373. Berpikir tanpa kotak, pesan tersisip dari si Tulip

Penulis : Pamila Adhi Annisa
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Industri kreatif menjadi sebuah sektor yang sangat dikembangkan di berbagai negara di dunia, tak tertutup di negara negara benua Biru. Karena pada dasarnya industri kreatif erat kaitannya dengan peningkatan sektor ekonomi di negara tersebut. Lantas, apa yang terpikir dibenak anda jika mendengar tentang sektor industri kreatif? Arsitektur, fashion, teknologi, seni, atau interior design? Ya, itu semua masuk kedalam industri kreatif, dan Belanda adalah salah satu negara yang sukses mengembangkan industri kreatifnya.

Contoh kreatifitas Belanda:

image002
Arsitektur Balai Kota Leyweg

image001
Nimbus II 2012, awan didalam kamar

Berkat Industri kreatif, perekonomian Belanda meningkat sebesar 3% dari GDP yaitu 16,9 Milyar Euro. Tetapi, apakah cakupan industri kreatif hanya dibidang tersebut? Tentu saja tidak. Adalah pertanian yang merupakan sektor terpenting di dunia menjadi sektor selanjutnya yang diolah secara kreatif oleh Hollanders. Lalu bagaimana kondisi pertanian di Belanda lantas apa hubungannya dengan industri kreatif? Apakah ada hubungannya? Jelas ada.

Luas wilayah Belanda hanya 41.526 km2 atau sepertiga dari lahan yang dimiliki Indonesia dengan potensi alam yang cukup baik diolah secara apik oleh negara ini untuk pertanian. Walaupun lahannya tidak luas, Belanda mampu menyulap keterbatasannya menjadi negara yang dapat mencukupi kebutuhan pangan di negaranya bahkan menyulapnya dengan kreatif hingga negara tersebut mandiri tanpa mengimpor bahkan menjadi negara pengekspor pertanian. Belanda mampu mengoptimalkan keterbatasan menjadi kekuatan dan juga didukung dengan daya kreatifitas dan berpikir out of the box. Industri pertanian ini sendiri dapat menyumbang 20% terhadap ekonomi Belanda.

Pertanian di Belanda sangat terintegrasi dan penuh dengan teknologi modern. Penggunaan teknik rumah kaca, memanipulasi iklim dalam ruangan serta teknologi robotik dan komputerisasi sudah menjadi hal yang lazim. Ketika musim panas, Belanda menerapkan mekanisme solar cell dirumah kaca yang berfungsi memanen energi panas dan disimpan di tandon dan sungai – sungai bawah tanah sehingga dapat menaikkan suhu air. Maka ketika musim dingin tiba, tidak perlu khawatir, karena mesin – mesin blower memanen simpanan energi bawah tanah dan mensirkulasi udara untuk memanipulasi iklim dalam ruangan, sehingga pertanian tetap berjalan. How cool the Dutch are!

Semakin lengkap dengan keahlian Belanda untuk mengolah lahannya dengan sektor pertanian non-pangan dan merupakan salah satu komponen penyumbang devisa, yaitu bunga Tulip. Peneliti dan ahli mampu membiakkan berbagai jenis bunga tulip, sangat kreatif dan inovatif. Seperti halnya di kebun tulip terbesar di Belanda, yakni Keukenhof (The Garden of Europe). Setiap musim semi, terdapat 7 juta bunga tulip dibiakkan disana.

image003

image004
Kebun bunga tulip di depan keukenhof

Industri ini menjadi semakin maju dengan didukungnya teknologi yang berkembang di negara ini. Adalah Aalsmeer Flower Auction yang berperan penting dan menyokong kehidupan industri ini di Negara Seribu Tulip tersebut.

Pelelangan bunga (Aalsmeer Flower auction) di kota ini juga termasuk yang terbesar di dunia. Ada sekitar 20 juta bunga dan tanaman diperdagangkan di kota ini. Lelang tersebut diadakan di kompleks yang memiliki ukuran sekitar 990.000 m2. Disinilah, importir dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk memilih dan membeli bunga-bunga dari Belanda untuk dijual ke negara lain. Kepopuleran Aalsmer juga ditunjang dengan organisasi logistik yang mampu mendistribusikan bunga dari tempat pelelangan ke tempat konsumen dalam waktu yang singkat dan efisien. Negara di Eropa ini mampu mengirim bunga yang dipetik hari itu sampai ke New York pada hari yang sama.

image005

Aalsmer mulanya dikenal sebagai kota perikanan karena letaknya yang berdekatan dengan perairan berubah menjadi pusat industri florikultura yang sangat apik dengan didukung teknologi yang dikembangkan negara ini. Perubahan wajah ini mulanya diawali oleh adanya kebijakan reklamasi danau, dan perairan yang mengakibatkan masyarakatnya beralih menjadi petani bunga dan buah. Kemajuan bisnis agrokultura ini didukung dengan inovasi teknologi yang dikenal dengan rumah kaca atau “green house”. Teknologi tersebut menangkap energi matahari dan nantinya energi itu dapat disesuaikan untuk menghangatkan tanaman. Green house sangat berguna ketika Belanda sedang mengalami musim dingin, karena dengan teknologi ini tanaman masih bisa berproduksi pada musim dingin.

Tak hanya itu, Belanda bukanlah negara yang main main dengan apa yang telah diciptakannya. Belanda melengkapi itu semua dengan adanya sekolah merangkai bunga terbaik di dunia, yaitu Boerma Instituut, di Aalsmeer. Hollanders menjadikan profesi seorang Florist, menjadi pekerjaan yang sangat langka dan dijunjung tinggi nilai kreatifitasnya. Karena merangkai bunga merupakan pekerjaan yang menggabungkan antara seni, keterampilan dan kreatifitas yang terus menerus diasah. Pelajarnya juga datang dari berbagai negara, seperti Irlandia, Italia, Indonesia, dan Jepang. Yang dapat menjadi pemasukan tersendiri bagi Belanda, dengan awal mula kreatifitasnya menyulap tanah yang ada di negara nya menjadi pengekspor hasil industri pertanian non pangan yang cukup disegani di dunia

image006

Yang patut dicermati, dari keberhasilan Belanda mengukuhkan diri sebagai negara pengekspor pertanian di dunia bukanlah dicapai dengan cara yang mudah dan waktu relatif singkat. Semua dibutuhkan kerja keras dan waktu bertahun-tahun untuk mengukuhkan predikat tersebut. Hasil yang sempurna selalu dibarengi dengan kerja keras yang terus menerus. Dan tidak lupa, bekerja efisien dengan kreatifitas tanpa batas Bukan tidak mungkin dengan semangat yang sama dengan apa yang telah dilakukan Belanda, Indonesia dapat menyusul dengan keunikan lainnya. (*m)

REFERENSI
Gambar
• http://2.bp.blogspot.com/_whLoirQfv20/TU4gKorazQI/AAAAAAAABA4/zM5xY44jDE0/s400/5.jpg
• http://www.kriskandelblog.com/tag/groceries/
• http://www.oyespot.com/2013/08/pemandangan-taman-bunga-tulip-belanda.html#ixzz3WseTAC9M
• http://www.oyespot.com/2013/08/pemandangan-taman-bunga-tulip-belanda.html
• http://www.bonjourbag.com/blog/tempat-wisata-di-belanda/
• http://allthingscruise.com/day-three-the-flower-auction-at-alsmeer/

Tulisan
• https://www.tumblr.com/search/pertanian%20kreatif
• http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/02/13/menyusuri-eksotisme-taman-tulip-belanda/
• http://www.masyarakatmandiri.org/artikel-367-mimpi-untuk–indonesia.html
• http://id.thecircumference.org/aalsmeer-flower-auction
• http://unekunekbiasa.blogspot.com/2010/04/bertani-di-negeri-tulip.html
• http://miramarsellia.com/2010/04/24/semangat-itu-bernama-belanda/
• http://internasional.kompas.com/read/2010/08/30/05303243/Pertanian.Hidupi.Belanda.
• http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2012/05/03/industri-kreatif-belanda-keunikan-yang-menguasai-dunia/
• http://atom-studios.blogspot.com/2012/03/seorang-seniman-belanda-bisa-membuat.html