246. Belanda Menyulap Air Kencing Menjadi Sumber Energi Alternatif Masa Depan

Penulis : NUGROHO SYAHPUTRA
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Air kencing atau urin. Iyuh.. mendengarnya saja sudah membuat kita jijik. Tapi bayangkan, jika hal yang kita anggap tidak berguna mampu menghasilkan sesuatu yang besar. Contohnya urin, yang sekiranya dianggap sebagai limbah dan tidak berguna ternyata dapat menjadi sumber energi alternatif masa depan.

Andreas Glesen dan para ilmuwan yang berasal dari Universitas Teknologi Delft dan lembaga penelitian DHV di Belanda, mengungkapkan bahwa sebuah generator yang dibangkitkan oleh urin mampu untuk memasok energi setara 110 ribu Megawatt di 30 ribu rumah atau seluas satu kota kecil. Jika produksi urin ditingkatkan, para periset memprediksi daya yang dipasok bisa digenjot hingga lima kali lipat. Dan ini yang terpenting, tak cuma bisa dipakai untuk memasak, “energi kuning” ini dapat digunakan sebagai BBM alternatif untuk menggerakkan mobil bertenaga listrik.

image002
Ilmuwan Belanda mengembangkan urin alias air seni manusia sebagai energi alternatif pengganti BBM (http://sorot.news.viva.co.id/news/read/302369-bbm-air-seni)

Dan Dr. Jac Wilsenach, salah satu senior CSIR Natural Resources and Environtment pun berpendapat bahwa seharusnya kita melihat urin tersebut sebagai sumber daya altenatif ketimbah limbah yang tidak berguna, sehingga pemanfaatan limbah untuk menciptakan energi alternatif dapat diwujudkan dengan perkiraan jumlah pasokan urin yang tidak akan pernah habis.

Apa rahasianya urin dapat dijadikan sumber energi listrik? Sebenarnya proses mengubah urin menjadi sumber energi alternatif ini cukup sederhana. Prinsip dasarnya, urin yang mengandung senyawa amonia dipanaskan secara perlahan. Setelah berubah menjadi gas amonia, lalu dimasukkan ke dalam generator untuk membangkitkan sel bahan bakar (fuel cell), yang akan digunakan untuk memproduksi energi lisrik. Asalkan pasokan urin selalu tersedia, maka energi listrik bisa diproduksi terus-menerus. Tidak seperti energi yang dikonversi dari angin dan matahari, BBU tak bergantung pada kondisi alam. Untungnya lagi, bahan sisa pemrosesan urin, berupa asam fosfat, bisa digunakan untuk membuat pupuk urea yang tak berbahaya, karena tak mengandung bahan kimia.
Menurut Wilsenach, sebagai limbah kebanyakan urin mengandung 80 persen nitrogen, 50 persen fosfat, dan 70 persen potasium. Untuk memisahkan zat-zat itu dari air urin diperlukan toilet pemisah khusus. Maka, dia pun menciptakan toilet spesial yang diberi nama “NoMix”. Kendalanya, untuk mendapat bahan baku urin segar, jutaan rumah harus dibuat untuk mengganti toilet lama mereka dengan Nomix. Ini tentu bukan pekerjaan mudah.

Wilsenach tak hilang akal. Bekerja sama dengan pemerintah lokal Belanda, dia akan memasang “NoMix” di tempat-tempat umum: di blok perkantoran, sekolah, mal, dan bandara. Di area publik itu urin melimpah ruah, dan selama ini terbuang percuma. Dari situlah terbuka lebar untuk memproduksi energi alternatif dari urin jadi terbuka lebar.

image003
Ilustrasi (http://www.harianaceh.co/read/2012/05/28/29506/air-seni-bisa-jadi-bbm)

Bayangkan apabila teknologi ini terus dikembangkan, maka betapa menguntungkan penggunaan energi alternatif ini dijalankan dengan memanfaatkan urin kita. Setiap hari ada ratusan bahkan jutaan liter urin yang dapat kita manfaatkan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan hidup sehari – hari. Ibaratnya, selama orang – orang di bumi masih membutuhkan toilet sebagai tempat pembuangan urin, maka selama itulah energi listrik yang berasal dari urin mampu tersedia.

Energi alternatif bio-fuel ini juga cukup menjanjikan disebabkan sumbernya tidak terbatas dan selalu terbarukan, karena setiap manusia dan hewan pasti membuang air seni atau kencing. Lalu penggunaan energi alternatif ini juga lebih baik dari pada energi alternatif angin dan energi surya yang sumbernya bergantung dengan kondisi alam. Bahkan dengan energi alternatif air seni ini, kita tidak perlu mahal-mahal membeli sel surya yang penjualannya di negara kita masih dominan mengimpor dan harganyapun masih relatif mahal. Jadi, Indonesia harus menunggu apalagi untuk mengatasi krisis listrik? Sudah ada BaBAS (Bahan Bakar Air Seni) sebagai solusinya. Jadi, tidak usah takut kalau lupa membawa charger handphone, pemadaman listrik bergilir yang sering terjadi, bahkan kalau persediaan bensin di bumi habis sekalipun, karena selama ada air kencing maka berbagai alat elektronik bahkan mobil sekalipun dapat terus menyala untuk memenuhi kebutuhan kita.

Referensi:

http://sorot.news.viva.co.id/news/read/302369-bbm-air-seni

http://indonesian.irib.ir/editorial/cakrawala/item/42717-Solusi_BBM_dari_Air_Seni

http://writingcontest-total.bisnis.com/artikel/read/20150325/404/415490/listrik-kritis-air-seni-solusinya

http://muda.kompasiana.com/2012/04/07/menakjubkan-belanda-berhasil-mengubah-air-kencing-menjadi-energi-alternatip-pengganti-bbm-453100.html

http://www.harianaceh.co/read/2012/05/28/29506/air-seni-bisa-jadi-bbm