388. Belanda, Negeri Api Abadi

Penulis : Almira Shabrina
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

image001
Sumber foto : http://diesdies.tumblr.com/

Negeri Kincir Angin, sebutan yang sangat familiar di telinga kita kala menyebut negeri belanda. Sebutan ini begitu melekat pada negeri belanda karena merupakan ciri khas dari negeri tersebut. Tentu saja, negeri ini tersohor dengan jumlah kincir angin yang terbanyak di dunia. Namun, apakah fungsi dari kincir angin tersebut ? apakah kincir angin tersebut berfungsi atau hanya sekedar aksen untuk menambah daya tarik dari negeri itu sendiri ?. Pastinya, munculnya kincir angin dengan jumlah yang sangat banyak di negeri belanda memiliki fungsi sangat penting bagi negeri belanda. Mengapa dikatakan demikian ?.

Negeri belanda merupakan negara dengan wilayah datarannya yang rendah. Hal ini dikarenakan hanya sekitar 50% wilayah negeri belanda yang memiliki tanah kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Bisa kita bayangkan betapa terbatasnya wilayah negeri belanda pada saat itu. Hal inilah yang membuat rakyat negeri belanda berfikir keras untuk membangun negeri mereka layaknya surga dunia. Mereka mulai merajut mimpi mereka untuk menjadikan negara mereka sebagai negara yang maju dalam segala sektor. Namun, dikala mereka mulai mencoba mewujudkan mimpi mereka, hal tersebut tidak dapat berjalan mulus. Rakyat negeri belanda harus menghadapi kenyataan dalam menghadapi masa-masa krisis bangsanya.

Masa Krisis negeri belanda dimulai pada tahun 1898, dimana saat itu negeri belanda memiliki ketiadaan penerus dari kaum pria untuk memimpin negaranya. Hal inilah yang membuat negeri belanda akhirnya mengangkat Wilhelmina sebagai ratu pada masa itu. Penunjukan Wilhelmina sebagai Ratu belanda pada saat itu merupakan langkah yang sangat tepat karena ia mampu berjuang bersama rakyatnya dalam menghadapi masa-masa krisis bangsanya. Seperti pada periode perang dunia I, perang dunia II serta Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1933.

Tak hanya sampai disitu, penerus Ratu Wilhelmina seperti Ratu Julianna, Ratu Beatrix dan RajaWillem Alexander membantu rakyat belanda untuk mencoba mewujudkan mimpi mereka untuk menciptakan negeri mereka layaknya surga dunia hingga saat ini. Setelah masa-masa kritis negeri belanda usai, mereka mulai kembali untuk melakukan inovasi dalam pembangunan negeri mereka. Pemikiran mereka akan terbatasnya jumlah wilayah daratan negeri mereka membuat mereka berfikir untuk membangun Afsluitdijk atau Penutup Tanggul yang dapat memisahkan danau IJssel (IJsselmeer, dulunya disebut laut Zuider atau Zuiderzee) dengan laut Wadden (Waddenzee). Dimana Afsluitdijk memiliki panjang hingga 32 kilometer. dengan lebarnya 90 meter.

Afsluitdijk dibangun dengan tujuan agar ketika banjir, wilayah negeri belanda tidak akan terkena dampaknya. Namun, pembangunan Afsluitdijk dianggap kurang berfungsi oleh sebagian masyarakat. Sehingga Pada akhirnya rakyat belanda pun mencoba untuk membangun kincir anginyang terhubung pada Afsluitdijk dengan tujuan untuk mengalirkan air dari Afsluitdijk tersebut ke lahan-lahan pertanian yang ada di negeri belanda. Sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan. Selain itu, fungsi kincir angin merupakan pengering daratan ketika air tersebut memiliki kadar yang tinggi. Hal inilah yang membuat negeri Belanda terkenal dengan julukannya sebagai negeri kincir angin.

Kincir angin inilah kemudian yang mendorong rakyat negeri belanda untuk terus melakukan inovasi dalam pembangunan mimpi mereka untuk menjadikan negeri mereka menjadi surga dunia. Hadirnya kincir angin ini memberikan mereka semangat untuk terus menerus melakukan pembangunan di segala sektor dalam negaranya. Sehingga, hampir seluruh sektor di negeri belanda ini terbangun dengan cukup baik.

Inilah mengapa negeri belanda disebut sebagai negeri api abadi. Semangat yang lahir baik dari para pemimpin maupun rakyat negeri belanda untuk terus menerus melakukan inovasi dalam membangun negeri merekalah yang menjadi unsur utama dari pembangunan negeri ini. Tanpa adanya semangat, negeri ini mungkin tidak akan seindah apa yang kita saksikan saat ini. Kemudian semangat inilah yang merupakan elemen terbesar yang dimiliki negeri Belanda untuk mengalahkan keterbatasan alam yang di miliki negeri mereka. Semangat para pemimpin negeri laksana api abadi yang ditularkan kepada rakyatnya, untuk bersama-sama bekerja, menjaga serta membangun negeri mereka menjadi negeri yang indah, layaknya surga dunia. Kerajaan Belanda terutama raja dan ratu belanda bukan hanya sekedar sebagai simbol negara saja, mereka justru menjadi suri teladan bagi rakyatnya, penengah antara rakyat dan pemerintah apabila terjadi perselisihan pendapat, dan motivator yang hebat; sehingga siapapun yang berada dalam naungannya akan merasa aman.

Api ini yang seharusnya dimiliki oleh siapapun dan di negara manapun, karena dengan adanya elemen api berupa kobaran semangat dapat mewujudkan impian apapun,siapapun, dimanapun dengan situasi apapun mengalahkan keterbatasan yang ada. Kesulitan yang dihadapi akan menjadi berhasil ketika kita memiliki energi utama ini, yaitu api semangat yang pantang menyerah. Elemen api akan menjadi roda penggerak dalam setiap usaha walaupun dalam situasi dan kondisi dengan rentang waktu yang berbeda. Dengan adanya elemen api, dapat menyatukan elemen lain seperti elemen tanah, elemen air dan elemen angin dalam satu kesatuan yang selaras, sehingga terciptanya surga dunia seperti negeri ini.

Semoga para pembaca, utamanya , dapat mencontoh semangat dari elemen api yang ada di negeri kincir angin ini.
Referensi :

1. https://myudhaps.wordpress.com/2013/05/12/negara-monarki-paling-bahagia-ini-dicintai-rakyatnya/ diakses pada tanggal 17 april pukul 23.15 WIB
2. http://travel.kompas.com/read/2015/04/17/154500027/Wisata.Belanda.Semangat.Belajar.dari.Keterbatasan diakses pada tanggal 17 april pukul 23.29 WIB
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda diakses pada tanggal 23 April 2015 pukul 00.22 WIB