173. Waterboxx Si Baterai Air

Penulis : ATHIAH DWIDANTI AMIDA
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Baterai air? Apakah itu jenis baterai baru? Mungkin ini adalah contoh pertanyaan yang muncul saat mendengar kata itu pertama kali. Jangan bayangkan seperti baterai pada umumnya yang berbentuk pipih atau silinder. Baterai air yang dinamakan Waterboxx ini adalah sebuah wadah plastik dengan lubang di bagian tengah sebagai tempat tumbuhan yang nantinya akan ditanam.

Lalu mengapa disebut baterai air?

Disebut demikian karena Waterboxx menyediakan air yang dikumpulkan untuk tumbuhan dalam jangka waktu panjang. Sama seperti fungsi baterai biasa yang menyediakan energi untuk menghidupkan jam, hp ataupun remote tv.

image001
(http://www.groasis.com)

Air adalah salah satu elemen yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun permasalahan yang kita hadapi, seperti pemanasan global menyebabkan kapasitas air semakin berkurang, terutama di daerah yang dilanda kekeringan. Dampaknya, tumbuhan yang kekurangan air menjadi layu bahkan mati. Oleh karena itulah, dalam upaya memberikan solusi menghemat penggunaan air dan keberlangsungan hidup tumbuhan, Pieter Hoff, pengusaha asal Belanda, menciptakan produk yang dikenal dengan nama Waterboxx.

image003
Suatu hari, ia melihat tetesan embun yang terkumpul pada daun bunga lilinya sebelum tengah malam. Apa yang dilihatnya itu memunculkan ide menciptakan Waterboxx. (http://www.popsci.com)

Si baterai air yang diproduksi oleh Groasis, perusahaan milik Hoff ini telah diuji di gurun Sahara. Dibawah terik panasnya matahari setelah satu tahun kemudian, 88% dari pohon yang ditanam menggunakan Waterboxx masih hidup dan hijau sedangkan pohon yang ditanam tanpa Waterboxx meskipun telah disiram setiap minggu (metode tradisional setempat), hasilnya sekitar 90% mati.

Tumbuhan yang menggunakan produk ini bisa bertahan hidup dan hijau karena cara kerjanya memaksa benih untuk tumbuh menjadi akar yang lebih kuat dan lebih dalam daripada tumbuhan yang ditanam dibawah lapisan tanah atas dengan cara konvensional. Perolehan yang sangat luar biasa bukan?

Proses yang terjadi pada Waterboxx yaitu, air embun dan air hujan yang ada pada bagian atas wadah terkumpul dalam tangki yang akan menetes sedikit demi sedikit ke dalam tanah guna membasahi tumbuhan.

Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini:

image005
(http://www.popsci.com)

Awalnya, Waterboxx dirancang untuk membantu pohon tumbuh di lingkungan yang kering, terkikis, atau daerah gurun, tapi nyatanya baterai air ini bisa digunakan untuk berkebun juga!

image007
Anggur, labu, tomat, melon, semangka, terong yang ditanam menggunakan Waterboxx, sangat menggiurkan ya… (http://www.dewharvest.com)

Pada dasarnya, Waterboxx menggunakan proses alami membantu benih atau tumbuhan muda berkecambah dan mengembangkan akar-akarnya ke dalam tanah sampai dapat bertahan hidup dengan sendirinya. Biasanya proses ini memakan waktu kira-kira 6 bulan sampai satu tahun. Setelah tumbuhan itu cukup kuat, Waterboxx bisa dilepas.

Berbicara mengenai kelebihannya, banyak sekali keuntungan yang diperoleh dengan menggunakannya. Waterboxx dapat melindungi tumbuhan muda dari kerusakan akibat sinar matahari, angin, gulma, dan tikus. Selain itu dapat digunakan untuk penanaman di daerah bebatuan, penanaman kembali lahan pertanian yang rusak tanpa menggunakan irigasi, serta bisa menghemat air hingga 99% saat tanam.

Kini, inovasi dari negeri Belanda ini sudah diterapkan untuk membantu menghijaukan kembali berbagai kawasan dipelosok dunia, contohnya Spanyol dan California. Hoff yakin bahwa sebagian besar dari bumi nantinya dapat direboisasi dan daerah yang dilanda kekeringan dapat dibuat cocok untuk beberapa jenis pertanian.

Dengan kesuksesan yang telah diperoleh, tak heran Waterboxx mendapatkan penghargaan Bèta Dragons Science Award pada tahun 2008, terpilih sebagai salah satu dari sepuluh penemuan di dunia pada tahun 2010 versi Popular Science (majalah ilmiah populer terbesar dan tertua di dunia), memenangkan Limburg Design Association Award pada tahun 2011, dan menjadi salah satu dari 100 solusi inovasi keberlanjutan dari seluruh dunia pada SUSTAINIA100 AWARD 2014.

Begitulah… Pengorbanan yang Hoff lakukan dengan menjual usaha bunga lili-nya pada tahun 2003 demi Waterboxx yang menghabiskan waktu selama 7 tahun pengembangannya, berbuah keberhasilan! Jika saja ia berhenti dan menyerah beberapa tahun sebelumnya, pasti tidak akan ada si baterai air yang bisa membantu banyak tempat yang dilanda kekeringan. Kalimat ‘Global challenges, Dutch solution’ sesuai dengan penemuan Hoff ini. Ketekunan dan kerja kerasnya memberikan inspirasi kepada kita untuk tidak menyerah dalam mencapai suatu tujuan. Kini, Hoff beserta timnya dari Groasis memperkenalkan inovasi lanjutan dari Waterboxx bernama Growboxx yang menawarkan lebih banyak kemungkinan hasil tanam yang sukses.

“Use one liter water instead of ten” – Groasis

Referensi:

http://www.groasis.com/

http://www.popsci.com/diy/article/2010-05/invention-awards-watering-plants-desert

http://www.hollandtrade.com/media/news/news-archive/index.asp?bstnum=4501&PageIndex=47

http://www.treehugger.com/clean-technology/reforestation-device-helps-tree-roots-grow-stronger-deeper-video.html

http://www.dewharvest.com/gardening-with-the-waterboxx.html