175. Pengobatan Tanah Ramah Lingkungan

Penulis : ATHIAH DWIDANTI AMIDA
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Saat sakit, disamping istirahat yang cukup tentu saja kita harus berobat. Nah, bagaiman kasusnya jika yang sakit itu adalah tanah? Pertanyaannya terdengar aneh? Tidak sama sekali karena sama seperti manusia, tanah juga bisa sakit dan membutuhkan pengobatan.

Dengan sangat baik Roy W. Simonson mendeskripsikan tanah,

“Baik itu dalam atau dangkal, merah atau hitam, pasir atau tanah liat, tanah adalah hubungan antara inti batuan bumi dan makhluk hidup di permukaannya”

Kondisi tanah yang sakit, atau bisa dikatakan dengan istilah terkontaminasi menyebabkan unsur alami dalam tanah menjadi rusak. Pada akhirnya, kondisi tanah yang semakin memburuk akan mempengaruhi keseimbangan ekologi di muka bumi. Dampak yang sangat mengerikan bukan? Hal inilah yang menjadi alasan perusahaan asal Belanda bernama Terreco, mengeluarkan inovasi yang dinamakan Purisoil. Purisoil merupakan teknologi yang membersihkan tanah secara alami melalui proses biologis, dapat digunakan dan cocok untuk semua jenis tanah, baik itu pasir, gambut maupun tanah liat. Dari penjabarannya saja, teknologi ramah lingkungan ini terlihat menjanjikan. Bagaimana dengan penerapannya? Setelah diuji serta digunakan pada sejumlah proyek pembersihan, Purisoil terbukti mampu menghilangkan kontaminasi sampai kedalaman lebih dari 20 meter di wilayah yang sangat luas.

Selain teknologinya yang ramah lingkungan, kelebihan lain dari Purisoil yaitu, teknologi ini tidak mengeluarkan biaya yang mahal meskipun dilakukan pada kedalaman yang besar, rumah dan bangunan aman karena tidak memerlukan pembongkaran, prosesnya tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat yang tinggal dan bekerja disekitar lokasi perbaikan, remediasi atau proses perbaikan tanah yang terkontaminasi juga tergolong cepat (tergantung pada beberapa faktor seperti tingkat air tanah, jenis tanah, sifat, skala kontaminasi, dan ada tidaknya bangunan di lokasi perbaikan). Masih ada lagi kelebihan si pengobatan tanah ramah lingkungan ini, yakni dapat digunakan pada zona jenuh maupun tidak jenuh. Pengujian telah membuktikan bahwa selama proses remediasi, semua zat organik yang mudah menguap yang merupakan degradasi aerobik, termasuk bahan kimia yang digunakan dalam industri seperti BTEX, heksana, stirena dan akrilonitril akan dikonversi.

Cara kerja Purisoil dapat digambarkan sebagai berikut:

image001
(http://www.eco-web.com)

Pipa dimasukkan ke dalam tanah pada kedalaman lebih rendah dari lapisan tanah yang terkontaminasi. Selanjutnya, udara disuntikkan ke dalam tanah dengan kompresor bertekanan tinggi melalui pipa-pipa tersebut. Penggunaan tekanan tinggi itu bertujuan agar daerah yang luas dapat dengan cepat diobati. Lalu, sebuah pengembangan khusus bio-active material (Purisoil starter) dicampur dengan lapisan atas tanah. Udara yang mengalir ke atas melalui tanah itu akan membawa kontaminan ke permukaan bio-active. Dalam zona bio-active inilah pencemaran sudah benar-benar efektif dipecah dan diubah menjadi CO2 + air.

Apakah proses yang terlihat pada gambar tidak akan menimbulkan kemungkinan adanya masalah? Jawabannya tidak. Hasil dari penggunaan teknologi Purisoil ini tidak menimbulkan polutan yang akan tersebar ke lingkungan, juga tidak terdapat peralatan tambahan yang diperlukan karena pengobatan dan konversi kontaminasi menjadi CO2 + air merupakan bagian integral dari proses pemulihan yang terjadi di dalam tanah.

Dilihat dari cara kerja yang efisien disertai manfaat yang diperoleh, tak heran banyak industri, pemerintahan, ataupun UKM yang menggunakan Purisoil. Inovasi dari Belanda ini membuktikan bahwa kondisi tanah yang buruk, bukan berarti kondisi yang tidak dapat dirubah menjadi pulih kembali. Berkat kerja keras ditambah dengan kreatifitas terciptalah teknologi ramah lingkungan dan ekonomis yang menjadi salah satu metode pengobatan untuk tanah. Perpaduan keduanya memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Dimana ada kemauan disitu ada jalan, peribahasa yang diterapkan di negeri bertanah rendah penuh inovasi ini. Tindakan yang patut kita contoh! Namun hal lain yang turut harus diperhatikan, mencegah sakit akan lebih baik. Oleh karenanya, tanah sebagai salah satu elemen penting dalam kehidupan, harus kita jaga kualitasnya. Tak lupa, menjaga kelestarian bumi yang kita pijak!

image003
(http://www.2050publications.com/wp-content/uploads/2013/12/Plant-the-seed.jpg)

Referensi:

http://www.eco-web.com/edi/03721.html

http://www.terreco.com/files/8713/7007/8395/Terreco_NB_4pag_Eng_2012_LR.pdf