266. Sekisah Bijak dari Tanah Seberang

Penulis : Mirdha Arina Sabila
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

image001

Sadar akan kenyamanan yang merupakan subtansi utama penyokong kehidupan diperhatikan betul oleh masyarakat Belanda. Permasalahan sampah juga menjadi hal yang sangat diperhatikan, termasuk penggunaan dari kantong-kantong belanjaan yang biasanya terbuat dari bahan yang sukar terurai. Sejak lama mereka menerapkan mekanisme sederhana yang bisa disebut sebagai inovasi, kenapa disebut inovasi? Karena banyak negara-negara lain yang belum menerapkan hal ini, termasuk Indonesia.

Swalayan-swalayan atau tempat-tempat yang menjual barang kebutuhan sehari-hari tak menyediakan pembungkus plastik secara gratis untuk membungkus barang-barang belanjaan, yang harus kita lakukan apabila berbelanja kebutuhan sehari-hari di swalayan adalah membawa kantong belanjaan sendiri, karena tak satu pun toko model swalayan di Belanda akan serta-merta membungkuskan belanjaan anda dengan kantong yang mereka sediakan. Melainkan kita harus membawa kantongnya sendiri untuk lalu membungkusnya secara independen tanpa bantuan pelayan kasir, fungsi kasir di Belanda hanyalah menghitung harga dari belanjaan kita saja, tidak ada servis ekstra seperti yang biasanya diterapkan swalayan di Indonesia.

Hidup di Belanda tentunya banyak pelajaran bijak yang akan didapatkan, pelajaran-pelajaran tersebut biasanya hadir dalam dimensi yang sederhana namun memiliki efek yang luar biasa baik untuk masa depan. Contoh kecil adalah aturan yang melarang swalayan untuk menyediakan wadah untuk belanjaan, langkah tersebut sangatlah tepat-guna, karena produktifitas sampah bisa dikurangi.

Negara-negara di belahan dunia lain seperti Indonesia kini sedang disibukan dengan isu-isu penanggulangan sampah, bahkan LSM-LSM didirikan untuk mencari solusi yang tepat untuk penanganan sampah yang tepat-guna. Sungai, jalanan, dan ruang-ruang publik tak lekang dari keberadaan sampah di Indonesia, bahkan sampah menjadi faktor penyebab dari banjir hingga longsoran sampah yang pernah terjadi dan menewaskan ratusan jiwa. Isu-isu sampah hingga kini sulit terelakkan dari Indonesia, namun berbeda halnya dengan Belanda, sebagai negara maju pemikiran mereka telah jauh ke depan, dan fokus mereka kini bukan tentang hal-hal sederhana, karena hal-hal sederhana seperti penanggulangan sampah sudah ditemukan solusinya sejak lama.

Mereka orang-orang Belanda sangat menghargai tanah sebagai sumber kehidupan, sehingga kondisi tanah mereka jauh sekali dari isu-isu pencemaran, baik itu limbah padat maupun limbah cair. Penggunaan kantong belanjaan yang terbuat dari plastik juga bisa ditekan, karena ketika hendak berbelanja kita mesti membawa wadah masing-masing. Selain itu budaya disiplin dan rasa memiliki yang tinggi terhadap tanahnya menjadikan mereka orang yang bertanggung jawab dan tidak membuang sampah sembarangan. Tentu kebiasaan seperti itu sangat sulit kita temukan di Indonesia.

Kebijakan adalah teladan yang sepatutnya kita contoh dari Belanda, secara teknologi inovasi yang dimiliki Belanda di masa kini tentunya sudah sangat maju dibanding Indonesia, selain itu Indonesia akan sangat sulit mensejajarkan kemajuan teknologi seperti Belanda, namun Indonesia tentunya masih berkesempatan untuk meneladani hal-hal sederhana yang telah diinovasikan Belanda sejak lama, pelarangan dalam menyediakan kantong plastik pada swalayan, minimarket hingga toko-toko kelontong bisa diadaptasi di Indonesia dengan bantuan dari regulasi pemerintah, namun yang terpenting adalah mencontoh kedisiplinan yang melekat pada bangsa Belanda, karena regulasi sekuat apa pun tak akan ada dampaknya apabila tidak sejalan dengan perilaku masyarakatnya.
________________________________________
*Catatan penting: tulisan ini berdasarkan analisis dari penulis sendiri, tidak bersumber dari mana pun, dan sifatnya adalah pengetahuan daripada akumulasi pengalaman membaca penulis yang berwujud pemahaman.
Daftar referensi gambar: http://www.groningenlife.nl/uploads/fckconnector/b1cf131b-dad5-489a-85f7-576b38cfd9e9 Diakses pada 23/04/2015 Pukul: 08.57