162. Romantisme sektor maritim Indonesia-Belanda

Penulis : ANIK KURNIATI
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Tuhan menciptakan lautan yang lebih luas dari daratan tentu memiliki tujuan. Dari dulu, manusia sudah mencari cara untuk mengarumi air yang memisahkan daratan satu dan lainnya. Mulai dari kapal kecil untuk melintasi sungai, kapal besar untuk mengarumi samudra, hingga kapal supercanggih untuk perang. Seperti kita tahu, hampir 70% wilayah Indonesia terdiri atas lautan. Sementara negeri Belanda bahkan berasal dari lautan yang dikeringkan.

image001
Laut di wilayah Indonesia
(ratnatalie.wordpress.com)

Ketika kita memiliki sesuatu yang berharga, maka kita harus siap untuk melindunginya. Laut Indonesia yang luas ini, harus dilindungi dengan sesuatu yang kuat. Sun Tzu, seorang filsuf Cina mengatakan bahwa “Apabila Anda ingin hidup damai, maka bersiaplah untuk perang”. Nampaknya ini benar adanya, karena nyatanya banyak negara termasuk Indonesia dan Belanda mempersiapkan peralatan yang super canggih untuk melindungi negaranya. Meskipun mereka semua lebih senang dengan hidup damai.

image003
Gambar Patung Sun Tzu dari titusng.com

Indonesia dan Belanda memiliki kedekatan historis di berbagai bidang. Dalam sektor maritim, nampaknya kita perlu memuji Belanda dengan seluruh peninggalannya yang luar biasa. Sampai detik ini, nyatanya kita masih harus banyak belajar dari Belanda.
PT Penataran Angkatan Laut atau yang akrab disapa dengan PT. PAL Indonesia(Persero), adalah salah satu peninggalan Belanda. Sebelum berganti nama, PT PAL adalah sebuah industri galangan kapal yang bernama MARINA dan didirikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1939. Pada masa pendudukan Jepang, Perusahaan ini beralih nama menjadi Kaigun SE 2124. Setelah kemerdekaan, Pemerintah Indonesia menasionalisasi Perusahaan ini dan mengubah namanya menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL) yang bertahan hingga saat ini.

image004

http://pal.co.id/v5/index.php

Ada tokoh Indonesia yang dididik di lembaga pendidikan kemaritiman Belanda, Den Helder, beliau adalah pahlawan nasional Yos Soedarso pada tahun 1953. Selain itu saat ini, Indonesia-Belanda akan menghidupkan kembali kerjasama riset bidang kelautan antara Indonesia dengan Institut Riset Kelautan Belanda– NIOZ. Produk Kapal Belanda yang sudah kita nikmati sejak dulu adalah Kapal perang TNI AL jenis Frigate kelas Ahmad Yani serta jenis korvet kelas Fatahillah. KRI Fatahillah merupakan sebuah fregat yang dibuat oleh galangan kapal Wilton-Fijenoord, Schiedam, Belanda pada tahun 1979 khusus untuk TNI-AL.

image006

http://kapal-republik-indonesia.blogspot.com/2012/11/kri-fatahillah-361.html#more

Saat ini PT PAL Surabaya tengah membangun kapal perang TNI AL jenis perusak kawal berpeluru kendali kelas SIGMA(Ship Integrated Geometrical Modularity Approach), bekerjasama dengan Perusahaan Belanda, DAMEN Shipyard. Pemerintah Indonesia mengucurkan Rp 8 Triliun untuk 4 korvet Sigma.

Pembuatan kapal ini terdiri dari enam modul, dua dikerjakan di Belanda sementara empat dikerjakan di Indonesia. Tujuan dari hal ini adalah untuk alih teknologi. Harapannya sumber daya manusia Indonesia bisa diajarkan membuat kapal super ini. Direktur Utama PT PAL Indonesia, M Firmansyah Arifin mengatakan pihaknya menargetkan pembuatan dua Kapal Perusak Kawal Rudal 105 meter (PKR-10514) selesai pada tahun 2017 mendatang. Sehingga bisa digunakan untuk memperkuat sistem alusista Indonesia.

image008
Gambar dari Alusista yang diakses dari http://jakartagreater.com/pt-pal-siap-bikin-frigate/

Selain kerjasama dalam pembuatan kapal, pada Februari 2015 Dubes Swartbol dan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo menginformasikan berdirinya Perpustakaan Asia di Universitas Leiden. Perpustakaan ini menghimpun koleksi buku-buku dan dokumen-dokumen tentang Indonesia yang tersebar di dunia. Isinya adalah koleksi sejarah, seni dan budaya bahari Nusantara. Ada juga kerjasama untuk pengembangan tujuan wisata Pulau Lombok, serta meningkatkan frekuensi kedatangan kapal-kapal wisata Holland American Lines ke Indonesia.

image010
Modul PKR Sigma 10514 Indonesia dikerjakan bersamaan di Indonesia dan Belanda (photo:damen.com)

image012
PKR Sigma 10514 (photo:damen.com)

Kapal PKR 10514 ini dilengkapi dengan mesin utama 2x diesel engine, 2x E Drive (CODOE). Diesel Generator 4×715 kw, dan 2×435 kw, dan Gear Box CODOE, heavy duty. Combat System, yaitu persenjataan anti serangan udara, anti serangan kapal selam, dan anti serangan kapal atas air. PKR SIGMA 10514 Baru TNI AL Dilengkapi Manajemen Tempur TACTICOS dari Thales.

image014
Gambar dari liputan6.com

Indonesia juga bekerjasama dengan Belanda dalam pengembangan kapasitas sumberdaya manusia, tidak hanya melalui pendidikan tinggi, namun juga melalui pendidikan vokasi di bidang kemaritiman. Diharapkan lulusannya bisa memperoleh sertifikat Internasional, antara lain dari International Maritime Organization (IMO). Ketangguhan sektor maritim Belanda dengan kemajuan teknologinya harus kita teladani untuk mewujudkan sektor maritim nusantara yang kuat. Indonesia dan Belanda juga sepakat untuk tampil bersama di World Expo Milan 2015 di Milan, Italia guna menampilkan produk-produk yang berkaitan dengan pangan dan energi.
Hubungan kerjasama bidang maritim antara Indonesia dan Belanda memang sudah terjalin sejak dulu. Kini hubungan maritim mulai digenjarkan lagi, harapannya hubungan yang semakin baik ini terus terjalin dan semakin romantis. Seperti moto bersama dalam pembuatan kapal PKR “ONE TEAM ONE GOAL”. Semoga tujuan untuk melindungi wilayah masing-masing dapat tercapai dengan kemajuan teknologi yang semakin maju.

Daftar Pustaka dan Sumber Gambar

http://infopublik.id/read/104876/-kerjasama-kemaritiman-ri-belanda-dari-budaya-bahari-hingga-pendidikan-vokasi-.html

http://jakartagreater.com/

http://www.damen.com/en/news/2014/04/keellaying-of-first-sigma-10514-pkr-frigate

http://news.detik.com/read/2015/02/17/035323/2834963/10/menko-indroyono-gandeng-belanda-untuk-kerjasama-maritim

http://www.indonesianmilitary.com/2015/03/kapal-perang-pkr-sigma-buatan-indonesia.html

http://www.mmindustri.co.id/damen-schelde-naval-pal-produksi-kapal-perusak/

http://kapal-republik-indonesia.blogspot.com/2012/11/kri-fatahillah-361.html#more

http://pal.co.id/v5/index.php

titusng.com
ratnatalie.wordpress.com

http://strategi-militer.blogspot.com/2013/09/pkr-sigma-10514-baru-tni-al-dilengkapi.html

http://news.liputan6.com/read/2175831/menko-kemaritiman-belanda-jalin-kerja-sama-bahari-dan-pendidikan