222. ENERGI PENGGERAK PERUBAHAN PEMBANGUNAN NEGERI DIBAWAH AIR “NETHERLANDS”

Penulis : JOSE HAHURY
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Negara kepulauan merupakan negara yang sebagian kawasanya merupakan perairan, namun tidak hanya negara kepulauan, salah satu negara di benua eropa yang sebagian kawasannya terdiri dari perairan, seperti sungai maupun laut, negara tersebut adalah Belanda atau Netherlands. Luas Belanda yaitu sekitar 4000 Ha, dan 20% dari luas negara merupakan kawasan yang berada di bawah permukaan laut, fakta tentanga pemanfaatan, pengelolaan, dan aksesibilitas pada negara perairan luas maupun kepulauan memiliki banyak kendala dalam prosesnya . Belanda merupakan negara yang sangat cekatan dan superior, dimana masyarakatnya sangatlah mandiri dan tekun dengan pekerjaan mereka. Dengan kondisi topografi daratan belanda yang pada umumnya dataran rendah mengakibatkan sumberdaya alam dan hasil bumi sangatlah minim mendorong negeri Belanda untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam ada dengan maksimal.

image001

Kincir angin merupakan teknologi yang telah digunakan mulai dari abad ke-5, teknologi yang menggunakan tenaga angin ini mulai tersebar ke benua eropa pada abad ke-14 setelah invasi inggris dalam perang salib, teknologi ini mulai berkembang di benua eropa pada saat itu. Keterbatasan lahan pembangunan mendorong pemerintahan Belanda untuk melakukan berbagai inovasi mutahir, maka pada abad ke-16 Belanda membuka sebuah proyek besar yaitu reklamasi daratan, gagasan tersebut menjadi tahap perluasan kawasan dan perkembangan industri belanda, pada saat itu seorang insinyur berjanama Jan Adriaenz leegwater diperintahkan untuk membangun sekitar 1000 kincir angin di Belanda, Pembangunan tersebut merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam pemanfaatan kincir angin dalam skala besar yang menjadikan teknologi tersebut menjadi salah satu maskot bagi Negeri Belanda.

image002

Pembangunan kanal (Dam) dimulai dari bagian tengah negeri belanda dan reklamasi daratan yang diawali dengan pengeringan kawasan rawa, danau, dan sungai, proses reklamasi daratan berjalan hingga bagian barat daya dan berakhir di bagian utara Belanda. Pengaturan kawasan perairan dari sungai hingga laut serta pengaturan drainase menjadikan lahan baru bagi belanda sehingga dibangun perkotaan, perkantoran, dan lahan pertanian. Pada abad ke-18 pengembangan teknologi kincir angin ini terhambat oleh gerakan separatis pada tahun 1815 sampai dengan 1830 sehingga sebagian wilayah belanda terlepas menjadi kawasan pemerintahan lain, dan di tahun 1835 terjadi banjir besar yang menewaskan banyak rakyat belanda dan juga menggenangi 9% lahan pertanian. Akhir abad ke-18, belanda kembali melakukan pengembangan dan inovasi teknologi kincir angin, hingga ditemukannya penghasil energi listrik menggunakan kincir angin, mengakibatkan peningkatan produktifitas industri-industri yang mendorong Belanda menjadi tahun industrial di saat itu.

Pengolahan pangan dan penyedia energi listrik dari teknologi kincir angin modern atau turbin angin mulai dimanfaatkan pada saat krisis pangan dan energi di era perang dunia dua, namum invasi penjajah di beberapa daerah di belanda mengakibatkan sistem pendidikan dan penelitian menjadi lumpuh, kota Rotterdam merupakan salah satu tempat yang dijadikan tempat jajahan. Kanal (Dam) merupakan salah satu aset pertahanan pada era perang dunia 2 mengakibatkan sulit menguasai seluruh daratan Belanda, dan pada tahun 1944 hingga tahun 1954 belanda dibebaskan oleh sekutu. Perkembangan penduduk, industri, dan teknologi setelah perang dunia 2 kembali pulih, sehingga pemerintah belanda membangun beberapa turbin di pantai utara untuk di pergunanakan sebagai pembangkit energi listrik, dan beberapa turbin angin yang berada di lahan pertanian yang difungsikan untuk pengolahan pangan serta mengatur drainase.

Pertumbuhan penduduk, industri, dan teknologi di negeri belanda hingga abad ke-19 menghasilkan inovasi baru dalam pengembangan teknologi kincir angin modern atau turbin angin, hingga awal tahun 1983, Henk Lagerwey seorang ilmuan yang bekerja sama dengan industri belanda berhasil mengembangkan turbin angin yang bernama WES (Wind Energy Solution). Turbin angin WES adalah inovasi yang dibuat untuk menghasilkan energy listrik dengan mengurangi biaya pengeluaran serta emisi karbon, maka dapat dikatakan bahwa inovasi yang dikembangkan semakin efisien. Turbin angin WES mulai digunakan sepenuhnya di belanda setelah inovasi dari Lagerwey ini dibeli oleh industri WES Belanda pada tahun 2004, dan pada abad ke-20 ini penggunaan turbin angin untuk lahan pertanian di tingkatkan. Pengembangan teknologi kincir angin modern saat ini berfokus kepada penggunaan yang efisien dengan menaikan kapasitas energy yang dihasilkan.

image004

Inovasi teknologi belanda khususnya kincir angin yang telah di kembangkan menjadi turbin angin merupakan salah satu inovasi yang mendunia, ada juga beberapa inovasi lain yang berkembang dan bersaing di Negeri kincir angin tersebut, seperti industri pembangkit listrik tenaga surya, dan biokarbon, hal ini sebaliknya menutupi kelemahan dari turbin angin yang juga menjadi energi alternatif bagi kebutuhan negara. Penggungaan kincir angin hingga sekarang telah menjadi kombponen penting untuk teknologi penggunaan lain, seperti mengatur tata air dengan sistem kanal (Dam), pengelolaan daratan dalam upaya pencegahan banjir, dan penghasil energi listrik, merupakan inovasi yang saling berkaitan.

Pada tahun 2013 belanda berada pada urutan keempat dalam Global Innovation Index, dan pada tahun 2014 belanda berada pada peringkat kelima, salah satu faktor penyebabnya adalah berkurangnya penggunaan kincir angin dalam pengelolaan energi listrik di negara kincir angin tersebut, penyebab utama dari berkurangnya penggunaan kincir angin adalah perubahan iklim global. Pengaruh perubahan iklim global terhadap pola tiupan angin yang berubah-ubah mengakibatkan kinerja dari teknologi angin ini mejadi tidak efisien, hingga berimbas pada pengembangan dan pengelolaan dalam berbagai sector seperti Agrikultur, industri kimia, energi, industri teknologi tinggi, hortikultura, ilmu pengetahuan dan kesehatan, pangan, dan Air. Berbagai solusi masalah yang ditemukan menjadikan belanda tidak kalah dengan negara-negara tetangga, dari persaingan dunia Seperti industri teknologi tinggi. Penghasil energi seperti kincir angin yang menjadi penunjang dalam berbagai sektor pengelolaan, menjadikan belanda sebagai negara yang inovatif di mata dunia.

image005

Sejak berabad-abad yang lalu ketika kincir angin diperkenalkan ke daratan eropa, belanda merupakan salah satu negara yang juga menggunakan kincir angin dalam pengelolaan pangan, rakyat Belanda sangatlah mandiri dan tekun dalam pengelolaan lahan mereka sehingga produktifitas dan perdagangan belanda pada Zaman dulu sangatlah tinggi, hal ini mendorong pertumbuhan negara, setelah perluasan daratan belanda idustri pun berkembang dan muncul inovasi baru, hingga kini penggunaan Energi angin sangat membatu pengembangan negara. Angin sebagai energy yang selalu tersedia saat siang dan malam dimanfaatkan sebagai pengendalian Air, peningakatan volume daratan, dan penghasil energi listrik, maka dapat dikatakan bahwa angin adalah energi alam yang berperan penting dalam perkembangan belanda hingga saat ini, karena itu kincir angin menjadi objek wisata yang ramai di kunjungi oleh semua orang yang datang ke Belanda. Itulah peranan penting Elemen kehidupan yang ada dan dimanfaatkan secara generatif dan efisien oleh belanda atau Netherlands.

Sumber:

http://www.hollandtrade.com/sector-information/energy/

https://www.youtube.com/watch?v=oQgulL_30n8

https://www.youtube.com/watch?v=rwjMk5Yu0eo

http://www.windenergysolutions.nl/wind-history

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda