281. QUADCOPTER FOR DAMS

Penulis : HERMON TEGUH JAY MALEWA
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Air merupakan senyawa yang sangat penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi. Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi. Air merupakan zat cair, salah satu dari 3 zat yang diketahui di dunia ini, disamping zat padat dan zat gas. Dalam kimia, air atau H20 juga memiliki ketiga fase, yaitu fase liquid dalam bentuk air, fase solid dalam bentuk es, dan fase gas dalam bentuk uap air.

image003

Siapa di sini yang bisa hidup tanpa air? Banyak sekali hal yang kita lakukan dengan air, antara lain:
• Air selalu kita konsumsi setiap hari, khususnya air putih untuk minum. Tubuh manusia mengandung 55% hingga 78% cairan, tergantung dari ukuran tubuh.
• Air digunakan untuk kepentingan irigasi agrikultur, sebagai komponen penting dalam pertumbuhan tanaman.
• Air digunakan untuk kepentingan standard saintifik untuk menentukan besarnya satuan gram dan sebagai medium yang biasa digunakan untuk mengamati suhu.
• Air digunakan untuk mencuci, hampir semua benda kotor kita cuci menggunakan air, dari mandi, mencucu baju, mencuci piring, dan lain sebagainya.
• Air digunakan untuk transportasi. Perkembangan perkapalan di Indonesia berawal dari masa pemerintahan Belanda, lalu mengalami banyak kemajuan setelah Indonesia merdeka, dibawah kepemimpinan menteri riset dan teknologi, bapak B.J. Habibie.
• Air digunakan untuk kepentingan sains dan teknologi, air dalam bentuk gas, yaitu uap air, digunakan untuk menggerakkan turbin pada PLTA.
• Air digunakan untuk kepentingan kimiawi, yaitu sebagai pelarut utama zat cair dalam melakukan reaksi kimia.
• Air digunakan untuk memadamkan api.
• Air digunakan untuk sektor pariwisata, zona perairan di laut digunakan sebagai sarana rekreasi bagi penyelam.
• Air digunakan untuk kepentingan produksi makanan, seperti untuk mengukus dan merebus makanan.
Banyak sekali bukan kegunaan air? Hidup kita setiap hari hampir selalu berkaitan dengan air. Dan tidak sedikit pula yang menjadikan air sebagai media untuk berinovasi. Apalagi kalau kita berbicara tentang negara yang identik dengan dam. Belanda, negara yang selalu berkutik dengan inovasi-inovasi di bidang perairan.
Sistem Kontrol Banjir di Belanda
Sistem kontrol banjir menjadi permasalahan yang sangat penting bagi Belanda. Sekitar 60% daerah di Belanda merupakan daerah yang rawan banjir. Padahal, negara Belanda tergolong negara yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Oleh karena itu, tanggul buatan, ¬dam, floodgates, menjadi usaha Belanda untuk melawan kebanjiran dan pasang laut. Sejauh ini, Belanda telah melakukan 2 usaha signifikan dalam mengatasi kebanjiran, disamping pembangunan waduk buatan.

Zuiderzee Works
Zuiderzee Works juga merupakan inovasi tanggul buatan yang bekerja dengan system drainase, dan diklaim sebagai proyek teknik hidraulik terbesar di Belanda pada abad ke-20. Tanggul ini memiliki panjang 19 mil dan melintasi arus Laut Utara. Proyek ini dimulai pada tahun 1927 dan selesai pada tahun 1932.

image005

Delta Works
Delta Works merupakan proyek yang lebih modern dibandingkan Zuiderzee Modern. Delta Works adalah sebuah proyek besar jangka panjang untuk membangun rangkaian dam untuk mengatasi banjir di wilayah delta dan daerah sungai di Belanda. Proyek ini terdiri dari bendungan, tanggul, pintu air dan barrier pemecah gelombang, yang bertujuan untuk memperpendek garis pantai dan mengurangi kuantitas dam konvensional yang sebelumnya ingin dibangun. Proyek ini dimulai atas dasar penelitian yang menemukan bahwa beberapa wilayah di Belanda terancam bahaya banjir besar ketika terjadi hujan badai dan pasang naik, yaitu daerah delta hilir sungai Rhine, Meuse dan Schelde. Proyek ini dimulai pada tahun 1958 dan terus mengalami perkembangan dan penambahan di delta-delta yang lain hingga tahun 1997.

image008

Quadcopter

Proyek-proyek yang hebat bukan? Banyak sekali hal-hal yang menarik dan menggoda orang untuk mempelajari system perairan di Belanda. Tidak hanya sebagai waduk biasa, keberadaan setiap waduk selalu ada tujuannya, ada yang sebagai pembangkit listrik, sebagai penahan banjir, sebagai pintu air, dan lain sebagainya. Kedua hal tersebut adalah proyek insinyur, dan sangat memerlukan pemantauan yang berkala dan simultan untuk mengkaji proyek tersebut secara real-time. Sementara, iklim terus mengalami perubahan, apalagi di era global warming ini. Hal tersebut juga berpengaruh pada peningkatan tinggi pasang air laut. Sehingga proyek tersebut juga harus ditingkatkan kinerja dan daya tahannya. Pada 1 Februari 1953 badai angin yang diluar perhitungan dan berasal dari Laut Utara mendorong air laut setinggi 16 kaki menuju tanggul yang tengah berkondisi rusak akibat Perang Dunia II dan menghancurkannya, menenggelamkan daratan sejauh 40 mil dan menyebabkan sebanyak 2000 korban jiwa meninggal. Akibat bencana tersebut, tahun 1958 Belanda terdorong untuk membangun tanggul penahan lainnya di daerah selatan. Selama hampir 30 tahun mereka membangun tanggul didalam tanggul. Lalu pada tahun 1996, pemerintah ternyata mengalami kerepotan untuk menperbaharui dan memperkuat daya tahan Delta Works. Sehingga proyek pengembangan tersebut dijalani dengan waktu yang relatif lama, hingga tahun 2015 ini. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan inovasi yang menurut saya bisa menjadi opsi yang patut dipertimbangkan untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurut saya, inti dari kurang maksimalnya kerja bendungan adalah karena update-nya informasi. Untungnya, zaman sekarang, kemampuan informasi dan teknologi juga kemampuan jaringan sudah semakin baik. Tapi menurut saya, kita juga tidak boleh meninggalkan cara konvensional, yaitu memantau langsung ke tempat dam. Memang akan sangat melelahkan dan merepotkan. Oleh karenanya, kita juga tetap menggunakan kemampuan teknologi modern. Salah satunya, kita bisa menggunakan drone yang cukup terkenal, yaitu Quadcopter, untuk memantau secara fleksibel di seluruh sudut bendungan. Jika hanya dengan kamera pengawas, informasi yang kita dapatkan sangat terbatas dengan sudut kamera. Jika dengan menggunakan Quadcopter yang dilengkapi dengan kamera, kita bisa lebih leluasa memantau seluruh sudut bendungan, termasuk jika misalnya ada kerusakan di bagian dalam bendungan yang sulit dijangkau kamera pengawas dan mata manusia. Kita bisa memaksimalkan fungsi kerja quadcopter untuk memantau daerah-daerah terpencil, yang jauh dari mata manusia, bahkan bisa menghitung tinggi air untuk diprediksi apa yang terjadi selanjutnya. Dengan begitu, kita bisa lebih banyak mendapat informasi aktual mengenai fungsi kerja bendungan yang ada, dan akhirnya kita dapat segera mengatasi kemungkinan-kemungkinan yang buruk, seperti rusaknya bendungan dan lain sebagainya. Menurut saya, ini bisa menjadi inovasi yang prospektif untuk memperkuat kualitas bendungan yang menjadi ciri khas negara Belanda.

Sumber
The World Factbook. https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/xx.html#Geo. Diakses pada 24 April 2015.
What percentage of the human body is composed by water? http://www.madsci.org/posts/archives/2000-05/958588306.An.r.html. Diakses pada 24 April 2015
Delta Works/Zuiderzee Works Facts. http://www.softschools.com/facts/wonders_of_the_world/delta_works_zuiderzee_works_facts/136/. Diakses pada 25 April 2015.
Delta Werken. http://www.deltawerken.com/en/10.html?setlanguage=en. Diakses pada 25 April 2015.