377. The Magic Land of NetherLand

Penulis : Meilisha Putri Pertiwi
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

“Sekilogram benih tomat dari Belanda saat ini untuk wilayah Eropa bernilai lebih mahal daripada sekilogram emas”. Sebuah kalimat yang diungkapkan oleh Martin Kropff, Rektor Wageningen University and Research Centre, Den Haag, Belanda, yang menggambarkan pencapaian keberhasilan Belanda di bidang pertanian. Prestasi ini bukan dari proses yang singkat, melainkan buah manis dari perjuangan riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda selama lebih dari setengah abad silam. Industri pertanian menyumbang 20% terhadap perekonomian Belanda, dengan luas wilayah yang hanya 1/5 luas Indonesia, yaitu 41.526 km².

Pusat wilayah pengembangan pertanian di Belanda adalah Westland. Westland merupakan wilayah gabungan dari kotamadya De Lier, ‘s-Gravenzande, Monster, Naaldwijk, dan Wateringen di dalam Provinsi Zuid Holland.

image005
Peta Westland
Sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/03/Map_gemeente_Westland_en_Midden-Delfland.jpg

Westland terkenal dengan rumah kaca terbesar di dunia yang dilengkapi sistem ramah lingkungan, produksi tanaman terutama sayuran organik, benih-benih unggul, dan tentunya bunga. Sistem ini terintegrasi baik dengan pelabuhan (Rotterdam) dan bandara (Schiphol), serta pelelangan hasil produksi dengan sistem IT dan logistik yang kuat. Sebagai kluster pertanian terbesar di Belanda, pemerintahan Westland sadar akan potensi daerahnya dan memang mendedikasikan sebagai kota pertanian. Penggunaan teknik rumah kaca, memanipulasi iklim dalam ruangan, serta teknologi robotik, dan komputerisasi merupakan juga bagian sistem pertanian yang dijalankan. Pembuatan awan di dalam kamar merupakan salah satu cara memanipulasi iklim. Kreativitas dan inovasi ini mampu menyumbang peningkatan pendapatan industri kreatif Belanda. Perekonomian Belanda meningkat sebesar 3% dari GDP yaitu € 16,9 Milyar.

image007
Nimbus II 2012, awan di dalam kamar
Sumber: http://pameranpertanian.blogspot.com/p/negara-dengan-pertanian-terbaik.html

Tidaklah heran jika rumah kaca di pertanian Belanda adalah yang terbesar di dunia. Alokasi untuk ini yaitu 1/4 total wilayah Belanda atau 10.526 hektar dengan sekitar 9.000 rumah kaca. Sistem ini bekerja dengan memerangkap energi panas ketika musim panas, kemudian disimpan di tandon serta sungai-sungai bawah tanah yang otomatis akan meningkatkan suhu air. Nantinya, cadangan panas ini akan disirkulasikan untuk memanipulasi iklim dalam ruangan ketika musim dingin tiba. Jadi, pertanian tetap dapat berjalan ketika musim dingin. Cool, isn’t it? Sektor ini mempekerjakan 9% tenaga kerja di Belanda atau 150.000 pekerja (2012). Belanda juga peringkat kedua untuk pengekspor hasil pertanian setelah Amerika Serikat dengan market share 7,5% dari total ekspor dunia. Keuntungan yang didapatkan sebesar € 4,5 trilyun dari produk unggulan sayur-sayuran, buah, kelompok tanaman lainnya, dan bunga.

Sebagai ilustrasi tambahan, tanaman perairan di Aquafleur dibiakkan di rumah kaca seluas 20.000 m², dengan lebih dari 100 variansi spesies. Masing-masing individu tanaman mendapatkan perawatan
khusus dan spesifik, dilengkapi kontroling iklim di dalamnya. Setiap harinya ±250.000 liter air disirkulasikan dengan kontrol komputerisasi berupa pengaturanan kelembapan atmosfer yang sesuai, derajat keasaman, suhu, serta kebutuhan unsur hara tanaman. Proses asimilasi buatan juga dilakukan selama musim dingin sehingga produksi tetap berjalan sepanjang waktu. Sistem di Aquafleur dijalankan oleh 80 staff dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, dikepalai manajer handal yang juga memberikan pelatihan penunjang keahlian. Oleh karenanya, “the best product” adalah keniscayaan yang didapatkan.

image013

image015

image017

image019
Integrasi sistem dan spesifikasi perawatan tiap individu
Sumber: http://aquafleur.nl/

Cokelat Van Houten olahan kakao merupakan hasil pangan Belanda yang berkualitas tinggi. Cokelat yang terkenal se-antero dunia ini, semakin cantik dan menarik dengan kreativitas pengemasan secara teknologi modern. Produk pangan Belanda lainnya yaitu kubis, tomat, lada organik yang sehat, segar, dan mengandung antioksidan tinggi. Sementara, produksi nonpangan berupa bunga tulip dan bulb flowers lainnya yang memproduksi ±7 juta bunga ketika musim semi. Keukenhof (The Garden of Europe) sebagai pusat tumbuhnya bunga-bunga dan wisata ini mampu menghasilkan devisa negara dengan banyaknya turis mancanegara yang berdatangan.

image026

image022

image024
Produksi pangan dan nonpangan
Sumber: http://www.westlandgreenhouseprojects.com/semiclosed-westland-nl/tomatenplantje/ ; http://www.agriculture.gov.sk.ca/Default.aspx?DN=72af59b1-f365-484b-8663-284e953c2bac ; http://www.kaskus.co.id/thread/544ec0ffc3cb17db2c8b456c/?ref=postlist-54&med=hot_thread

Produk-produk pertanian yang cantik, segar, serta ditanam dengan sistem canggih dan sehat ini seringkali dipertunjukkan dalam Floating Flower Parade. Pertama kali diadakan tahun 1998 di Westland, diorganisir oleh 5 orang saja, dan dengan peserta awalnya hanya dari kalangan pembisnis. Luar biasanya sekarang, pengelolaan dilakukan oleh kurang lebih 400 relawan dari kalangan pelaut, pemusik, komunitas kreatif, dsb. Setiap orang yang terlibat bersemangat untuk mempromosikan “excellent product” dari wilayahnya. Betapa rasa memiliki dan nasionalisme yang telah membudaya sangat baik bagi penduduk Belanda ini. Event yang diadakan setiap musim panas ini menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh pengunjung yang bisa mencapai 300.000 bahkan lebih tiap tahunnya.

image029
Floating Flower Parade
Sumber: http://www.kamstra-travel.eu/a/178/

Sebagai tambahan sisi hijau Belanda, bercocok tanam di perkotaan menjadi trend tersendiri. Stadslandbouw Den Haag project merupakan strategi yang dijalankan untuk sebuah mimpi a climate neutral city 2040. Proyek ini memungkinkan penanaman buah, sayuran, serta bunga di perkotaan. Rooftop merupakan lahan potensial untuk pengadaannya. Hague adalah kota yang dijadikan sebagai area terluas di Eropa untuk proyek ini. Untuk mendukung proyek ini telah disiapkan rumah kaca seluas ± 1.500 m² dan 700 m² di lantai 6, gedung De Schilde, yang dahulunya merupakan pabrik Philips.
Sebuah permukiman hijau karya seniman Annechien Meier, the Binnendoor project juga diaplikasikan. Konsepnya memadukan keterkaitan antropogenik dengan dunia tumbuhan. Hal ini tidak hanya berfokus pada hubungan antar manusia yang tinggal di permukiman, melainkan juga melestarikan biodiversitas, tanggung jawab lingkungan, dan keindahan hijau serta segar lingkungan yang tercipta. Sekarang menjadi hal yang lumrah bagi penduduk kota memetik sayur, buah produk home garden untuk salad, diselingi pula minum kopi bersama sebagai bentuk ajang sosialisasi dan diskusi.

image032

image034
Stadslandbouw Den Haag project dan the Binnendoor project
Sumber: http://urbanfarmers.com/projects/the-hague ; www.annechienmeier.nl

Hal menarik dan menjadi poin-poin keberhasilan di bidang pertanian Belanda ini yaitu keseriusan investasi riset disertai aplikasi dari hasil risetnya. Investasi penelitian untuk bidang ini mencapai 0,06% dari total GDP, tertinggi kedua setelah Denmark. Keberadaan Wageningen University and Research Centre, Utrecht University, Technische Universiteit Eindhoven, NIZO Food Research, dan TNO didirikan untuk pengembangan sektor ini secara berkelanjutan. Dilengkapi pula dengan kekuatan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pangan dan makanan. Sebut saja Unilever, consumer goods terbesar di dunia. Belanda juga memiliki 383 perusahaan skala kecil-menengah dan 70% diantaranya adalah pengguna perangkat inovasi terbaru. Sungguh, sebuah sinergisitas kerja sama yang super antara pemeritah, akademisi, dan perusahaan.

Faktor penting dan utama adalah kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia Belanda yang handal serta loyal dengan negaranya. Hal tersebut didukung dengan pencapaian happiness index Belanda di urutan ke-4 dari 85 negara (2013). Enam aspek pemenuhnya yaitu perolehan GDP, pemenuhan hidup sehat, rasa kasih sayang, kebebasan dalam memilih, kebebasan dari korupsi, dan budaya kemurahan hati. Indeed, happiness yang terpenuhi dalam tiap penduduk Belanda mampu memotivasi dalam memaksimalkan potensi diri, yang tentunya tidak hanya akan menguntungkan diri sendiri, melainkan juga lingkungan.

“Do what you love and love what you do (Mario Teguh) ”

Sumber:

http://aquafleur.nl/

http://en.wikipedia.org/wiki/World_Happiness_Report

http://news.detik.com/read/2013/11/17/173444/2415273/103/pada-belanda-kita-belajar-tani-dan-pangan

http://stadslandbouwdenhaag.nl/

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/03/Map_gemeente_Westland_en_M den-Delfland.jpg

http://urbanfarmers.com/projects/the-hague

http://www.kamstra-travel.eu/a/178/

http://www.kaskus.co.id/thread/544ec0ffc3cb17db2c8b456c/?ref=postlist-54&med=hot_thread

http://pameranpertanian.blogspot.com/p/negara-dengan-pertanian-terbaik.html

http://www.westlandgreenhouseprojects.com/semiclosed-westland-nl/tomatenplantje/

www.annechienmeier.nl