135. Hutan Apung di Kota Rotterdam

Penulis : Meidiana Teja Hapsari
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Di Negeri van Oranje, keberadaan air sangatlah melimpah. Bukan hanya melimpah, namun seperempat wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Persahabatan antara air dan Negeri van Oranje sudah berlangsung lebih dari 100 tahun. Meskipun luapan air pernah hampir menenggelamkan Negeri van Oranje tapi Negeri van Oranje tidak pernah marah. Ia malah membuatkan sebuah rumah yang sangat besar untuk air, yang diberi nama ‘Oosterscheldekering’. Lain pula halnya dengan hutan. Jika Indonesia memiliki hutan yang sangat luas, Negeri van Oranje malah berusaha membuat sebuah hutan buatan. Negeri van Oranje memang tidak memiliki banyak hutan. Berdasarkan United Nations Food and Agriculture Organization (UNFAO), luas hutan yang dimiliki Negeri van Oranje hanya sebesar 10,8% atau sekitar 365000 hektare. Berbeda sekali jika dibandingkan dengan keberadaan airnya yang sangat melimpah.

Warga di Negeri van Oranje sangat kreatif dan inovatif. Mereka adalah pembuat terobosan-terobosan baru yang sangat unik. Mereka piawai merubah masalah dan keterbatasan menjadi sebuah ide cemerlang. Mulai dari ide yang nyeleneh hingga yang brillian semua tertuang menjadi mahakarya yang luar biasa dan tak tanggung-tanggung turut memberi kontribusi pada dunia.
Salah satu contoh warga Negeri van Oranje yang inovatif adalah Jorge Bakker. Jorge Bakker adalah seorang seniman yang mencetuskan ide untuk membuat hutan di atas air/hutan apung.
Perkenalkan, ‘Bobbing Forest’; hutan buatan yang mengapung di atas air…..

image001
Gambar 1. Desain Pembuatan Bobbing Forest
Sumber gambar: http://www.dutchdailynews.com/challenging-bobbing-forest-art-project-in-rotterdam/

Bobbing Forest dibuat di sebuah bekas pelabuhan Rijnhaven yang terletak di Rotterdam. Rotterdam adalah kota terluas kedua di Belanda. Ia dikenal sebagai kota dengan arsitekturnya yang modern. Kota ini pernah di bom hingga tersapu habis selama Perang Dunia II. Jadi, jangan berharap untuk bisa melihat bangunan-bangunan tua khas Eropa di sini, karena bangunan tersebut sekarang tinggal sejarah. Namun kota ini berhasil dibangun kembali menjadi kota dengan arsitektur bangunan yang spektakuler hingga menjadi kiblat arsitek seluruh dunia.

Kembali ke Bobbing Forest…

Jadi, pada awalnya ide ini masih berupa prototipe. Prototipe pertama dari Bobbing Forest telah resmi diluncurkan pada tanggal 12 Maret 2014 silam.

image002
Gambar 2. Miniatur Boobbing Forest
Sumber: http://www.enterthemothership.com/en/projects/bobbing-forest/

Bobbing Forest bertujuan untuk meningkatkan ruang hijau di kota Rotterdam. Konsepnya adalah dengan mengambangkan 20 pohon dalam sebuah pelampung. Sebelumnya, ide ini telah diuji terlebih dahulu selama enam bulan di Aqua Dock, Rotterdamsche Droogdok Maatschappij (RDM) Campus. Dalam pembuatannya, ide ini memiliki beberapa tantangan antara lain tentang pemilihan jenis pohon yang dapat bertahan hidup dalam pelampung, pasokan air untuk akar, dan daya apung pelampung. Setelah diteliti, pohon yang dapat tumbuh dalam pelampung hanya pohon jenis Dutch Elm.

Saat ini Bobbing Forest masih dalam proses pengerjaan dan rencananya akan muncul pada musim gugur tahun 2015. Jadi, bersiap-siap lah berkunjung ke Rotterdam pada musim gugur tahun ini untuk melihat the one and the only Bobbing Forest, persahabatan baru antara air dan hutan di Kota Rotterdam.

image004
Gambar 3. Proses Pengerjaan Bobbing Forest
Sumber: http://www.enterthemothership.com/en/projects/bobbing-forest/

Konsep hutan apung ini merupakan sebuah karya seni yang sangat unik dan bisa menjadi ciri khas dari Kota Rotterdam. Kebayang kan, di Kota Rotterdam yang padat akan bangunan modern akan ada ruang kecil yang dipenuhi hijaunya pepohonan di atas air. Pastinya unik dan menyegarkan!

Berkat kreatifitas yang timbul dari hasil berpikir keras karena keterbatasan, kini Negeri van Oranje bak negeri yang mengapung di lautan. Rumah apung, masjid apung, apartemen apung, dan kini hutan apung adalah hasil ide kreatif warga Negeri van Oranje yang berusaha mengubah keterbatasan menjadi sebuah mahakarya agung.

Berkat seniman Jorge Bakker, kini Negeri van Orange bisa bersahabat dengan air dan juga hutan.

image006
Gambar 4. “Dobberend Bos” (Hutan Apung)
Sumber: http://www.enterthemothership.com/en/projects/bobbing-forest/

Referensi:

http://en.wikivoyage.org/wiki/Rotterdam

http://rainforests.mongabay.com/deforestation/2000/Netherlands.htm

http://www.dutchdailynews.com/challenging-bobbing-forest-art-project-in-rotterdam/

http://www.enterthemothership.com/en/projects/bobbing-forest/

http://www.holland.com/uk/press/holland-news/events/bobbing-forest-in-rotterdam.htm

http://www.huffingtonpost.co.uk/rupert-parker/rotterdam-holland_b_5650231.html?