234. Pipis Gratis ala Jalanan Holland (FINALIST)

Penulis : NUR LAILA LUBIS
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Buang air kecil (atau pipis) merupakan panggilan alamiah setiap orang untuk membuang limbah dalam tubuh. Menahan pipis tidak jarang dapat menimbulkan penyakit. Bagaimana bila seseorang kebelet pipis saat sedang bepergian, terlebih lagi ketika berwisata? Di Indonesia, mungkin kita akan mencari toilet umum yang ada di SPBU (kadang dengan pungutan biaya) atau menumpang gratis di rumah makan, minimarket, atau bahkan toko kecil di pinggir jalan.

Namun, tidak demikian di Belanda. Pipis mejadi kegiatan yang istimewa karena sulit menemukan tempat yang memperbolehkan orang menumpang pipis gratis. Biasanya sebuah bar, restoran, atau toko mengenakan biaya sebesar 50 sen hingga 1 euro untuk menumpang pipis. Itulah yang kemudian membuat Pemerintah Belanda menyediakan Urinal atau Tempat Pipis Gratis yang tersebar di beberapa kota di Belanda.

image003

Tempat Pipis Gratis dengan teknologi tertinggi yang ada di Amsterdam, Belanda, adalah “Urilift”. Tempat pipis berbiaya $75.000 dolar tersebut terbuat dari stainless steel setinggi dua meter yang dibagi menjadi tiga kompartemen sehingga dapat digunakan sekaligus oleh tiga orang. Namun, tempat pipis ini hanya terdapat pada malam hari sejak pukul 22.00. Sementara pada pagi hari, yang tampak hanya seperti piring melingkar penutup lubang.

image005
Tempat Pipis Gratis di Red Light District pada Abad ke-17

Jauh sebelum “Urilift” dibangun, Belanda sudah mempunyai Tempat Pipis Gratis yang dibangun pada abad ke-17. Asal muasal tempat pipis gratis ini adalah banyaknya bar yang menyediakan bir di seputar Red Light District (RLD), Amsterdam. Pada malam hari, Red Light District menjadi sangat ramai oleh sekelompok laki-laki dan perempuan yang berlalu lalang. Yang terjadi kemudian adalah ditemukannya sisa-sisa urin di dinding-dinding dan sudut-sudut jalan.

image009
Krul, Tempat Pipis Melengkung

Setelah “Urilift”, Tempat Pipis Gratis dengan desain baru lahir di Amsterdam, Belanda, pada 1880. Tempat Pipis Gratis berbentuk melengkung tersebut terkenal dengan nama “Krul”. “Krul” tersedia dalam dua pilihan, yakni yang bisa memuat satu orang dan dua orang.

Tempat Pipis Gratis di Belanda dibuat bukan hanya sebagai fasilitas umum bagi warga maupun turis, namun ada keuntungan di balik itu. Flush (alat bilas) dibuat khusus sehingga mengurangi jumlah air yang dipakai untuk membilas. Dengan demikian, Tempat Pipis Gratis ini dapat turut melestarikan lingkungan.

Belakangan ini, Belanda tidak hanya memiliki Tempat Pipis Gratis yang permanen, namun juga yang temporer yang dapat dipindahkan sewaktu-waktu. Tempat Pipis Gratis temporer akan disediakan lebih banyak pada waktu-waktu tertentu, seperti festival, konser, dan perayaan-perayaan besar.

image008

Ide memang bisa datang entah kapan dengan berbagai alasan. Begitu juga saat Pemerintah Belanda kemudian memaksimalkan fungsi Tempat Pipis Gratis demi pelestarian lingkungan. Pada Desember 2013, Pemerintah Belanda mendirikan Tempat Pipis Gratis dalam jumlah banyak di sebuah taman di Amsterdam. Pejabat Pemerintah Belanda maupun penduduk lokal mengambil peran dalam kegiatan buang air kecil bersama tersebut.

image020

Bukan tanpa sebab kegiatan itu diselenggarakan. Tak lain karena Pemerintah Belanda memanfaatkan urin tersebut untuk membuat pupuk pertanian lokal. Fosfor yang diekstraksi dari urin yang terkumpul, dialirkan ke sebuah bangunan beratap hijau. Kemudian urin tersebut akan diluncurkan untuk pemulihan tanaman baru. Menurut pejabat setempat, kumpulan air seni tersebut bahkan bisa menyuburkan tanaman pada 10.000 lapangan sepak bola.

Gagasannya berawal karena fosfor dari urin menyebabkan masalah, yaitu membentuk kristal yang kemudian menyumbat pipa lokal. Karena Pemerintah Belanda berpikir bahwa fosfor diperlukan untuk bertahan hidup namun produk tersebut terbatas, maka kemudian dikembangkanlah sebuah perangkat untuk mengekstraksi urin menjadi fosfor.

Tempat Pipis Gratis semula hanya bisa digunakan oleh pria. Namun dengan bantuan Female Urination Device (FUD) atau perangkat buang air kecil perempuan, maka Tempat Pipis Gratis kini juga bisa digunakan oleh perempuan.

image007
Female Urination Device (FUD) Perempuan menggunakan FUD pada Tempat Pipis Gratis

FUD mulai muncul di pasar pada 2005, yang diperuntukkan membantu perempuan saat beraktivitas di luar ruang dan kesulitan menemukan toilet untuk perempuan. Kegiatan luar ruang tersebut biasanya seperti berkemah, festival, dan perjalanan panjang dengan mobil.

FUD dibuat dalam berbagai desain dan bahan, seperti plastik, karet, silikon, dan kertas. Selain itu, perangkat tersebut juga dapat dipakai untuk kebutuhan medis, kegiatan militer, dll.
Tempat Pipis Gratis yang ada di Belanda memang cenderung lebih berpihak pada laki-laki. Namun ada beberapa Tempat Pipis Gratis semi-tertutup atau tertutup yang bisa digunakan oleh perempuan, seperti di Vondelpark, Amsterdam dan Rotterdam.

image006

Meskipun Tempat Pipis Gratis lebih banyak dimanfaatkan oleh pria, namun hal tersebut telah banyak membantu mengurangi terjadinya kecelakaan akibat kesulitan menemukan toilet. Pasalnya, setiap tahun rata-rata 15 orang meninggal saat buang air kecil di kanal Amsterdam, terutama pada malam hari. Gelapnya malam disertai dengan kondisi mabuk, seseorang dengan sangat mudah kehilangan keseimbangan dan kemudian terjatuh saat pipis di kanal. Sebagai contoh, pada April 2011, polisi menyeret keluar 4 mayat di dalam saluran sekitar Leidseplein.

Kepedulian warga Belanda akan ketersediaan toilet umum bahkan menciptakan sebuah organisasi yang bernama the Dutch Toilet Organisation (DTO). DTO memiliki dua tujuan, yaitu untuk menyediakan toilet umum yang mudah diakses di Belanda dan membuat ketersediaan toilet bersih di negara bagian ketiga.

Karena itu, bila Anda jalan-jalan ke Belanda—apalagi bila Anda seorang pria, jangan khawatir saat kebelet pipis. Sebab di jalanan Holland, seorang turis bisa pipis gratis!

Sumber:

http://www.fastcoexist.com/3022496/these-urinals-turn-pee-into-fertilizer-for-local-food

http://whatsupwithamsterdam.com/urinals/

http://eytanuliel.com/2014/06/12/my-top-ten-toilets/

http://en.wikipedia.org/wiki/Female_urination_device

http://www.aliexpress.com/popular/female-urinal-camping.html

http://www.eurocheapo.com/blog/going-dutch-where-to-find-public-restrooms-in-amsterdam.html

http://www.expatica.com/nl/insider-views/Everything-you-never-wanted-to-know-about-Dutch-toilets_103358.html

http://polaroidmondays.blogspot.com/2014/07/more-potty-talk.html

http://www.amsterdamlogue.com/urinals-in-amsterdam-an-unusual-tourist-attraction-of-sorts.html