365. ABRAKADABRA ALA NOORTJE ZIJLSTRA

Penulis : Indah Restiananingrum
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Masih ingat kan beberapa waktu lalu heboh penjualan ayam tiren di beberapa daerah. Ada juga pedagang yang memakai bangkai hewan lainnya seperti tikus sebagai bahan dasar pembuatan bakso. Dengan dalih harga daging sapi mahal jadi mereka memilih alternatif ini untuk meraup untung banyak dengan pengorbanan sekecil-kecilnya. Mengolah bangkai hewan untuk dikonsumsi kembali dan diperjualbelikan jelas tindakan yang melanggar hukum. Jangan ditiru ya guys!

Terlepas dari penyalahgunaan bangkai hewan yang tak semestinya itu. Sebenarnya ada cara menarik untuk memanfaatkan hewan yang sudah tak bernyawa. Istilah populernya adalah taksidermi, mengawetkan tubuh hewan mati dengan tujuan sebagai bahan pembelajaran, atau keperluan studi dan pajangan. Biasanya hasilnya nanti diletakkan di museum-musem, seperti Museum Satwa. Dalam teknik taksidermi, objek yang digunakan boleh beragam. Bisa berupa mamalia, unggas, reptil, serta amfibi. Umumnya bagian tubuh luar hewan mati yang diawetkan sedangkan bagian dalam tidak. Namun bisa diisi dengan plastik, kayu, atau bahan pengisi lainya. Teknik taksidermi bisa menyatukan secara utuh satu tubuh hewan mati dengan hewan lainnya, atau bahkan materi lain seperti rambut palsu, bahan logam, kayu, benda atau materi yang lain.

image002

Teknik taksidermi bisa digabungkan dengan seni. Hal ini akan memberikan kesan artistik, “nyeni”, unik bahkan mungkin absurd. Selain itu ketika taksidermi dan seni bertemu akan menghasil karya hebat yang diakui dunia. Mungkin bagi sebagian orang taksidermi begitu menakutkan. Kalau orang awam menemukan hewan mati di sekitarnya mungkin memilih mengubur atau membiarkan saja. Tapi tidak bagi seniman asal Belanda yang justru meng”abrakadabra” hewan mati menjadi karya seni unik nan ciamik.

Lalu siapa sang “penyihir” yang bisa meng”hidup”kan kembali hewan-hewan itu? Dialah Noortje Zijlstra, menyebut namanya cukup membuat lidah terlipat-lipat ya. Seniman perempuan 28 tahun alumni Akademi Willem de Kooning ini tak pernah kehabisan ide. Dalam perbincangannya dengan satu channel berita AFP ia menunjukkan bagaimana tangan magisnya terlihat terampil berkreasi dengan hewan-hewan tak bernyawa.

Di Den Haag, ia beserta tiga orang seniman menggunakan beberapa bangunan kosong sebagai studio. Pada tahap awal Noortje yang telah siap dengan sarung tangan bedahnya mulai membedah bangkai burung dan mengulitinya, kemudian mengolahnya seusai imajinasi dan insting seni.

image004

Noortje mengungkapkan bahwa semua orang menganggap burung ini telah mati, tapi selanjutnya mereka akan “kembali bernyawa”. Bahkan di tangan perempuan nyentrik ini tikus kecil bisa ia sulap menjadi hiasan meja yang sweet dan unyu-unyu, meski mungkin di antara kita akan bergidik dan melompat jika melihatnya.

image006

image007

Selain itu, studionya juga diramaikan oleh keluarga tikus yang dipajang, tubuh mereka berselimutkan oleh “gula” dekoratif dengan warna yang beragam merah, hijau, biru dan kuning. Nooertje menyadari pekerjaannya menggabungkan taksidermi dan seni yang membuahkan beberapa karya ini akan mengejutkan ataupun menjijikan untuk sebagian orang awam, tapi ia berharap orang-orang akan menerima pesan dan value dari karya-karyanya. Ia juga menambahkan bahwa hanya menggunakan hewan yang sudah mati dan bukan secara sengaja dibunuh atau diburu.

Di pameran di Rotterdam Festival of Contemporary Art, Belanda bulan Februari 2015, Noortje Ziljstra memamerkan karya andalannya. Dengan kok badminton berkepala merpati dalam sebuah tabung ia cukup sukses menarik perhatian para pengunjung.

image009

image011

Selain itu ada pula karyanya yaitu sayap burung yang terkepak dengan indahnya. Zijlstra menjadi bagian kelompok baru seniman muda di Belanda yang mendapatkan pengakuan internasional dengan taksidermi sebagai media kreatif mereka. Karya mereka yang menggabungkan taksidermi dengan seni telah menuai banyak pujian. Mereka berkontribusi mengangkat keberadaan hewan tak bernyawa yang dianggap tidak mempunyai value menjadi karya seni bernilai tinggi. Pada harian Telegraph, Inggris, seorang pengamat seni Henrietta Thompson menuturkan bahwa karya-karya ini mengangkat taksidermi ke level yang lebih tinggi serta merupakan karya seni yang cerdas dan mencerdaskan. Karya-karya cerdas milik Noortje Zjilstra dan kawan-kawannya dihargai mulai dari $ 3.000 sampai $ 30.000 atau 2.600 sampai 26.000 Euro, jika dirupiahkan mencapai 30 juta smpai 300 juta. Wow it’s amazing!

Awalnya Nooertje Zijlstra datang dari Throw ke Den Haag untuk menempuh pendidikan di akademi tari. Akhirnya memutuskan hijrah ke Akademi Willem de Kooning di Rotterdam untuk belajar mode setelah menyelesaikan VWOnya. Namun, hatinya lebih memilih mendalami seni visual, dan ia menemukannya di Rotterdam. Ia benar-benar menemukan passionnya setelah mengunjungi lembaga serta museum independen milik Loek Dekkers di Korte Molenstraat. Menurutnya bekerja dengan hewan yang tak bernyawa memberikan hal yang berbeda dan hewan-hewan itu sebagai bahan yang akan membantu pekerjaanya. Ia juga menuturkan lebih baik jika ia mengerjakan apa yang menjadi minat dan kesukaannya, karena dengan begitu ia akan mampu menghasilkan sesuatu dengan baik.

Yup, sepakat dengan Noortje, apapun passion kamu, bila itu positif just do it! Kata Eyang Confucius, “Choose a job You love and You will never have to work a day in Your life”. Seperti Noortje Zjilstra yang memilih passion taksidermi dan seni visual menjadi pekerjaannya dan ia berhasil. Hal itu dibuktikannya dengan pameran-pameran berikut:
1. 2015 Rotterdam Festival Cotemporary of Art, Rotterdam.
2. 2015 De Aanschouw, Solo Exhibition, Rotterdam.
3. 2014 Art The Hague, A Galery Named Sue, Den Haag.

Itu hanya beberapa dari sekian banyak pameran yang telah digelarnya. Eits, tak hanya jago di bidang seni saja lho, ia juga jadi pembicara di beberapa event penting, misalnya tahun 2015 ini jadi pembicara di PechaKucha Night-Leiden, di De Mus-Breda, di PechaKucha Night-Utrecth, dan tahun 2014 di PechaKucha-Den Haag.

Masih kurang bukti kalau cewek ini seniman sejati? Nih, ada lagi prestasi dari Noortje yang lain:
1. 2010 Bijenkorf Inspiration Award
2. 2010 IFFR Fashion Film Competion, in partnership with revolver productions and
fashion photographer Paul Bellaart
3. 2010 Selected for Maaskantprijs
4. 2010 Selected for de drempelprijs 2010
5. 2010 Public price, WDKA fashion show “happy connected”

Two thumbs for Nooertje Zjilstra, salah satu seniman hebat asal Belanda yang juga tak pernah berhenti berinovasi. Menggelar pameran-pameran di berbagai kota dan meramaikan museum-museum yang berdiri di atas tanah kelahiran Johan Cruyff sang legenda. Para seniman dan inovator Belanda telah membuktikan pada dunia bahwa kreatifitas tak harus mengorbankan kenyamanan lingkungan. Mereka tetap menghormati ibu pertiwi. Bagi mereka peran tanah semulia peran seorang ibu. Melalui rahim ibulah terbentuk manusia baru. Tanah menyerap tiap tetes air hujan, menumbuhkan tunas baru, tempat makhluk hidup melangsungkan kehidupan. Tanah Belanda sungguh beruntung dihuni oleh warga-warga cerdas yang bisa meng”simsalabim” berbagai bidang dan taraaaa… jadilah inovasi yang ruarrrr biasaaa.

Referensi:
1. http://www.viralnova.com/creepy-dutch-taxidermy/#
2. http://www.france24.com/en/20150225-dutch-artists-make-waves-with-dead-animal-art/#./?&_suid=143005480781401303354324772954
3. http://www.ad.nl/ad/nl/1040/Den-Haag/article/detail/3835321/2015/01/22/Noortje-Zijlstra-28-maakt-kunst-van-kadavers.dhtml
4. http://walls.nl/kunstenaars/noortje-zijlstra.html
5. http://www.cnnindonesia.com/hiburan/20150226151008-241-35131/seniman-belanda-kreasikan-bangkai-satwa-jadi-karya-seni/
6. http://www.odditycentral.com/art/dutch-artist-takes-taxidermy-to-a-whole-new-level-of-creepiness.html
7. http://news.yahoo.com/dutch-artists-waves-dead-animal-art-050317122.html
8. https://nl.linkedin.com/pub/noortje-zijlstra/1a/a42/391
9. http://www.rotterdamuas.com/about/organisation/willem-de-kooning-academy
10. http://kabarclekit.blogspot.com/2011/06/karya-seni-unik.html
11. http://www.noortjezijlstra.com/index.php?/cv/

Referensi gambar
Seluruh gambar di akses dadi google images
1. http://www.google.co.id/search?q=noortje+zijlstra&biw=1264&bih=614&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=KO88VYSYJc-XuATYYA&ved=0CAYQ_AUoAQ
2. http://www.google.co.id/search?q=loek+dekkers+rariteitenkabinet&biw=1264&bih=614&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=pqk8VYqkEJeJuATCyoHwDA&ved=0CAYQ_AUoAQ