184. “Water? It’s No Problem! It’s A Solution”

Penulis : Santi Elyshabet H
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

“Banjir !!! banjir!!!”
Apa yang terlintas saat kalian mendengar kata banjir??
“Oh God ! “
Itu adalah hal yang sangat tidak diinginkan bahkan untuk dilihat saja mungkin orang akan memalingkan wajahnya.
“Sampah ?”
Yes, of course itu tidak perlu ditanyakan lagi.
“Kotor? “
Iya, jelas karena air yang mengalir membawa banyak partikel kecil yang mudah larut untuk dibawa bersamanya. Ikut dalam larutan jernih yang membawa hanyut dalam aliran dan sentuhan ‘cool’ nya.
“Ribet???”
Sepertinya itu bukan pertanyaan yang harus dijawab.
Banjir merupakan hal yang menjadi polemik bagi setiap orang yang merasakan dampaknya. Tak ayal, sering menjadi kritikan dan pembicaraan yang tak habis-habisnya.
Khususnya di daerah yang permukaan tanahnya rendah, banjir kerap menjadi teman akrab dan tak perlu diragukan lagi keberadaan maupun kehadirannya. Membawa sejuta kejutan dan hal yang tak terduga mulai dari rasa, bau, maupun warna. Banjir menjadi ikon yang unik dan tak terlupakan.
Namun, tahu kah anda jika di dunia ini ada satu negara dengan permukaan tanahnya berada di bawah permukaan laut namun tidak tergenang banjir?
Tidak tergenang banjir???
Bagaimana bisa?
Sampai-sampai negara ini dijuluki “negara bawah permukaan laut”.
Anehnya lagi tidak satupun masyarakatnya yang complain soal banjir. Anda tau negara apa itu? Jawabannya adalah Belanda.
Negara Belanda merupakan negara berpermukaan rendah dengan kira-kira 20% wilayahnya dan 21% populasinya berada di bawah permukaan laut. Dan bisa dikatakan kurang lebih 50% tanahnya kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Namun hal itu tidak membuat negara Belanda menjadi negara rawan banjir. Malahan masyarakat dan pemerintah Belanda menjadikan negara yang hampir seluruhnya berada di bawah permukaan laut itu menjadi negara yang dapat dihuni bahkan di tempat-tempat rendah sekalipun.

image001

Belanda adalah contoh negara yang gigih menghadapi tantangan alamnya. Utamanya adalah air. Air adalah problem bagi seluruh Belanda ( Nedherlands ). Sampai nama Netherlands sejatinya adalah arti dari tanah rendah.
Namun hal ini tidak membuat negara belanda menjadi terpuruk akan kondisi yang mereka miliki. Bahkan sampai saat ini Belanda mampu unjuk gigi kepada seluruh dunia bahwa mereka sanggup keluar dari masalah utama air mereka. Melakukan inovasi yang luar biasa terhadap alamnya Belanda dikenal sebagai negara yang mampu mengubah masalah menjadi solusi bahkan keuntungan. Bukan hal yang mudah untuk melakukannya, terjangan dan badai permasalahan yang mereka hadapi bukan hanya datang sekali namun ratusan, tak membuat mereka menyerah, hingga peristiwa di tahun 1953 yang menyapu separuh tanah Belanda membuat masyarakatnya melakukan inovasi besar-besaran. Belanda mengubah daratan yang tak bisa di huni menjadi suatu daratan yang bisa didiami manusia.

Great?? Yes! That’s Great and Big Job.

Delta Plan atau Delta Work, Mega Solusi yang dilakukan untuk menanggulangi hal yang berkaitan dengan perairan. Pembaharuan besar-besaran sekaligus inovasi dan krestivitas luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembaharuan senatiasa menjadi hal yang bersifat continue, tak terputus mulai dari bangsa nenek moyang yang tradisional hingga masyarakat yang modern. Tapak tilas perjalanan Belanda dimulai ketika orang – orang Belanda kreatif ini membuat semacam gundukan pasir yang dinamakan Duinen atau Pematang Raksasa. Tentunya ini dilakukan di daerah yang permukaan tanahnya rendah. Kemudian pematang raksasa ini di tanami oleh berbagai macam pohon kayu serta semak belukar. Akar dan pohon kayu juga semak belukar bersama daunnya yang rontok di biarkan membusuk dan pembusukan yang terjadi membuat gundukan gundukan raksasa tadi menjadi rekat satu sama lain, tidak longsor dan terkikis oleh pasang, surut dan ombak. Tanah yang sudah jadi ini disebut Veenklein.
Veenklein senantiasa berada dalam lingkungan Duinen. Semakin hari bertambah luas dan mekar sampai akhirnya terbentuklah daratan yang dipanggil dengan nama Polder.
Tetapi, Polder belumlah kering seutuhnya. Dalam Polder masih terdapat sisa air yang terkumpul dalam genangan yang membentuk danau kecil. Danau ini disebut Langues dan Passen. Agar menjadi daratan sempurna maka Langues harus di keringkan dengan cara memompa airnya keluar dengan memanfaatkan kincir angin.

image003

Sebuah Polder mempunyai jaringan parit yang mengalirkan air ke gardu pompa. Dan petani harus membersihkan parit parit tersebut agar tidak tersumbat. Gardu pompa akan memompa keluar air yang berlebihan dari Polder menuju jaringan danau dan kanal yang canggih yang disebut Boezem.

image005

Boezem berfungsi sebagai baskom penampung yang terletak di luar Polder. Jika air dalam Boezem berlebih maka air tersebut di buang ke laut sewaktu air surut. Selama musim panas yang kering air dialirkan kedalam. Karena petani membutuhkan air dalam parit parit mereka agar rumput atau tanaman dapat tumbuh. Beberapa polder ini menghasilkan salah satu komoditas ekspor paling terkenal dari negara ini. Bunga.
Disisi lain, tanah yang masih terkena pasang surut air laut atau berada di sisi luar Duinen di beri pelindung berupa Tanggung Raksasa yang di sebut Dikjen. Dengan hadirnya Dikjen, Belanda terlindung dari air baik dari sungai sungai yang membelah negri tersebut maupun dari laut. Panjang Dikjen bisa mencapai ribuan kilometer.

image006

Fakta uniknya, Netherlands telah melakukan inovasi ini sejak 1000 tahun yang lalu.
Waw,,, waktu yang cukup lama dan tua jika dihitung.
Inovasi itu saja sudah sehebat yang dihasilkan, suatu pemikiran yang luar biasa untuk ukuran manusia pada zaman itu. Ide yang sederhana dengan dampak yang luar biasa.
Pemikiran dan inovasi yang membuahkan hasil yang menakjubkan dan bukti terpercaya.
Ide-ide brilian yang mampu diakui sebagai hasil yang bukan hanya sekali di ingat namun implementasinya membuahkan sesuatu yang luar biasa membuat Nedherlands di akui sebagai negara pencipta keajaiban dunia untuk Maha Karyanya Delta Work. Belanda, bukan hanya mengubah masalah menjadi solusi tapi kejutan luar biasa.
So,,, let’s be smart! Water? It’s no problem, it’s a solution.

Referensi:
www.wikipedia.org.com
www.Rifqi-taufiqurr.blogspot.com
www.Wordpress.com
www.google.com