120. Revolusi Udara Ala Belanda

Penulis : Nagara Belagama Syafiie
Tema : Air

=========================================================================================================================================================

Pada tahun 2012 World Health Organitation (WHO) mencatat sekitar 3,7 juta orang di dunia meninggal karena polusi udara, dan 88% terjadi di negara-negara berkembang di wilayah ASIA. Menurut International Agency for Research on Cancer (IARC), badan penelitian penyakit kanker yang berada dibawah naungan WHO, bahwa penyakit yang paling sering menyerang masyarakat akibat polusi adalah kanker paru-paru. Namun baru-baru ini ternyata para ilmuan menemukan data bahwa angka kematian akibat kelahiran prematur yang diakibatkan polusi udara adalah yang tertinggi di dunia. Ada beberapa penyebab terjadinya polusi udara adalah diantaranya limbah industri, dan terparah adalah polusi yang dihasilkan kendaraan bermotor.
WHO sebenarnya telah memberi solusi penanganan polusi di kota-kota besar, terutama industri. Diantaranya adalah pembersihan gas buang industri, meningkatkan pengelolaan sampah dan pertanian, mengurangi penggunaan energi terutama pada gedung-gedung pencakar langit, dan yang terpenting adalah “Back to Nature”. Tahu kah anda bahwa Belanda sudah melakukan itu semua? Belanda adalah Pioneer dalam merealisasi slogan “Go Green” di dunia. Berikut adalah solusi negeri yang 60% negaranya dibawah permukaan laut dalam mengatasi polusi udara :

1. Vento Clean System.

image001

http://www.nrkoeling.nl/media/0524fa70-e263-42c5-a8cd-f4c0ae34bd44/HomepageSlideshow/Slidebanner02_jpg

Semua orang tahu bahwa pabrik adalah kontributor terbesar dalam menyebarkan polusi udara (selain kendaraan bermotor). Hampir nihil solusi atas penanganan ini, karena setelah pabrik mengeluarkan gas-gas beracun masalah kembali timbul, yaitu pada saat pipa-pipa gas pembuangan pabrik ini akan di buang dilaut lepas, ternyata pipa-pipa ini tetap menyimpan sisa-sisa residu dan gas beracun yang mengakibatkan polusi udara dan pencemaran air. Maka dari itu perusahaan NR Koeling yang bermarkas di Armsterdam ini mempunyai solusi yang bernama Vento Clean System. Sistem kerjanya sederhana. Vento Clean System akan melakukan pemanasan terhadap pipa buang gas pabrik dengan proses kondensasi pada suhu ideal (dengan penguapan yang disesuaikan -60°C and +40°C). Dengan begitu, tidak ada proses yang menggunakan zat kimia yang menganggu lingkungan hidup.


2. Pembuatan Trotoar Jalan.

image003

http://www.trbimg.com/img-51d70e51/turbine/la-sci-sn-smog-eating-street-20130705-001/592/592×379

Baru-baru ini ternyata ilmuwan menemukan fakta bahwa pembuatan trotoar dapat mengurangi polusi udara. Meskipun penemuan ini sebelumnya pernah digagas oleh perusahaan Italy (Italcementi), tapi ternyata penerapan pertama kali oleh para akademisi Belanda. Para peneliti dari Eindhoven University of Technology membuat percobaan pada kota Hengelo, Belanda. Menurut jurnal yang berjudul “Full Scale Demonstration of Air-Purifying Pavement,” bahwa meskipun tidak mengurangi secara signifikan, ternyata pembuatan paving-block di jalan-jalan kota dapat mengurangi polusi sebanyak 45% dari biasanya dan setidaknya mengurangi 19% polusi udara setiap harinya. Percobaan ini dilakukan dengan menyuntikan titanium oksida (TiO2) kedalam paving-block sehingga dapat menyerap bahan kimia berbahaya kedalam trotoar jalan.

3. Gaya Hidup Bersepeda

image004

http://www.greentraveller.co.uk/files/Skedaddle%20Holland%20Cycling%20Holiday%206.jpg?1355825668

Kita tahu bahwa bersepeda selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, sepeda juga merupakan alat transportasi yang sama sekali tidak menimbulkan polusi udara. Stichting Landelijk Fietsplatform (Asosiasi Sepeda Nasional Belanda) telah membuat rute bersepeda sejauh 4.500 kilometer di Belanda. Ya, negara yang memiliki makna “negeri-negeri berdaratan rendah” ini ternyata memilih sepeda sebagai transportasi utama. Sepeda benar-benar difasilitasi untuk menunjang kehidupan sehari-hari di Belanda, baik itu untuk keperluan kerja maupun saat liburan. Selain itu, ternyata Belanda memperbolehkan sepeda untuk naik ke atas kereta, hal ini agar masyarakat yang akan menempuh perjalanan jauh tetap menggunakan sepeda dengan membeli tiket khusus untuk sepeda (Dagkaart Fiets).

4. Desa Giethoorn

image006

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/47/Giethoorn_Netherlands_flckr04.jpg

Sebagian masyarakat Indonesia mungkin asing dengan nama desa ini, kecuali sebelumnya pernah menonton film komedi berjudul “Fanfare” yang dibuat komedian asal Belanda, Bert Haanstra. Di tengah kemegahan kota-kota industri di eropa yang penuh dengan polusi, Belanda menyisihkan desa yang bebas dari polusi udara. Desa Giethoorn merupakan desa yang memiliki polusi terendah didunia. Pada tahun 1170 Belanda pernah mengalami banjir yang menyebabkan wilayah yang kini bernama Giethoorn tergenang banjir. Belanda tidak kehilangan akal, pada tahun 1230 desa ini dibangun dengan perahu sebagai transportasi utama selain sepeda.

Mungkin penjelasan diatas hanya segelintir dari keseriusan Belanda dalam menanggulangi polusi udara. Belanda memang terkenal dengan kemampuan bertahan hidup mereka yang kuat, seperti kata pepatah Belanda “Mogelijkheden Die u Niet Klein Krijgen, Maken u Groot” artinya masalah tidak akan membuatmu menjadi seseorang yang kecil, tetapi justru membuatmu menjadi besar. Masalah yang dihadapi dunia akibat ulah manusia sendiri sebenarnya tidak lantas membuat kita putus asa. Modernisasi disegala sektor dengan mendirikan pabrik-pabrik dan mesin yang merusak lingkungan justru harus dihadapi, bukan lantas membiarkannya menjadi bola es raksasa. Belanda mengajarkan kita bagaimana kita berusaha memperbaiki apa yang telah kita rusak. Seandainya seluruh wilayah di dunia ini semurni desa Giethoorn, seandainya seluruh masyarakat sadar akan manfaat sepeda dan mau merubah gaya bertransportasi mereka, seandainya industri-industri menerapkan Vento Clean System, seandainya dan seandainya.. Maka alam ini akan tetap menjadi alam dan manusia tetap akan menjadi manusia.

Referensi:

http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs313/en/

http://www.nrkoeling.nl/en/Vento-Clean-System

http://inhabitat.com/dutch-scientists-invent-smog-eating-pavement-to-help-clean-the-air/

http://southholland.angloinfo.com/information/lifestyle/sports-and-leisure/bikes-cycling/

http://en.wikipedia.org/wiki/Giethoorn

ditulis di blog pribadi:

http://www.nagara-belagama-syafiie.blogspot.com