402. Air Sejahterakan Belanda

Penulis : Shintia Permata Dewi
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

image001
(Sumber:http://hwc2015.nvo.or.id/wpcontent/uploads/2015/03/image0011.jpg)

Air merupakan masalah terbesar yang di alami oleh negara Belanda, karena 2/3 dataran Belanda berada di bawah permukaan laut dan 50% tanahnya kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Belanda adalah negara kecil yang terletak di Eropa Barat Laut. Negara ini disebut juga dengan “Nederland” yang berarti ‘tanah yang rendah’. Hampir semua daratan yang berada di Belanda mempunyai kerawanan terhadap terjadinya banjir oleh air laut maupun hujan. Ada beberapa daerah yang terletak di bawah permukaan air laut, daerah ini berada di pesisir bagian Belgia sampai dengan utara provinsi Groningen dan Friesland- biasanya disebut dengan istilah ‘lage landen’ oleh Netherlander-, meskipun begitu ada juga daerah yang mempunyai permukaan lebih tinggi yaitu permukaan Vaalserberg yang mana merupakan permukaan tertinggi dikarenakan permukaan Vaalserberg sedikit lebih berbukit dibanding permukaan-permukaan lainnya yang terletak di provinsi Limburg bagian tenggara Belanda.

Berikut peta negara Belanda yang menunjukan wilayah-wilayah yang berada di bawah permukaan air laut,
image002
(Sumber: https://unalux.files.wordpress.com/2014/02/nederland_overstromingsgevaar.png)

Warna biru tua menunjukan kota-kota yang berada dibawah permukaan air laut. Sebagian besar terlihat bahwa keberadaan Belanda memang di domisili oleh air laut. Disinilah terletak keunikan negara belanda yang seharusnya sudah tenggelam karena sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan air laut yang tidak memungkinkan untuk ditempati. Oleh karena itu, negara Belanda dengan gigih melakukan inovasi terhadap elemen air dengan menciptakan diantaranya :

Sistem Polder
Sistem polder merupakan suatu sistem tata air tertutup dengan elemen yang meliputinya yaitu, tanggul, pompa, saluran air, kolam retensi, pengaturan lansekap lahan, dan intalasi air kotor terpisah. Sistem polder dikembangkan Belanda pada abad ke-11 dengan adanya dewan yang bertugas untuk menjaga ketinggian air dan melindungi daerah dari banjir. Adapun pembuatan tanggul sudah dimulai sejak abad ke-12 secara tradisional yang pada saat itu mempunyai tujuan mengeringkan lahan untuk bercocok tanam, dan pada abad ke-13 sistem polder ini disempurnakan dengan penggunaan kincir angin untuk memompa air keluar dari daerah yang berada di bawah permukaan laut.

Polder atau bisa diartikan sebagai tanah yang direklamasi merupakan dataran rendah yang membentuk daerah yang dikelilingi oleh tanggul besar.

image003
Sistem Polder
(Sumber:http://2.bp.blogspot.com/-lIPc9CaOKjA/UQNxqlI2SYI/AAAAAAAAAOM/4t4dZ8Qx4w4/s1600/m.png)

Sistem polder mempunyai cara kerja yang bergantung pada pompa. Oleh karena itu pengawasan terhadap pompa penting untuk lebih diperhatikan, karena jika pompa mati kawasan akan menjadi tergenang. Cara kerja sistem polder ini adalah air hujan ataupun air buangan dikumpulkan di suatu badan air (sungai,kanal) lalu dipompakan ke badan air yang lebih tinggi posisinya, hingga pada akhirnya dipompakan ke sungai atau kanal yang bermuara ke laut.

image004
Cara Kerja Sistem Polder
(Sumber:http://3.bp.blogspot.com/-bKZABL4sUyw/T0zROThON0I/AAAAAAAAADs/qGDxFw7iDoA/s400/cara+kerja.jpg)

Sistem polder tidak akan berlangsung baik tanpa ada beberapa sarana yang melengkapinya, yaitu tanggul raksasa, saluran air atau kanal, dan pompa.

Tanggul raksasa dalam sistem polder ini mempunyai peran untuk melindungi kawasan yang dikelilingi oleh tanggul tersebut dari limpahan air laut. Dalam bidang perairan, laut dan badan air merupakan kawasan yang memerlukan tanggul sebagai pelindung di sekitarnya. Ada bermacam jenis-jenis tanggul, salah satunya adalah tanggul infrastruktur yang digunakan untuk melindungi daratan belanda yang berada di bawah permukaan air laut. Tanggul ini merupakan jenis tanggul yang dibangun secara kuat untuk waktu yang lama dan pemeliharaan secara terus menerus.

image005
Tanggul Raksasa
(Sumber:http://ncicd.com/wp-content/uploads/2014/10/tanggul-raksasa_korsel.jpg)

Saluran air atau kanal
Saluran air atau kanal merupakan tampungan air memanjang yang berfungsi untuk mencegah banjir yang mana kanal tersebut mengatur penyaluran air ketika ketinggian air dititik pembuangan lebih tinggi dibanding ketinggian saluran di dalam kawasan dan juga berfungsi untuk mendapatkan air tawar yang cukup untuk melakukan aktivitas.

image006
(Sumber:https://unalux.files.wordpress.com/2014/02/amsterdam_map.jpg)

Garis-garis biru unik yang memanjang tersebut merupakan saluran air atau biasa disebut kanal.

Pompa
Pompa air berfungsi sebagai pengering air pada badan air, bekerja secara otomatis apabila ketinggian air melebihi perencanaan.

image007
Kincir Angin
(Sumber: https://yahdiniqornin.files.wordpress.com/2012/05/kincir3.jpg)

Belanda merupakan wilayah yang mempunyai iklim berangin yang tinggi disebabkan letaknya yang berada di bawah permukaan laut. Oleh karena itu belanda memanfaatkan energi angin yang dimilikinya untuk menggerakkan kincir angin. Pemanfaatan kincir angin dimulai pada abad ke-13, keberadaan kincir angin tersebut merupakan penyempurna sistem polder yang dikembangkan pada abad ke-11. Pada sistem polder tersebut air dikendalikan sedemikian rupa oleh kincir angin, jika air berlebih sehingga menimbulkan potensi banjir maka akan dipompa oleh sistem polder menggunakan kincir angin. Adapun kincir angin juga berfungsi terhadap sistem pengairan pertanian, air akan dialirkan ke sawah menggunakan tenaga kincir angin.

Negara Belanda merupakan negara yang berada di bawah ancaman permukaan air laut.

Tidak hanya itu, tetapi Belanda juga merupakan negara dengan seribu inovasi. Keberadaannya di bawah permukaan air laut membuat penduduknya hidup dalam ancaman dan juga inovasi. Dengan adanya kekhawatiran terhadap ancaman air laut tersebut, penduduk Belanda gigih melakukan inovasi-inovasi untuk menyelamatkan daratan Belanda dari genangan air laut. Inovasi-inovasi yang mereka ciptakan tidak hanya menyelamatkan mereka dari ancaman banjir tapi juga memberikan keuntungan terhadap kehidupan penduduk Belanda. Adapun negara Belanda tidak hanya menciptakan sistem polder sebagai inovasi terhadap air laut tapi negeri van orange ini juga menciptakan sebuah mesin yang mampu mengubah air laut menjadi air tawar yaitu ‘Elemental Water Makers’.

image008
(Sumber:http://www.elementalwatermakers.com/cms/images/nieuws/thumbnail_1378991316.jpg)

Elemental Water Makers (EMW) merupakan mesin yang dikembangankan untuk melakukan proses desanilasi. Desanilasi adalah proses menghilangkan kandungan garam dalam air untuk mendapatkan air yang layak di konsumsi. Mesin ini dibangun oleh Sid Vollebregt dan Reinoud Feenstra pada april 2012 lalu. Mesin EMW ini sangat ramah lingkungan karena pemakaiannya tidak memerlukan bahan bakar fosil melainkan hanya memanfaatkan matahari, bumi dan angin mesin sudah dapat bekerja dengan baik. Oleh karena itu Elemental water makers merupakan mesin yang ramah lingkungan dan berbeda dari mesin-mesin lainnya.

Referensi

https://kompetiblog2013.files.wordpress.com/2013/04/9fe61-picture11.png

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda#Geografi

https://cybermujahidah.wordpress.com/2010/04/26/belandanegara-bawah-permukaan-air-laut/

http://rifqi-taufiqurr.blogspot.com/2013/02/belandaternyata-negara-terendah-di-dunia.html

http://anggunsugiarti.blogspot.com/2012/02/belajar-dari-sistem-polder-negera.html

https://unalux.wordpress.com/2014/02/13/negeri-di-bawah-laut-1/

http://www.searchingresult.com/?pid=9POLWR59T&dn=free-blog-content.com&rpid=9POO358K6

http://ekasarihandayani.blogspot.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin.html

http://ecoyouthtoyota.com/ecofeatures_detail.php/83/submit

http://zikrihusaini.com/fungsi-kincir-angin-sehingga-hari-ini/

http://hwc2015.nvo.or.id/031-elemental-water-makers-inovasi-belanda-mengatasi-keterbatasan-air-tawar/