153. Perisai Dewa Zeus buatan Negeri Van Oranje

Penulis : Dwi Retno Handayani
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

image001

Tolong jangan bingung mengapa saya menaruh gambar bule tampan secara tiba – tiba pada artikel ini. :) Bukan wajah itu yang ingin saya bicarakan, tapi apa yang dipakainya.
Ini adalah Aegis Parka wahai para pembaca budiman!

Nah! Sebelum lanjut membicarakan apa yang digunakan oleh bule tampan ini, ada baiknya kita mengorek sedikit dari sejarah parka. Parka sendiri sebetulnya sudah lebih dulu digunakan oleh orang – orang eskimo sebagai pakaian pertahanan tubuh untuk melindungi suhu dingin di daerah kutub.

Di era 1950an, jaket ini digunakan sebagai perlengkapan para militer angkatan udara yang ditugaskan di wilayah dengan suhu dingin ekstrim. Seiring dengan berkembangnya waktu, berkembang pula ide dan kreatifitas generasi muda yang tak kunjung lelah akan inovasi, parka berekspansi menjadi jaket yang ramah lingkungan dengan fungsi utama melindungi pemakainya dari polusi udara yang kian buruk, dan juga membantu udara mengurangi gas berbahaya tersebut dari bumi yang kita pijak.

image003

Adalah Erik De Nijs dan Tim Smit, dua anak muda asal negeri Tim Oranye Belanda yang memikirkan tentang kesadaran lingkungan akan bahaya polusi yang buruk bagi kesehatan dan bumi tempat tinggal kita. Lewat merek yang mereka beri nama “Niuwe Heren” ini, para meneer tersebut berkontribusi untuk menciptakan inovasi yang dapat memberikan keseimbangan lingkungan hidup dari buruknya gas-gas beracun yang terbang bebas di udara.

image005

Niuwe Heren sendiri telah banyak mengeluarkan produk yang konsisten memberikan dampak positif untuk menciptakan bumi yang lebih bersahabat, seperti lampu meja, kursi, lemari, jeans (celana denim), dan salah satu diantaranya adalah jaket pengusir penjahat udara, “Aegis Parka”- begitu mereka menyebutnya. Karena diambil dari nama “Aegis” yang terkenal dengan sebagai perisai perlindungan Dewa Zeus, maka jaket ini bukanlah sembarang parka biasa. Aegis diciptakan khusus sebagai salah satu kekhawatiran mereka akan buruknya polusi yang kian lama berkembang meracuni bumi, meluluh lantahkan peradaban manusia secara perlahan pada tiap udara kotor yang terhirup dalam pernafasan kita

Kedua meneer jenius yang telah menamatkan pendidikannya di Sekolah Seni Utrecht jurusan Design Product ini menemukan cara yang brilian. Jaket tersebut mereka lahirkan menjadi pendeteksi polutan udara bagi pemakainya. Gas berpolusi yang terdeteksi pada saat menggunakan jaket tersebut diantaranya adalah karbondioksida (CO2), ammonia (NH3), dan benzena. Lewat sensor udara MQ-135 berukuran 32mm x 22mm x 30mm yang disematkan pada jaket tersebut, lalu ditangkap oleh micro controller atmega 128, membuat nyala 40 lampu LED yang terdapat pada Aegis aktif dan mendeteksi polusi yang ada.

image007

Sungguh mahir cara meneer memperhatikan detil fungsi pemakaian, karena apabila gas berpolusi itu terdeteksi, fitur respirator yang berada di dekat tudung si pemakai akan mengintegrasi langsung pada jaket dan membantu pemakai menyaring udara bebas yang tercemar polusi. Terlebih, respirator ini dilindungi oleh lapisan karbon aktif yang langsung menangkap radikal bebas di area sekeliling si pemakai, sehingga udara yang dihirup pun bersih untuk dikonsumsi oleh paru-paru, juga menciptakan oksigen yang bersih untuk udara disekitarnya.

Terbayangkah oleh kita??? bahwa dengan sistem pembuatan Aegis yang super sulit ini, duo meneer ini sukses memikat hati kita.

Mereka membuat jaket ini nyaman untuk dipakai penggunanya. Kita tidak hanya jadi pemakai yang menjaga lingkungan dan bumi, tapi juga terlihat semakin trendy, dan tentunya nyaman memakai sang Aegis.

Mengapa bisa begitu?? Karena Aegis diramu melalui bahan berkualitas pilihan. Para meneer mempercayakan kenyamanan pemakai dengan menggunakan teknologi tekstil Schoeller yang selama ini biasa digunakan untuk membuat jok mobil – mobil eropa, atau pakaian olahraga dari merek ternama.

image009

Jadi, cara kerja teknologi Schoeller adalah seperti ini:

image010

Schoeller ceraspace yang berada di lapisan luar membuat pakaian menjadi tahan gores dan tahan panas karena berbahan dasar keramik. Sedangkan untuk lapisan dalam, mereka mempercayakan Schoeller PCM (Phase Change Material) untuk bekerja merespon perubahan suhu (apakah suhu yang dipakai terlalu tinggi ataukah terlalu rendah), dan merubahnya menjadi lebih nyaman digunakan.
Saat ini karena belum ada informasi khusus mengenai launch Aegis, maka peminat dapat langsung berinteraksi dengan mereka melalui halaman web resminya.

Tapi coba kita bayangkan, jika jaket ini memang benar akan masuk pasaran global, dan dipasarkan ke penjuru dunia, maka akan ada banyak negara yang tertolong dalam isu polusi udara karena penggunaannya.

image011

Apabila ada 10 saja pengguna Aegis Parka yang tersebar di tiap wilayah di Jakarta dan berkeliling menyusuri tiap jalan raya Jakarta dengan sepeda mereka, maka akan ada banyak lagi kerusakan lingkungan yang tertolong. Persentase polusi Jakarta yang tergolong tinggi akibat banyaknya kendaraan pun dapat sedikit demi sedikit menurun. Kita dapat menghirup udara yang bersih dan bebas, jauh dari asap kendaraan beracun, debu, atau asap rokok sembarangan yang terhirup pada pernafasan kita.

Harga dapat menjadi alasan. Namun ada harga yang sangat pantas dikeluarkan untuk jaket yang bersahabat dengan udara disekeliling kita.

Mengutip salah satu kalimat yang di lontarkan Desiderius Erasmus, seorang filsuf Belanda yang namanya tidak asing di telinga kita,
“There are some people who live in a dream world, and there are some who face reality; and then there are those who turn one into the other” -Desiderius Erasmus

Sudah sepantasnya kita menunjukkan lebih banyak kebaikan untuk menjaga bumi, udara, dan lingkungan kita menjadi lebih baik lagi. Jika tidak dimulai sekarang untuk belajar mencintai bumi ini, lingkungan ini, udara ini, maka bagaimana kita dapat mengerti tentang keindahan yang Tuhan berikan.
Sudah saatnya kita terjun, ikut andil dan mengikuti jejak Nieuwe Heren untuk bumi.

Referensi:

http://roomofgiam.blogspot.com/2014/12/sejarah-jaket-parka.html

http://www.schoeller-textiles.com

http://www.schoeller-tech.com/en/news/

http://indonesian.alibaba.com/product-gs/mq135-mq-135-gas-sensor-hazardous-noxious-gas-detection-module-air-quality-test-1467825887.html

http://www.nieuweheren.com/products/aegis-parka/

http://communitytable.com/280532/viannguyen/17-inspiring-quotes-for-earth-day-the-environment-is-where-we-all-meet/

http://2.bp.blogspot.com/-ioShzYLQcaE/ToXgAF3yhyI/AAAAAAAABbc/q4BPTxTfkAQ/s968/aaaa.jpg

http://ilovebumiku.blogspot.com

http://artofthinking2.blogdetik.com/files/2013/04/63beae29047fce90d9c5f2d72ce5d73f_77.jpg

http://news.detik.com/read/2014/05/08/174947/2577500/1513/inilah-10-negara-dengan-tingkat-polusi-udara-tertinggi

http://ilmuberbagi.or.id/kemacetan-dan-polusi-jakarta/

http://en.wikipedia.org/wiki/Aegis

http://www.brainyquote.com/quotes/authors/d/desiderius_erasmus.html