429. Meet & Seat, ketemu lalu duduk bareng di udara? (FINALIST)

Penulis : Taufik Fitriyanto
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Pada penerbangan panjang pastinya kita ingin duduk di samping seseorang yang akan membuat perjalanan kita nyaman, kan? Jadi bagaimana jika kita bisa menggunakan media sosial yang kita miliki untuk memilih teman duduk, berdasarkan pada friend yang ada di media sosial kita atau kepentingan lainnya. Pastinya itu akan membuat pengalaman terbang menjadi lebih nyaman, setuju?

Jangan khawatir, airline dari Belanda sudah menemukan dan mengimplementasikannya! Apa itu? Simak inovasinya dibawah ini.

Program seat selection disebut “Meet & Seat”, sebuah layanan telah diluncurkan pertama kali di dunia pada tahun 2012 oleh KLM Royal Dutch Airlines. KLM Royal Dutch Airline merupakan salah satu Airline yang berasal dari Belanda yang memberikan inovasi-inovasi baru dalam dunia penerbangan, tak heran apabila banyak penumpang yang membelalakan mata karena keheranan atas inovasi-inovasi yang dilakukan oleh KLM. Dengan dilakukannya integrasi dengan Facebook dan Linkedin, tapi tidak Twitter. Alasannya karena memang hal itu dikhususkan untuk sistem yang “acceptance” dari dua arah yang artinya harus menjadi friend dalam kedua media sosial tersebut, berbeda dengan twitter yang “acceptance”nya bisa hanya dengan satu arah yaitu follow.

image002
Gambar 1 Facebook atau LinkedIn profil dapat digunakan untuk memilih seatmates.

“Meet & Seat” tersedia hanya untuk penumpang yang bersedia untuk menghubungkan profil media sosial mereka dalam pemesanan. Setelah memilih beberapa informasi pribadi yang mereka ingin bagikan, penumpang disajikan dengan peta kursi yang menunjukkan dimana orang lain yang juga telah berbagi profil mereka untuk memilih tempat duduk. Alasan penumpang mungkin memilih pasangan duduk hanya karena suatu kepentingan, tapi jabatan yang sama bisa menempatkan penumpang untuk mendapatkan kursi di dekat pebisnis yang potensial(dalam hal ini sama potensialnya). Penumpang kemudian dapat memesan kursi di sebelah orang yang tampaknya menarik(asalkan masih tersedia) dan orang itu akan menerima pesan dengan rincian profil kita.

image004
Gambar 2 Pemilihan seat.

Dalam penerbangan dari Amsterdam ke Sao Paulo, misalnya, penumpang bisa memilih Juru Bicara Direktur Inggris, yang sangat menyukai aliran musik reggae dan jazz, atau seorang ahli kimia dari Italia yang fasih berbahasa Belanda, Inggris, Spanyol dan Portugis, maupun penggemar aliran musik rock dari Norwegia yang sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarganya di Argentina.
Meskipun tidak mungkin untuk “menolak”, orang telah memilih untuk duduk dengan kita, kita masih dapat memilih tempat duduk lain selama dua hari sebelum penerbangan. Atau alternatif lain apabila merasa canggung maka kita dapat menghapus data mereka dan memilih kursi baru menggunakan standar “anonim”.

Sangat menarik bukan?

Adapun proses untuk kita dapat memilih tempat duduk maskapai berdasarkan pada media sosial kita yang diperkenalkan oleh KLM Royal Dutch Airline. Tapi jika kita sedang terbang sendiri, dan apabila kita ingin bertemu dan berbicara dengan orang asing pada penerbangan berikutnya apakah bisa? Jawabannya adalah bisa. Seperti tertera diatas yaitu menggunakan standar “anonim”.
Dalam pelaksanaannya ada beberapa prosedur yang harus dilalui penumpang untuk menggunakan program “Meet & Seat”. Dilansir dari website resmi KLM Dutch Royal Airline, berikut adalah prosedur dalam memilih kursi pesawat dalam program “Meet & Seat”.

image006
Gambar 3 Penumpang untuk memilih seatmates berdasarkan informasi dari profil Facebook atau LinkedIn mereka.

image007

Sebegitu mudahnya kan untuk duduk dengan rekan yang kita kenal dalam satu pesawat dan penerbangan panjang?

“Meet & Seat saat ini telah disambut sebagai program fantastis, layanan baru yang inovatif,” ucap Martijn van der Zee, Senior Vice President E-commerce dari KLM Royal Dutch Airline. “Orang-orang menanggapi dengan rasa ingin tahu dan antusiasme dan positif oleh seluruh Direktur”, ucapnya kembali.

Menurut juru bicara KLM Royal Dutch, lebih dari 50.000 penumpang telah memilih untuk menggunakan “Meet & Seat” sejak layanan ini diperkenalkan. Hal ini tidak terlalu besar dalam persentasenya, namun, karena lebih dari 52 juta penumpang terbang dengan maskapai penerbangan dalam dua tahun terakhir. “Meet & Seat” yang paling populer pada rute ke dan dari Brasil, mungkin dikaitkan dengan fakta bahwa sekitar 5 juta pengguna Facebook KLM Royal Dutch Airline, sekitar 1 juta dari mereka adalah dari Brasil dan 62% dari pengguna layanan ini terhubung dengan Facebook.

Ketika layanan pertama kali diluncurkan pada bulan Februari 2012, “Meet & Seat” hanya tersedia pada penerbangan dari Amsterdam ke San Francisco, New York dan Sao Paulo. Sebulan kemudian baru ditawarkan ke lebih 10 tujuan penerbangan, berdasarkan fakta bahwa mayoritas menggunakannya untuk networking. Sejak itu telah diluncurkan pada semua penerbangan maskapai akan dan datang dari Amsterdam Airport ke Schiphol.

“Meet & Seat” diharapkan mampu mengubah industri penerbangan untuk menjadi lebih baik dengan menghubungkan penumpang dengan sumber daya besar yang belum dimanfaatkan dari pengetahuan dan hiburan di perjalanan untuk penumpang. Sebagai pilot project, KLM Dutch Royal Airline diharapkan menjadi inspirasi berbagai airline yang ada diseluruh belahan dunia untuk mengikuti jejaknya, agar banyak penumpang pesawat yang dapat bertemu dengan orang yang kita kenal. Sehingga banyak orang yang bersuka cita saat melakukan penerbangan, meskipun jarak jauh karena dapat bertemu serta ngobrol bareng dengan rekan. Penerbangan jauh tidak akan terasa jauh apabila kita dalam keadaan suka cita, kan?

Meskipun banyak proyek Belanda yang dahsyat seperti Delta Works Project, Agriculture Farming Technology serta berbagai macam inovasi lainnya, maka “Meet & Seat” adalah inovasi pelengkap dari elemen udara. Tidak kalah bergunanya kan “Meet & Seat” untuk seluruh warga Belanda maupun warga dunia? Inilah salah satu inovasi yang memanfaatkan elemen udara yang menyatukan manusia dalam sebuah tempat yang berukuran hanya kurang lebih 2×2 meter, yaitu kursi pesawat.

“Whenever I was at a meeting, someone would ask me to get coffee.” Bella Abzug.

Ingin melihat simulasinya secara langsung?
Buka video ini https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=eL2lWn7oup4

Referensi Gambar:
Gambar 1: http://static01.nyt.com/images/2012/02/24/business/global/24seats-span/24seats-span-articleLarge.jpg
Gambar 2: http://static01.nyt.com/images/2012/02/24/business/SEATS2/SEATS2-popup.jpg
Gambar 3: http://static01.nyt.com/images/2012/02/24/business/SEATS1/SEATS1-popup.jpg

Referensi:

http://travelonthedollar.com/2011/12/16/socialize-with-complete-strangers-at-airports-or-planes/

http://travelonthedollar.com/2011/12/15/choose-your-airline-seat-based-on-your-social-network/

http://www.webinknow.com/2012/02/klm-social-media-meet-and-seat.html

http://www.klm.com/travel/gb_en/prepare_for_travel/on_board/your_seat_on_board/select_your_seat.htm

http://www.nytimes.com/2012/02/24/business/global/selecting-a-seatmate-to-make-skies-friendlier.html?_r=0

http://news.klm.com/klm-lanceert-applicatie-meet-e-seat-en