375. SEMEN HIDUP UNTUK MEWUJUDKAN BUMI YANG LEBIH SEHAT

Penulis : Alland Dharmawan
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Inovasi-inovasi hebat selalu dimulai dengan mimpi-mimpi dan ide-ide yang kadang-kadang dianggap orang sebagai kegilaan. Belanda bisa dibilang merupakan gudangnya inovator-inovator hebat dunia. Global Innovation Index pada tahun 2014 mengeluarkan data negara-negara paling inovatif di dunia, dan Belanda menyabet posisi kelima (Index, 2014). Negeri van Oranje ini baru-baru sebuah inovasi yang mengejutkan. Ilmuwan dari Eindhoven University of Technology menciptakan semen yang hidup. Semen itu benar-benar hidup dan bahkan bisa makan! Mereka menggunakan semen ini untuk membuat jalanan (disebut Eco-Concrete) di kota Hengelo, Belanda. Jangan dibayangkan ada gigi-gigi ganas yang siap menyantap di sepanjang jalan kota Hengelo karena semen ini hanya makan udara kotor. Semen ini, menggunakan teknologi photocatalysis, disemprot dengan titanium oksida (TiO2) yang tugasnya menetralkan polusi udara. Titanium oksida (TiO2) memiliki kemampuan untuk menyerap gas nitrogen oksida yang merupakan polutan berbahaya dan mengubahnya menjadi senyawa kimia yang lebih tidak berbahaya, seperti nitrates. Inovasi ini telah terbukti berhasil mengurangi polusi udara berupa nitrogen oksida sampai dengan 45% pada kondisi cuaca yang ideal dan rata-rata berhasil mengurangi polusi sampai 19% tiap harinya (Hess, 2013). Benar-benar ide gila yang luar biasa kan?

image002

Teknologi ini tentunya merupakan inovasi Belanda yang bisa membantu banyak kota besar di Indonesia dan bahkan di dunia. Kota-kota besar di dunia biasanya merupakan sentra ekonomi, di mana banyak terdapat sentra industri, perkantoran, dan kendaraan bermotor yang berlalu lalang setiap harinya. Coba lihat Jakarta hari ini: kemacetan terjadi hampir setiap pagi dan sore saat penduduk Jakarta berangkat dan pulang kerja dan sekolah. Kendaraan-kendaraan yang begitu banyak menumpuk di jalanan tentunya menimbulkan polusi yang luar biasa banyaknya. Apalagi hal ini tidak hanya terjadi satu atau dua hari saja, namun setiap hari selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Selain Jakarta dan Surabaya, masih banyak kota-kota lain di dunia yang mengalami permasalahan yang sama. Polusi luar biasa yang dihasilkan dari permasalahan ini memperparah pemanasan global yang akhir-akhir ini makin menjadi-jadi.

image004

Tidak lama setelah penelitian ini dipublikasikan, kota Chicago di Amerika Serikat sudah menggunakan teknologi ini pada jalur sepeda dan tempat parkir di kotanya. Penggunaan semen berbahan titanium oksida ini sampai sekarang masih terbatas karena harganya yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga rata-rata semen biasa. Namun, menurut saya investasi pada semen hidup ini merupakan investasi yang menyehatkan. Biaya yang harus dikeluarkan memang tidak sedikit, namun dampaknya terhadap lingkungan juga tidak sedikit. Manusia sudah beratus-ratus tahun mengotori Bumi semena-mena dengan polusi. Sudah sepantasnya manusia rela mengeluarkan uang yang banyak untuk paling tidak membantu menyehatkan Bumi ini kembali. Uang, jika habis dapat dicari kembali, tetapi Bumi yang telah rusak tidak akan bisa sehat kembali. Saya memiliki harapan tinggi bahwa semen ini bisa segera digunakan di banyak tempat di dunia. Saya bermimpi melihat Bumi dengan polusi udara yang lebih rendah, dengan udara yang lebih segar dan sehat. Terima kasih, Belanda telah membuat Bumi lebih sehat!

REFERENSI
Hess, A. (2013). Yes, Smog-Eating Sidewalks Are a Real Thing. Diakses pada tanggal 27 April 2015 dari Takepart: http://www.takepart.com/article/2013/07/10/smart-cement-tells-smog-hit-road.
Index, G. I. (2014). The Global Innovation Index 2014. Diakses pada tanggal 27 April 2015 dari The Global Innovation Index: https://www.globalinnovationindex.org/content.aspx?page=data-analysis.