283. Ngeri! Ini yang membuat dunia berdecak kagum pada belanda

Penulis : MUHAMMAD L ALDI
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

”small country with big achievements” (negara kecil dengan prestasi besar). [1]
Itulah salah satu kalimat yang mungkin bisa melukiskan betapa luar biasanya negara kecil yang bernama belanda dalam melakukan terobosan maupun inovasi yang mampu membuat dunia berdecak kagum.
Negara belanda merupakan negara yang terletak di benua eropa dan tergolong kedalam negara kecil, karena hanya memiliki luas daratan sebesar 33.893 KM2 [1]. Maka, jangan bandingkan luas negara belanda dengan luas daratan indonesia yang mencapai 189.075.4000 ha [2]. karena tentu luasnya sangat jauh berbeda. Tapi, meskipun tergolong kedalam negara kecil, belanda justru jauh lebih mampu mengolah kreativitas, inovasi, SDA dan SDM nya dengan optimal dibanding negara besar lainnya. Sehingga, sepertinya kita pantas untuk mencari jawaban lebih jauh, mengapa negara kecil seperti belanda bisa melakukan berbagai inovasi di berbagai elemen penting kehidupan?

Jawabannya, tentu sangat sederhana. Ialah ketekunan dan tekad. Ya, sesederhana itulah alasannya. Namun, jangan keliru. Dibalik jawaban sederhana tersebut, tersimpan jutaan hikmah yang kini hasilnya telah dinikmati oleh belanda. Buktinya, sepak terjang belanda berhasil membuat impact yang luar biasa terhadap peradaban ilmu pengetahuan dunia khususnya dibidang pengetahuan energi terbarukan dan penerapan teknologi yang berbasis green living. Yang menarik, bukan hanya elemen energi air dan angin saja yang mereka kuasai, elemen energi api pun demikian. Misalnya di sektor energi panas matahari (solar thermal energy).

Meskipun iklim belanda termasuk kedalam iklim negara dengan tingkat paparan sinar matahari yang cukup rendah karena hanya mendapat 35% radiasi langsung sinar matahari [3]. Namun, belanda justru lebih mampu mengoptimalkan panas matahari dengan baik. Hal tersebut disebabkan oleh ketekunan dan tekad yang kuat dari bangsa belanda untuk merubah keadaan. Dari negara yang serba kekurangan, menjadi negara yang serba berkecukupan bahkan mungkin bisa digolongkan sebagai negara yang serba kelebihan pasokan energinya.

Buktinya, tengok saja penyajian data dari TenneT [4] tentang produksi listrik di belanda. Dari tahun ke tahun, produksi listrik di belanda semakin bertumbuh pesat. Di sisi lain, data ini juga menunjukkan bahwa belanda memainkan peran penting di pasar Eropa barat dalam menjaga keamanan pasokan dan memfasilitasi pasokan energi secara berkelanjutan. Senada dengan apa yang telah dipaparkan oleh TenneT, Energy Information Administration (EIA) [5] juga mencatatkan pertumbuhan produksi energi belanda yang signifikan sejak beberapa tahun belakangan. Selain lini produksi listrik, belanda juga memainkan peran dalam sektor ekspor listrik. Hal tersebut ditegaskan kembali dari data TenneT di dalam laporannya, bahwa potensi ekspor listrik belanda terus berkembang dari waktu ke waktu [4].

Menarik memang, melihat tumbuh pesatnya sektor produksi listrik di belanda. Namun, dibalik itu semua sesungguhnya ada hal menarik yang menjadi pertanyaan kita bersama. Yakni adakah korelasi antara “tekad”, “ketekunan” dan “energi”?

Ya, untuk menjawab pertanyaan diatas, sebenarnya kita bisa menelusuri jejak sejarah belanda dalam memulai langkah emas nya. Jejak tersebut dimulai tahun 1972 dimana “tekad” dan “ketekunan” telah diperlihatkan oleh Prof. Kees C. Daey Ouwens dalam risetnya di tahun 1972 hingga 1974 tentang energi matahari.

image001

Kala itu, kali pertama dalam sejarah negeri oranye itu, untuk serius menggarap potensi dari energi panas matahari. Salah satu faktor keseriusan belanda ialah karena dipicu krisis minyak pada tahun 1973 [6]

image003

Sehingga, membuat banyak kalangan berinisiatif untuk konsen menggarap sektor solar thermal energy sebagai salah satu sektor menjanjikan yang bisa memberi insentif nyata bagi negara kedepan.
Perjalanan pun dimulai, didasari riset cemerlang Prof Kees, pada tahun 1976, belanda makin serius menapaki jalan pengelolaan energi matahari dengan mendirikan The Dutch Section of the international solar energy society. Dua tahun berselang, belanda pun meresmikan program skala nasional pertamanya di bidang pengembangan sistem solar thermal energy berupa produk Sel surya atau dikenal dengan nama sel photovoltaic (PV) .

image005

Produk tersebut pun semakin dikembangkan dan mulai diperkenalkan ke pasar pada tahun 1990 untuk dikomersialisasikan untuk pertama kalinya dalam bentuk Solar Water Heater (SHW) atau pemanas air. Hasilnya pun menggembirakan, dari penjualan semula pada tahun 1990 sejumlah 700 produk, setahun kemudian angka penjualan langsung meningkat drastis menjadi 2200 produk. [3].

image007

Dan itulah jejak sejarah mengapa bangsa belanda makin mantap menggarap bidang pengelolaan energi panas matahari. Cukup sampai disana, sekarang kita kembali lagi ke masa kini. Salah satu bukti nyata tekad dan ketekunan tersebut yang kini telah berbuah manis adalah lahirnya Organisasi unik yang ada di belanda, yakni Holland Solar. Holland Solar didirikan pada tahun 1983 dan merupakan organisasi yang menaungi berbagai Perusahaan yang bergerak dibidang Industri energi panas matahari. Organisasi ini beranggotakan perusahaan-perusahaan spesialis pemasok, produsen, installer, konsultan hingga arsitek yang jika ditotal lebih dari 100 perusahaan . [7]

Hasil kerja dari organisasi tersebut juga tidak main-main. Banyak inovasi yang telah diterapkan di negeri mereka bahkan hingga menembus pasar internasional. Kiprah organisasi tersebut pun semakin memposisikan bahwa belanda semakin kuat menyihir dunia dengan mahakaryanya. Buktinya, lihat saja sederet foto-foto inovasi dibawah berikut :

image009

image011

image013

image015

Belum berhenti sampai disana, seolah belum puas dengan kiprahnya di kancah nasional, Belanda pun unjuk gigi kepada dunia dengan mencetuskan program skala internasional bernama Energising Development (EnDev) bersama 5 penggagas lainnya yakni Australia, Jerman, Norwegia, Swiss Dan Kerajaan Inggris. Program ini bertanggungjawab untuk memajukan akses dunia terhadap energi terbarukan. Sepanjang keberjalanannya, Program ini telah bekerjasama dengan 24 negara yang tersebar di Asia, Afrika dan Amerika Latin. [8]

Bagaimana? Apa kamu sudah mengerti mengapa belanda begitu dikagumi dunia dengan segudang inovasi-inovasinya? tentu saja jawabannya sama seperti yang telah dijelaskan diawal, belanda hanya membutuhkan dua kata untuk mewujudkan semua gagasan itu: yakni ketekunan dan tekad.

Dengan ketekunan dan tekadnya serta didukung oleh perencanaan, legislasi, regulasi dan juga dukungan oleh semua elemen masyarakat, bukan tidak mungkin bagi belanda meracik formulasi sempurna dalam hal inovasi pengembangan energi terbarukan.
***
Masalah krisis energi sejatinya merupakan masalah bersama. Tak terkecuali bagi kita. Jika kita tidak segera bertindak untuk menanggulangi masalah tersebut bisa-bisa anak cucu kita tidak bisa lagi hidup dengan damai dan sejahtera.

Karena itu, siapkah kita untuk konsisten menjaga bumi ini dengan segenap tenaga kita? Sungguh, sinergi dan harmonisasi antara kita dan masyarakat dunia sangat dibutuhkan dan perlu dipadukan. Karena, tentu tidak mungkin bagi kita jika ingin merubah wajah dunia dengan (hanya) seorang diri.

Belanda sudah memulai sedari lama ikhwal merubah negara mereka. Lantas, bagaimana dengan indonesia dan kita? Ayo kawan! Agenda selanjutnya untuk kita sudah menanti! Berubah dan mengubah wajah dunia agar lebiih hijau adalah tugas kita! Tunggu apalagi? :)
-AL
END

Referensi
[1] Embassy of the Kingdom of the Netherlands in Beijing, Holland: Powered By Innovation, Press and Cultural Department, Beijing, China, 2005.
[2] Departemen Kehutanan RI, Booklet Data dan Informasi Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Data dan Informasi bersumber dari Statistik Kehutanan Indonesia tahun 2003, Pusat Inventarisasi dan Statistik Kehutanan Badan Planologi Kehutanan Departemen Kehutanan, NAD, 2004.
[3] Martin Kaltschmitt, Renewable Energy: Technology, Economics and Environment, Institute of Thermal Engineering Graz University of Technology; Intergra Software Services Pvt, Ltd., India; Austria; 2007.
[4] laporan the Security of Supply Monitoring Report yang disusun oleh operator transmisi listrik Tennet untuk departemen urusan ekonomi belanda, pertanian dan inovasi – http://www.tennet.eu/nl/?id=327 (diakses pada 18 April 2015 pukul 13.36)
[5] Data International Energy Statistics oleh U.S Energy Information Administration – http://www.eia.gov/countries/country-data.cfm?fips=nl (diakses pada 16 april 2015 pukul 18.20)
[6] The Netherlands and the Oil Crisis; Amsterdam University Press; 2004.
[7] http://www.hollandsolar.nl/hollandsolar.html (diakses pada 17 april 2015 pukul 19.22)
[8] Renewable 2014 Global Status Report; Renewable Energy Policy Network for the 21st Century; REN 21 Secretariat; Paris, Prancis; 2014.