411. 3 CHARACTERS OF WATER BENDER

Penulis : Mia Renauly
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

“Water… Human….
Long ago in Netherlands, these two are not living together in harmony
Then everything changed when they start to water bend
Hundreds of years passed, and their water bending skill improved
And I believe, those skill can save the world…”

image001

Membaca kutipan diatas, apa yang teman teman ingat? Yak benar! Kartun Avatar yang dulu sering muncul di layar kaca kita. Namun kutipan kalimat diatas bukan sekedar cerita fiksi loh, tetapi hal tersebut memang terjadi di Belanda. Belanda sejak dahulu tidak bersahabat dengan air, tetapi hal itu membuat mereka terus belajar higga akhirnya mereka menjadi salah satu negara dengan water management terbaik. Nah karakter apa saja sih yang perlu kita pelajari dari Belanda untuk menjadi water bender, sehingga dapat hidup harmonis dengan air? Yuk kita simak…

1. Think BIG!

image002

Mungkin sudah tidak asing bagi telinga kita bahwa Belanda merupakan negara yang ketinggian tanahnya dibawah permukaan laut. Hal itu menyebabkan Belanda sering sekali terkena banjir rob (banjir yang berasal dari laut). Sejak dahulu, berbagai upaya dilakukan oleh sang Water Bender agar mereka dapat hidup harmonis berdampingan dengan air, mulai dari membangun rumah diatas Terpens (gundukan tanah), membangun tanggul, hingga folder. Tetapi sepertinya usaha usahan yang mereka lakukan itu hanya menawarkan solusi sementara bagi permasalahan mereka. Lantas apakah hal tersebut membuat mereka menyerah? Tentu tidak! Kalau mereka menyerah, mungkin kita tidak pernah mendengar negara Netherlands. Ketika mereka dihadapkan dengan permasalahan yang besar, mereka harus berfikir dan melakukan hal yang besar pula untuk menyeimbangi masalah tersebut. Maka pada tahun 1927 mereka berinovasi untuk membangun tanggul sepanjang 30,5 km di Laut Utara yang disebut Afsluitdijk, yang cukup berhasil menghalau tanah mereka dari air laut. Namun di beberapa wilayah padat penduduk seperti di muara sungai Rhine dan Meuse sangat sulit untuk membangun tanggul.

Maka kemudian dibuatlah proyek Delta Works, yaitu sebuah project rumit yang melibatkan pembangunan bendungan, pintu air, tanggul, dan hambatan bagi gelombang badai. Proyek tanggul di Laut Utara bersama dengan Delta Works ini termasuk kedalam “Seven Wonders of the Modern World” menurut American Society of Civil Engineers. Hingga sekarang, Belanda dapat berjalan di atas tanah mereka yang berada dibawah permukaan laut dengan kaki yang kering. Salute!

image003
Peta Proyek Delta Works
(Image source: Rijkswaterstaat Ministry of Infrastruchture and the Environment)

2. Anti-Mainstream!

image004

Air bersih adalah elemen kehidupan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sehingga perlu ada jaminan bahwa air yang kita minum merupakan air yang berkualitas. Banyak negara yang menggunakan bahan kimia Chlorine untuk mendisinfektan air minumnya, karena Chlorine mampu membunuh banyak mikroorganisme dalam air. Tetapi kabar buruknya.. penelitian menemukan bahwa masih ada bakteri berbahaya yang ditemukan pada air yang telah didisinfektan dengan Chlorine, seperti bakteri e-coli and coliform. Memang bahaya yang dirasakan akibat penggunaan Chlorine tidak dirasakan langsung, namun dalam jangka panjang bisa menyebabkan beberapa penyakit seeperti kanker, kerusakan ginjal dan juga hati! Maka kemudian Belanda, sang water bender, memutuskan bahwa mereka tidak mau mengukuti tren penggunakan Chlorine pada air untuk mengurangi resiko bahaya yang diakibatkannya. Mereka melakukan riset untuk menghasilkan air minum yang jernih dan berkualitas, tanpa menggunakan Chlorine. Akhirnya mereka berinovasi menghasilkan metode yang lebih aman, yaitu disinfektanisasi dengan sinar UV. Pada dasarnya cahaya yang kuat mampu membunuh virus dan bakteri, nah cahaya yang bertanggung jawab dalam proses tersebut adalah cahaya dengan panjang gelombang 240-280 nm, yang dikenal dengan spektrum UV-C. Cahaya UV ini mampu merusak DNA dari berbagai mikroorganisme, UV juga sangat efektif dalam membunuh organisme yang resistan terhadap Chlorine. Penggunaan UV juga tidak membuat air menjadi berasa dan tidak berbau. Wow…. ternyata mereka menemukan solusi dari hal yang sederhana! Sebagai hasilnya, survey membuktikan bahwa 95% dari konsumen air di Belanda merasa puas terhadap air minum mereka.

image005
Spektrum UV-C
(Image source: http://www.bersonuv.com/)

3. Tidak Cepat Puas!

image006

Namun masalah tidak hanya berhenti di situ saja, dengan semakin padatnya populasi dan industrialisasi di Belanda, maka akan banyak masalah baru bermunculan di masa depan, seperti krisis energi. And guess what? The water bender never gives up! Mereka kembali berinovasi untuk mengatasi masalah tersebut. Banyak inovasi dilakukan di berbagai belahan dunia untuk mencari sumber energi baru, mulai dari energi surya, energi angin, sampai ke biofuel. Belanda pun mulai tertarik untuk mengubah limbah industri menjadi sumber energi biofuel. Bisa kah kalian membayangkannya? Sesuatu yang kita pikir tidak berguna seperti limbah, dapat diubah menjadi sumber energi! Walaupun pada saat ini teknologi tersebut masih hanya diuji coba di laboratorium, namun hasilnya cukup menjanjikan. Penasaran dengan cara kerjanya? Pertama, elektroda yang katoda dan anodanya dipisahkan dengan lapisan membran, diletakan pada limbah. Maka bakteria otomatis akan semakin berkembang di dalam air limbah. Kemudian bakteria tersebutlah yang akan mengubah senyawa organik pada air limbah menjadi CO2, Proton, dan Elektron. Elektron akan menghasilkan listrik, kemudian saat elektron kembali bergabung dengan proton dan oksigen di katoda, ia akan menjernihkan air limbah.

Wow… jadi ternyata teknologi ini tidak hanya mampu menghasilkan energi listrik, namun juga menjernihkan air!!! Rencananya konsep ini akan dikembangkan kembali sehingga dapat menghasilkan nutrients, energy, dan water secara bersamaan, yang kemudian akan dikenal dengan nama NEWater Factories. Jika dikembangkan dengan baik, diperkirakan pada tahun 2030 Belanda mampu menghasilkan surplus energi. Sepertinya memang Belanda tidak punya waktu untuk berpuas diri, mereka tidak cepat puas setelah berinovasi di bidang water safety dan water quality, mereka terus mencari inovasi inovasi baru. Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya dari teknologi ini!

image007
Ilustrasi NEWater Factories
(Image source: http://www.royalhaskoningdhv.com/)

Dengan tiga karakter diatas, rasanya tidak berlebihan jika saya menyebut Belanda sebagai The Ultimate Water Bender. Tidak heran kalau Belanda dikenal sebagai negara dengan water management yang baik. Orang orang berbondong bondong datang ke negeri ini untuk belajar tentang air. Kalau begitu, mari kita juga belajar dari Belanda untuk menjadi Water Bender… because Water is Element of Change! Saya yakin, dengan water management yang baik, masalah masalah yang ada di berbagai belahan dunia seperti banjir, kekeringan, dan kurangnya sumber air bersih dapat terselesaikan.

Sumber:

http://www.bersonuv.com/how-it-works/uv-disinfection/

http://www.deltawerken.com/Deltaworks/23.html

https://www.wageningenur.nl/en/show/Generating-electricity-from-waste-water.html

http://www.royalhaskoningdhv.com/en-gb/innovation/world-water-day/exercising-power-over-waste-water

Water Management in Netherlands, Rijkswaterstaat Ministry of Infrastruchture and the Environment.
The Dutch secret: how to provide safe drinking water without chlorine in the Netherlands. Drinking Water Engineering and Science Journal