas, diperkirakan proyek ini akan rampung sekitar tahun 2025.

image003

Selanjutnya inovasi yang dilakukan Negara Belanda adalah pengatur suhu udara dengan memanfaatkan rumah kaca. Di Belanda fungsi air conditioner bisa memakai sistem rumah kaca/glass house. Dengan sistem ini Belanda mampu mengubah rumah/perkantoran/gedung yang pada awalnya sebagai pengguna energy menjadi penyedia energy. Seperti yang kita ketahui bahwa efek rumah kaca mempunyai peranan yang sangat signifikan terhadap pemanasan global (Global warming) dan krisis energy, dimana gas karbon yang semakin lama semakin menumpuk di lapisan ozon ini membuat “perangkap” bagi panas matahari yang masuk ke bumi sehingga semakin lama bumi semakin panas, prinsip ini hampir sama dengan sistem rumah kaca (greenhouse) yang sering dipakai dalam pertanian. Panas yang terperangkap di dalam rumah kaca bermanfaat untuk tanaman pertanian agar tetap hangat meskipun udara di luar dingin, industri rumah kaca untuk pertanian yang berkembang pesat di Belanda ternyata, menyerap radinasi panas serta menghasilkan emisi gas CO2 sehingga dinilai tidak ramah lingkungan. Ilmuwan Belanda memanfaatkan fenomena ini sebagai sumber energi untuk rumah tangga. The way is so simple, jadi Panas berlebih dari panas sinar matahari yang tertangkap dalam rumah kaca atau ruangan rumah dialirkan dan disimpan ke dalam air tanah sehingga panas berlebih akan tersimpan dengan baik di dalam air tanah, maka suhu di rumah kaca dan di rumah menjadi lebih sejuk. Saat musim gugur atau musim dingin tiba, panas yang tersimpan dalam air tanah bias dialirkan ke ruangan rumah/rumah kaca untuk pemanas ruangan. Berdasarkan pengamatan yang ilmuwan Belanda lakukan, 2 Ha rumah kaca ternyata bisa memberikan energi hingga 200 rumah.

image005

Pemerintah Belanda juga memiliki aturan bahwa air tanah tidak boleh memiliki suhu lebih dari 25° C agar tidak mengganggu kestabilan tanah. Oleh sebab itu, dalam sistem ini terdapat menara pendingin (cooling tower) untuk menjaga suhu dalam air tanah agar tidak terlalu panas. Untuk menjalankan teknologi tersebut sama sekali tidak membutuhkan energi eksternal. Seluruh energi (panas dan listrik) memanfaatkan siklus kerja sistem rumah kaca bernama Greenhouse Village. Untuk menjalankan instalasi, listrik didapatkan dari biogas limbah tinja rumah tangga. Kalau panas tentu saja 100% dapat dari sinar matahari yang masuk ke rumah kaca. Dengan inovasi ini, Belanda menjadi salasatu negara pionir dalam efisiensi energy

Mengingat begitu banyak nya inovasi dalam berbagai sector seperti pengolahan udara atau tanah yang di hasilkan Negara yang beribukota di Amsterdam ini mengingatkan saya pada Avatar “The Legend of Aang” yang mengambil tempat di sebuah dunia fantasi, tempat tinggal manusia, berbagai binatang fantastik, dan roh-roh. Peradaban manusia yang terbagi menjadi empat bangsa, Suku Air (Water Tribe), Kerajaan Bumi (Earth Kingdom), Pengembara Udara (Air Nomads), dan Negara Api (Fire Nation). Dimana film ini beranggapan bahwa dalam setiap bangsa ada orang-orang yang dipanggil Bender (secara harfiah berarti “Pembengkok”, namun dalam hal ini dianggap “Pengendali”) yang memiliki kemampuan mengendalikan unsur alam sesuai bangsa mereka. Seni mengendalikan unsur alam ini merupakan perpaduan gaya seni beladiri dan sihir unsur alam. Dalam setiap generasi, ada seseorang yang mampu mengendalikan setiap unsur, ialah yang dipanggil sebagai Avatar, roh dari planet yang menitis dalam bentuk manusia.

Apakah Negara Belanda sebagai pengendali?

Sumber:

http://www.ewi.tudelft.nl/en/current/ewicon-wind-energy-converter-unveiled-wind-mill-without-moving-parts/

http://www.smithsonianmag.com/innovation/this-dutch-wind-wheel-part-green-tech-showcase-part-architectural-attraction-180954377/?no-ist

http://www.listrikindonesia.com/pemanfaatan_energi_angin_di_belanda_belum_optimal_123.htm

https://lookingforlifeshumor.files.wordpress.com

http://www.holland.org/about/