138. Belanda, Negeri yang Berinovasi Hingga ke Gorong-Gorong

Penulis : Lulu Zuhriyah
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Negara mana yang bisa dengan luar bisa membendung lautan? Jawabannya adalah Belanda!

Negara mana yang mencakar langit-langitnya dengan kincir penangkap angin? Jawabannya adalah Belanda!

Siapa yang tidak kenal dengan Negeri Ratu Wilhelmina tersebut, yang hampir seperempat wilayahnya berada dibawah permukaan laut, sehingga dijuluki sebagai Netherlands. Lalu apakah kondisi geografis tersebut membuat Belanda memusuhi air? Absolutely Not!

Negeri yang menduduki peringkat kelima negara terinovatif menurut GII 2014 (Global Innovation Indext) tersebut malah berinovasi dan bersahabat dengan air. Meskipun pada tahun 1953 banjir besar akibat badai Laut Utara pernah menyapu negeri ini dan menewaskan sekitar 1800 lebih warganya dalam 1 malam, hal tersebut tidak menyurutkan Netherlander untuk terus mengembangkan negerinya dengan memanfaatkan air.

Bahkan setelah bencana besar tersebut, Belanda membangun megaproject bernama Deltaworks, yang merupakan bendungan dengan konstruksi paling rumit dan termasuk ke dalam 7 wonders of the modern world menurut American Society of Civil Engineers. Terdiri dari 13 bendungan raksasa yang dibangun selama 30 tahun, dan merupakan sistem pertahanan banjir sepanjang Laut Utara.

image001

Inovatif lagi kreatif, rasanya julukan yang pas sekali untuk Belanda, bukan? Inovasi yang dilakukan Belanda dalam bidang perairan tidak berhenti sampai disitu. Negeri ini bahkan terus melakukan inovasinya hingga ke air pembuangan di gorong-gorong! Iya, air gorong-gorong yang merupakan hasil buangan air rumah tangga malah dimanfaatkan sangat baik oleh Belanda. Dari air pembuangan tersebut, mereka bahkan membuat sumber energi baru yang bisa dimanfaatkan oleh rumah-rumah yang sebelumnya menggunakan air itu.

Inovasi kreatif tersebut berupa suatu produk bernama Hydrea Termpipe. Dikembangkan oleh Heijmans, perusahaan Belanda yang bergerak dibidang konstruksi, bekerjasama dengan Socea (perusahaan pipa) dan Frank (perusahaan plastik), Hydrea Termpipe adalah solusi terpadu untuk pemanfaatan panas desentralisasi.

image003
Hydrea Termpipe

Air pembuangan memiliki rata-rata suhu 18°, sebuah energi dalam pipa yang tidak termanfaatkan yang kemudian berakhir di pengolahan sampah. Hal tersebutlah yang mengawali lahirnya Hydrea Termpipe. Hydrea Termpipe merupakan sistem yang terdiri dari pipa saluran pembuangan beton, pada bagian dalamnya terdapat sejumlah tabung dengan panjang 3,30 meter dengan diameter 1,60 meter yang dibungkus oleh plastik spiral yang berfungsi sebagai penukar air panas, disitulah air bersih dialirkan. Kemudian diedarkan oleh penukar panas dan pemompa panas. Air tersebut bisa dimanfaatkan untuk pemanasan di tempat lain.

image005

Nah, kalau biasanya pemanasan yang dilakukan di rumah-rumah menggunakan energi fosil, maka dengan lahirnya Hydrea Termpipe ini semua rumah bisa menggunakan sumber energi dari air limbah mereka sendiri untuk memanaskan ruangan, air untuk mandi, mencuci dan lain sebagainya. Terdapat 3 keuntungan utama menggunakan Hydrea Termpipe ini:
1. Tahan Lama
Dengan menggunkan bahan yang sepertinya tidak berguna untuk pemulihan panas, Hydrea Termpipe telah menghemat uang, sumber daya dan tentunya CO2. Melalui integrasi pipa dalam Hydrea Termpipe, penggailian ruang kota yang mahal bisa lebih dihemat. Sistem pemulihan panas desentralisasi membuat panas yang dihasilkannya bisa digunakan kembali oleh penggunanya. Bahan Hydrea Termpipe yang bisa dihancurkan dan tahan terhadap kontaminasi juga menjadikan sistem Hydrea Termpipe ini lebih tahan lama dari sistem biasa

2. Biaya rendah
Terdapat 4 keuntungan manajemen jika menggunakan Hydrea Termpipe, yaitu:
• Hydrea bisa bertahan selama 100 tahun dan memiliki biaya perawatan yang rendah. Hal ini bisa menggantikan saluran pembuangan tua yang memiliki jangka fungsi pendek
• Selain digunakan sebagai pipa saluran pembuangan, Hydrea juga bisa digunakan untuk saluran transportasi berbagai cairan
• Bagian-bagian tabung Hydrea dijamin dari kontaminasi tanah
• Sistem ini juga tahan terhadap kerusakan akibat penggalian.

3. Efisien
Hanya dengan 150 meter Hydrea, bisa menghangatkan untuk 100 rumah, sangat efisien bukan?

image008

“…In everything we do. For innovation is not a list of projects or telephone numbers. It is a mind-set and a must.” ¬¬¬

Kata-kata diatas merupakan penggalan dari pidato Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, pada Innovation Convention 2014 di Brussel. Sebuah pernyataan sikap yang sangat gamblang, menjelaskan bahwa negaranya adalah negara yang menjunjung tinggi inovasi. Kesimpulannya, Belanda adalah negara dengan pola pikir inovatif. Berinovasi adalah suatu keharusan. Tak heran jika gorong-gorong pun termasuk dalam ladang inovasi dan kreatifitas yang menguntungkan. Sungguh bukti nyata bahwa dengan berinovasi dan berpikir kreatif, apapun bisa menjadi bernilai dan amat bermanfaat. Bukankan Tuhan menciptakan Bumi dan isinya untuk kita manfaatkan sebaik-baiknya? Bahkan ketika sesuatu itu telah menjadi limbah, dan Belanda membuktikannya! Jika Belanda bisa, maka Indonesia juga pasti bisa!.

Referensi:

http://www.hydreathermpipe.com/nl/

http://www.betterworldsolutions.eu/hydrea-thermpipe-delivers-energy-from-the-sewer/

http://www.overruimte.nl/2013/warm-water-uit-het-riool/

http://www.english-online.at/environment/delta-works/delta-works-netherlands-fight-against-the-sea.htm

http://www.government.nl/documents-and-publications/speeches/2014/03/10/innovation-a-mind-set-and-a-must.html

http://www.s-ge.com/global/invest/en/blog/global-innovation-index-2014-switzerland-top-again