209. Van Gogh Bicycle Path, Wajah Baru Belanda

Penulis : Upi Anggraeni
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Seorang Albert Einstein pernah berkata bahwa visualisasi adalah pola pikir kinestetik yang paling andal. Dia percaya bahwa kekuatan imajinasi mampu menggerakkan berbagai macam pemikiran sederhana menjadi suatu mekanisme ide yang tidak biasa. Di situlah kata kreatifitas hidup.

Adalah Daan Roosegaarde, seorang perancang jenius asal negeri keju, yang berhasil memvisualisasikan gagasan sederhananya tentang keindahan, pelestarian, dan pengetahuan melalui sentuhan estetis jalur sepeda cerdas atau dikenal dengan Van Gogh Bicycle Path, yang merupakan salah satu dari rangkaian desain kontemporer smart highway. Bermula dari perjalanannya menelusuri jalanan Eropa yang kuno, pemikiran sederhana itu terbersit di kepalanya. Semua hal yang dilaluinya bertransformasi, tapi hanya ada satu yang statis. Jalanan. Berlatar belakang seni pahat dan arsitektur, ide kecil itu ia visualisasikan ke dalam sebuah skema lanskap masa depan yang sangat inspiratif.

Resmi dibuka pada 13 November 2014 lalu, jalur sepeda atraktif ini dibuka untuk umum secara gratis di sepanjang rute Eindhoven yang terhubung dengan Kota Nuenen di Provinsi Noord Brabant, tempat Van Gogh lahir dan tinggal pada 1883-1885. Yang menarik adalah jalur sepeda ini diluncurkan sebagai bentuk penghargaan dan perayaan ulang tahun seorang pelukis besar Belanda, Vincent Van Gogh ke-125 pada Juli 2015 mendatang. Di situlah letak nilai pelestarian itu hidup, bahwa melalui trek sepeda ini, Roosegaarde bekerja sama dengan perusahaan infrastruktur terkemuka Belanda Heijmans ingin melestarikan warisan budaya Belanda dengan mengaplikasikan salah satu lukisan ikonik Van Gogh, The Starry Night, yang kini disimpan di Museum of Modern Art di New York City ke dalam lintasan sepanjang 1 km. Hal ini menunjukkan bahwa dalam suatu penciptaan karya hebat, terdapat sebuah penghargaan terhadap karya lain.

image001

Membutuhkan waktu sepuluh hari untuk proses pembentukan dan pengerjaannya, Van Gogh Bicycle Path ini memiliki konsep yang sama seperti yang disematkan pada jalan raya cerdasnya, glow in the dark road. Lintasan ini akan menyala seperti bintang di langit pada malam hari. Mula-mula, Roosegaarde menempatkan batu-batu itu di dalam semen basah. Setelah itu permukaan jalur sepeda ini dilapisi dengan bahan cat tertentu yang mampu mengumpulkan energi sepanjang hari. Di sinilah letak kekuatan magis lukisan The Starry Night terpancar karena dibutuhkan teknik khusus saat proses memasukkan batu ke dalam beton basah tersebut. Roosegaarde mengkreasikan teknik putaran pada proses ini. Putaran-putaran inilah yang pada akhirnya membentuk pola teknik melukis (pointillisme) yang mengagumkan saat energi yang tersimpan kemudian dipancarkan kembali sesudah hari gelap dan dapat bertahan hingga delapan jam. Beberapa lampu LED yang dihidupkan menggunakan teknologi solar sel juga dipasang untuk membuat jalur sepeda ini tetap menyala pada siang hari saat cuaca mendung.

Seperti menggenjot pedal sepeda di negeri dongeng. Mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan sensasi luar biasa yang bisa kita rasakan saat berwisata malam menyusuri pusaran angin penuh bintang yang dipancarkan dalam rangkaian batu monokrom hijau-biru yang kuat. Dan mungkin baru di Belandalah sebuah prinsip tactile high-tech benar-benar diimplementasikan sebagai bentuk penghargaan terhadap kecantikan bumi, bahwa kecantikan yang luar biasa dapat terpancar seluruhnya dalam sebuah kesederhanaan dan kedamaian. Pada titik ini, jerih payah Roosegaarde selama delapan bulan dalam merancang konsep jalur sepeda masa depannya terbayar. Tangan terampilnya mampu menyuguhkan perpaduan antara karya seni dan teknologi yang ramah lingkungan dan saling bersinergi dengan alam dan budaya.

image003

Berpenduduk sekitar 16 juta jiwa dengan hampir sepertiga dari semua aktivitas di Belanda dilakukan dengan bersepeda, tak heran negeri kincir angin ini memiliki jalur sepeda sepanjang 35.000 km dengan 18 juta sepeda sehingga mengukuhkan julukannya sebagai negeri sepeda. Peluncuran Van Gogh Bicycle Path ini tidak hanya menjadi sebuah obsesi Roosegaarde untuk menginovasi lanskap Belanda melalui perpaduan cahaya, energi, dan tampilan grafik yang saling berinteraksi dengan lalu lintas tapi justru dapat menjadi wajah baru bagi Belanda di mata dunia. Mengingat Belanda juga pernah menjadi negara dengan tingkat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas yang tinggi, keberadaan lintasan sepeda ini bisa menjadi sebuah simbol manis akan kesuksesan Belanda dalam mengembalikan fungsi dan menambah nilai estetika jalanannya.

Kelak, konsep jalur sepeda Van Gogh ini mungkin akan diaplikasikan di seluruh lintasan sepeda di Belanda. Roosegaarde bahkan tengah mengembangkan teknologi pelapis terbaru yang nantinya mampu membuat cahaya kreasinya lebih bersinar atau berwarna.

Belanda, dengan sederet mahakarya visionernya melalui sentuhan tangan kreatif pemuda-pemudanya, pada akhirnya berusaha mengajak kita semua untuk kembali mencermati pengertian sebuah inovasi. Bahwa inovasi hadir dari kreativitas, kreativitas hadir dari satu gagasan sederhana. Dan selalu ada kecantikan di dalam sebuah kesederhanaan. Itulah wajah baru Belanda.

image005

Referensi:

http://properti.kompas.com/read/2015/01/26/154420721/Bersepeda.di.Jalur.Ini.Bisa.Sekaligus.Menikmati.Lukisan.Van.Gogh

http://www.huffingtonpost.com/2014/11/18/van-gogh-bike-path_n_6155718.html

http://properti.kompas.com/read/2014/11/17/123335721/.Glow.in.the.Dark.Rute.Sepeda.Ini.Menyala.di.Malam.Hari.

http://hyperallergic.com/162594/advocating-for-glow-in-the-dark-roads-with-vincent-van-gogh/

www.studioroosegaarde.net