398. Penemuan Belanda yang Menyelamatkan Dunia

Penulis : Anita Kesuma Arum
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Apa jadinya hidup kita tanpa air ? Ini adalah sebuah pertanyaan yang sering terlintas di benak saya. “No water No future” tidak ada air maka tidak akan ada kehidupan, begitulah kiranya apa yang saya pikirkan. Kebutuhan manusia akan air sangatlah tinggi. Untuk keperluan sehari-hari satu orang manusia bisa menghabiskan air bersih mungkin lebih dari 15 liter tiap harinya. Ini belum termasuk air yang terbuang percuma dalam penggunaannya. Padahal menurut Biro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia diperkirakan mencapai lebih dari 7.2 milyar pada bulan Januari 2015. Bayangkan saja, berapa banyak air yang dibutuhkan oleh manusia setiap harinya. Meskipun air merupakan salah satu sumber daya alam yang bisa diperbaharui, namun bukan berarti sumber daya ini tidak dapat habis bukan ?

image002

Pentingnya air bagi kehidupan membuat organisasi besar dunia United Nations atau PBB merasa perlu untuk membuat hari peringatan bagi salah satu elemen kehidupan ini. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran bagi masyarakat dunia bahwa air adalah salah satu unsur yang paling penting dalam kehidupan yang perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Untuk itu pada tanggal 22 Desember 1992 dalam Sidang Umum PBB ke-47 di Rio de Janeiro, Brasil, PBB mengumumkan bahwa pada setiap tanggal 22 Maret akan diperingati sebagai World Water Day atau Hari Air Sedunia.

image004

Masyarakat dunia harus mulai menyadari bahwa ketersediaan air di bumi ini sudah mulai bermasalah. Meskipun 70% dari bumi tertutup oleh air, tetapi masalah kekurangan air bersih masih sering kita jumpai dimana saja. Termasuk di negara kita sendiri, yang kita tau memiliki sumber air yang sangat melimpah. Namun masih saja sering kita jumpai berita di televisi tentang kelangkaan air bersih dibeberapa daerah. Hal ini tentu sangat memprihatinkan.

image006

image008

Masalah ketersediaan air yang mulai menipis ini juga telah disinggung dalam World Water Development Report (WWDR), sebuah laporan PBB yang dipublikasikan pada Third World Water Forum tanggal 16-23 maret 2003 di Jepang. Dalam laporan itu tertulis bahwa 2,53% air di muka bumi ini adalah air bersih, dan dua per tiga dari air bersih tersebut berupa sungai es (glaser) dan salju permanen yang sulit untuk dimanfaatkan. Hal ini menjadi alasan kuat bahwa krisis air di bumi mungkin terjadi.

image010

Ancaman krisis air bersih pada saat ini telah dirasakan baik secara fisik maupun ekonomi. Hal ini bahkan bisa mengancam kesehatan masyarakat, mengancam stabilitas politik dan bahkan bisa mengancam lingkungan. Menurut perkiraan UNESCO-WWAP (2003) efek pemanasan global yang terjadi saat ini akan menambah krisis air sebesar 20 %. Dengan jumlah air bersih didunia hanya 2.5%, maka pemenuhan kebutuhan air bersih pada masa mendatang dirasa kurang tepat jika hanya bertumpu pada persentase kecil tersebut. Untuk itu masyarakat dunia harus berupaya memanfaatkan 97.5 % lainnya yakni air laut.

Organisasi Belanda untuk Riset Ilmu Pengetahuan Terapan bernama T.N.O. mengembangkan sebuah teknologi yang dapat mengubah air laut menjadi air bersih untuk memenuhi meningkatnya permintaan pasokan air. Sebuah teknologi desalinasi air yang menghilangkan kandungan garam dan senyawa lain yang tidak diinginkan dari air laut, sehingga membuatnya cocok untuk digunakan bagi manusia dan makhluk hidup lain seperti air minum, industri, pertanian, perikanan dan aktivitas lainnya.

Teknologi ini disebut Membrane Distillation technique atau sering disebut Memstill. Pada umumnya teknik desalinasi terbagi dalam dua kategori: Membrane technique (menggunakan sistem membran) dan Distillation technique (menggunakan energi thermal dengan proses evaporasi ataupun kondensasi). Memstill adalah teknik distilasi yang menggabungkan kedua jenis kategori tersebut.
Memstill memulai pembangunan di tahun 1999 oleh T.N.O. dan muncul sekitar tahun 2006. Memstill dikembangkan oleh konsorsium yang terdiri dari T.N.O. dan Keppel Seghers Belgia N.V.A. Sebetulnya, jauh sebelum teknologi ini diciptakan, teknologi pemurnian air telah ada dan telah banyak digunakan di lebih dari 120 negara di dunia seperti Australia, Amerika Serikat, Jepang, China, India, Arab Saudi, Singapura dan beberapa negara lain. Namun sayangnya teknik pemurnian air tersebut belum dirasa efektif karena membutuhkan energi yang besar dalam pengoperasiannya.

Cara Memstill bekerja sangat sederhana. Air murni menguap melalui membran dan ditangkap, meninggalkan residu air terkonsentrasi dengan kandungan air garam tinggi. Panas sisa dari industri yang dihasilkan dengan suhu rendah atau kurang dari 900 C digunakan untuk proses ini. Kemudian air bersih yang siap dimanfaatkan diperoleh dari proses tersebut. Teknologi ini dinilai hemat karena hanya membutuhkan sedikit energi dengan memanfaatkan sisa panas dari industri. Selain itu teknologi ini juga dinilai ramah lingkungan karena teknologi ini tidak memproduksi gas rumah kaca, tidak ada bahan kimia yang digunakan serta berkontribusi dalam menurangi emisi karbondioksida.

image012

Dengan semakin meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dunia, bukan tidak mungkin jika dalam 20 tahun mendatang populasi dunia akan bertambah mencapai 50%. Pertumbuhan penduduk tersebut tentu akan menambah kebutuhan manusia akan air, dan bisa dipastikan bahwa saat itulah jumlah air bersih akan sangat berkurang. Sehingga pada masa depan teknik pengolahan air yang murah akan sangat dibutuhkan. Tidak hanya murah, seiring dengan isu pemanasan global yang semakin menjadi pusat perhatian, teknologi yang ramah lingkungan pun akan sangat dicari. Masa depan yang cerah bagi Memstill. A brilliant Dutch innovation to save the world!

image014

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Air_Sedunia

http://www.unisosdem.org/article_detail.php?aid=1471&coid=2&caid=40&gid=5

http://www.emf.nl/how-we-work/our-expertise/556/desalination-technology.html

http://www.unesco.org/new/en/natural-sciences/environment/water/wwap/wwdr/wwdr1-2003/

https://www.tno.nl/en/focus-area/urbanisation/environment-sustainability/water-technology/desalination/

Advances in Membrane Distillation for Water Desalination and Purification Applications. Lucy Mar Camacho, dkk. 2013.

http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/15/01/01/nhgy2a-jumlah-penduduk-dunia-terus-meningkat/

Semua gambar yang ada dalam tulisan ini diambil dari Google Image