344. Healthy Life with Bacterial Water

Penulis : Annisa Cahyani Putri
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Bakteri di dalam air bisa bikin kita sehat ? Aduuuh, kayaknya nggak mungkin deh. Bakteri di dalam air seperti coliform total, fecal coliform, dan E.coli itu dapat menyebabkan muntah-muntah, diare, bahkan kematian. Sangat menyeramkan ! Statistik dari WHO/UNICEF Joint Monitoring Programme for Water Supply and Sanitation menyebutkan bahwa sekitar 1,8 miliar masyarakat dunia mengkonsumsi air yang terkontaminasi bakteri jahat. Di sisi lain, hingga saat ini hampir semua masyarakat dunia hanya tahu kalau bakteri yang baik biasanya dipakai di produk makanan bioteknologi. Jadi apa sih maksud judul tulisan di atas ?

image002
Masih banyak masyarakat Dunia yang mengkonsumsi air tidak sehat

Nah, ini lho maksudnya. Air limbah yang berasal dari aktivitas apapun kini mudah diolah menjadi air bersih dengan bantuan bakteri. Lagi – lagi teknologi ini made in Holland lho sobat. Berkat dorongan hati dan kepedulian tinggi, para peneliti, organisasi, dan pemerintah turun tangan dan bekerjasama dalam menciptakan serta merealisasikan teknologi ini. Hal yang sangat baik untuk dicontoh oleh banyak negara, bukan ? Ternyata prinsip di bawah ini yang membuat masyarakat Belanda terus bergerak untuk berinovasi.

“We’re not a people who stay long with a problem. The Dutch have a capacity to see a dilemma for what it is and look for solutions”
Muriel Arts – co-founder SEAL Institute

Teknologi pengolahan air tersebut bernama Nereda. Nama ini diambil dari dewi laut Yunani, yaitu Nereides. Teknologi ini direalisasikan oleh TU Delft bekerjasama dengan Yayasan Belanda untuk Riset Air Terapan (STOWA), 6 Dewan Pengairan Belanda dan Royal HaskoningDHV setelah melalui riset selama 20 tahun. Nereda dikenal sebagai teknologi yang hemat dalam konsumsi energi dan pemakaian lahan yang digunakan untuk seluruh kegiatan operasionalnya.

image004
Logo Nereda

Ide cemerlang ini diawali dengan diskusi antara Prof. Mark van Loosdrecht dari TU Delft dan Prof. Peter Wilderer dari TU Munich pada suatu festival di Jerman. Saat itu mereka menyimpulkan bahwa sangat mungkin dilaksanakan suatu penelitian untuk menciptakan granula atau butiran limbah aerobik. Kemudian riset mengenai hal ini dimulai pada tahun 2000 oleh seorang mahasiswi doktoral, Merle de Kreuk yang dibimbing oleh Prof. Mark van Loosdrecht dalam bidang bioteknologi lingkungan. Bertempat di universitas yang sama Prof. Sef Heijnen juga melakukan riset mengenai aplikasi organisme hidup untuk proses produksi dan pemurnian.

image006
Prof. Mark van Loosdrecht, Merle de Kreuk, dan Prof. Sef Heijnen dari TU Delft

Nereda kini termasyhur sebagai salah satu teknologi pengolahan air yang inovatif, berkelanjutan, dan efisien. Proses pengolahan air limbah dilakukan menggunakan granula biomassa aerobik yang unik. Granula biomassa aerobik ini ternyata mengandung bakteri anammox yang membentuk butiran padat dengan kemampuan pengendapan yang super luar biasa. Hal yang tak kalah pentingnya dari bakteri ini adalah mereka bertugas untuk mengkonsumsi air limbah sehingga menghasilkan bola – bola padat kecil yang dapat tenggelam dengan mudah dan memisahkan diri dengan air bersih. Air langsung bersih seketika dan siap untuk dialirkan !
Fakta yang satu ini mengharuskan kita untuk mengucapkan “Terima kasih yang sebesar-besarnya” kepada bakteri anammox karena ternyata mereka telah berjasa membuang karbon organik, nitrogen, dan fosfat dari air limbah, sehingga kualitas air yang dialirkan pun memenuhi standar terbaik dengan total konsentrasi nitrogen dan phosporous kurang dari 5 mg dan 0,3 mg per liter. Hebat sekali bukan ?

image008
Butiran limbah berbakteri

image010
Hasil proses pemurnian air Nereda

Area pengolahan air Nereda pertama di dunia yang dioperasikan oleh Waterschap Veluwe ini dibuka pada tanggal 8 Mei 2012 oleh Pangeran Willem Alexander saat itu di Epe. Kini terdapat 10 area pengolahan yang sedang dikonstruksikan di Belanda, Portugal, dan Afrika Selatan. Pada saat yang bersamaan, terdapat 20 proyek yang sedang berada dalam tahap perencanaan di Australia, Brazil, Inggris, Polandia, Perancis, Jerman, Portugal, dan Afrika Selatan.

image012
Pangeran Willem Alexander saat itu mengamati cara kerja Nereda

image013
Area Pengolahan Air Nereda Pertama di Epe

image015

Dengan membawa tema Water for All, Belanda kini berupaya keras memberikan kontribusi untuk mencapai target UN Millennium Development Goals for Water and Sanitation. Teknologi Nereda dipercaya sebagai salah satu solusi yang dapat membantu permasalahan kelangkaan air bersih di seluruh dunia. Berawal dari keberhasilan tersebut, hingga saat ini sudah banyak sekali penghargaan yang diraih oleh para peneliti dan organisasi yang bekerja dalam proyek Nereda sejak tahun 2005 diantaranya :
2014 Muelheim Water Award 2014
2014 NWO Spinoza Prize
2014 IWA Project Innovation Honour Award 2014
2013 Dutch Water Innovation Award
2013 Accenture Innovation Award / Blue Tulip (category Energy & Chemicals)
2013 STW Simon Stevin Meester Prize
2012 Lee Kuan Yew Water Prize
2012 European Inventor Award (runner up)
2010 Energy Globe (national winner)
2009 SAICE Technical Excellence Award
2008 European Business Award for the Environment (runner up)
2007 Water Quality and Safety Award
2007 STW Simon Stevin Gezel Award
2007 Dow Energy Award
2006 Process Innovation Award
2005 Ingenuity Award

Serangkaian penghargaan yang telah diraih Nereda tersebut membuktikan bahwa masyarakat Belanda mampu menghantarkan keberhasilan penelitian dari sebuah laboratorium menjadi teknologi yang sangat bermanfaat untuk masyarakat di seluruh dunia. So, make your own idea, create great value !

Referensi :
• http://www.theguardian.com/sustainable-business/blog/dutch-companies-leading-sustainable-business
• http://www.royalhaskoningdhv.com/en-gb/projects/nereda-the-natural-way-of-treating-wastewater/106
• http://www.tnw.tudelft.nl/en/current/latest-news/article/detail/kroonprins-opent-zuiveringsinstallatie/
• http://tudelft.nl/en/current/university-magazines/delft-outlook/former-editions/2011/2011-3/achtergrond/purely-based-on-character/
• http://www.rhdhv.co.za/pages/posts/neredar-technology-promises-to-revolutionise-wastewater-treatment-179.php
• http://www.tudelft.nl/en/current/latest-news/article/detail/waterinnovatieprijs-2013-voor-tu-delft-en-partners/
• http://www.unwater.org/statistics/statistics-detail/en/c/260727/
• http://www.dutchwatersector.com/expertise/water-for-all/

Sumber Gambar :
• http://pondsforpeace.org/wp-content/uploads/2013/04/2-HAVE-A-DRINK.jpg
• http://www.royalhaskoningdhv.com/nereda/~/media/nereda/images/logos/nereda.jpg?w=554&h=198&as=1&bc=white
• http://www.dutchwatersector.com/uploads/2012/05/dws-epo-loosdrecht-kreuk-heinen-450px.jpg
• http://www.royalhaskoningdhv.com/~/media/royalhaskoningdhvcorporate/images/innovation/general-layered-nereda-granule.jpg?la=en-gb
• http://www.royalhaskoningdhv.com/~/media/royalhaskoningdhvcorporate/images/projects/water/nereda01.jpg?la=en-gb
• http://www.refdag.nl/polopoly_fs/waepe1_1_642622!image/4116187565.jpg
• http://www.dutchwatersector.com/uploads/2012/05/dws-nereda-epe-commissioing-overview-525px.jpg
• http://www.techweez.com/wp-content/uploads/2010/10/water-for-all.jpg