432. Luas dan Asri Wahai Taman Keukenhof

Penulis : Trisha Dayanara
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Bumi ini dihuni oleh tiga macam makhluk hidup yaitu tumbuhan, hewan, dan manusia. Ketiga makhluk hidup ini, tidak dapat disangkal, hidup berdampingan dan saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Selain itu, mereka semua pun tinggal di sebuah elemen yang bernama tanah. Memang terdapat tumbuhan maupun hewan yang dapat hidup di air dan bahkan terdapat pula hewan yang selama hidupnya lebih banyak dihabiskan di udara, namun jika diperhatikan lebih cermat, di bawah airpun pasti terdapat dasarnya dan hewan-hewan udarapun pasti harus memijakkan kakinya di tanah. Seluruh makhluk hidup memerlukan tanah sejak mereka dilahirkan bahkan sampai organ-organ tubuh mereka tidak berfungsi lagi seluruhnya alias mati.

Di antara ketiga macam makhluk hidup yang seluruhnya memerlukan tanah ini, hanya manusialah yang diberikan akal budi dan kecerdasan yang sempurna dari Yang Maha Kuasa. Seperti sudah lazim diketahui bahwa manusia terbentuk dari debu dan tanah sehingga oleh karena itu bukanlah hal yang aneh jika manusia tidak dapat lepas dari tanah dan sangat membutuhkan tanah, wong asale dari tanah. Dibentuk dari tanah dan kelak akan kembali ke tanah. Manusia berkewajiban mengolah tanah yang merupakan anugerah Sang Khalik. Sebagai makhluk yang cerdas, mereka harus bisa memanfaatkan tanah untuk kemaslahatan hidup bersama setiap makhluk hidup sehingga manusia tidak bisa semena-mena menggunakan tanah.

Setelah mengetahui kewajiban manusia terhadap elemen tanah, mungkin akan terlintas pertanyaan dipikiran kita bagaimana mengelola tanah yang baik? Untuk menjawab pertanyaan ini marilah kita tengok ke negara yang sudah lebih dari satu abad menjajah negeri Indonesia, Belanda. Jika kita dapat melihat hal positif dari setiap peristiwa yang terjadi maka kita akan melihat indahnya hidup kita ini. Ternyata dari negara Belanda pun kita dapat mengambil banyak pelajaran salah satunya dalam pengelolaan tanah. Keseriusan Belanda dalam mengelola tanah dapat terlihat dari terdapatnya taman yang sangat luas nan cantik yaitu “Taman Keukenhof”.

Di atas tanah seluas 32 hektar, berdirilah taman cantik ini. Taman Keukenhof yang berarti “Kebun Dapur” ini didirikan pada tahun 1949 oleh calon wali kota Lisse. Lisse merupakan kota kecil di dekat Amsterdam. Dalam kurun waktu kurang lebih setengah abad, Keukenhof telah menjadi sebuah taman bunga terbesar di dunia. Seperti yang kita ketahui Belanda bukanlah negara yang memilki wilayah daratan yang luas namun karena kecerdasan dan keseriusannya, Pemerintah Belanda dapat mengelola tanah untuk manusia, tumbuhan, dan bahkan hewan. Bayangkan jika kala itu Pemerintah Belanda tidak serius membangun Taman Keukenhof dan tentunya tanah seluas 32 hektar itu dapat digunakan untuk membangun yang lainnya, pastilah tidak ada taman cantik yang setiap tahun selalu ramai dikunjungi pelancong dari berbagai belahan dunia.

Seberapa cantikkah Taman Keukenhof itu sehingga sayang seribu sayang jika berkesempatan mengunjungi Negeri Van Oranje namun tidak pergi kesitu? Yuk mari kita virtual tour ke Taman Keukenhof! Dimulai dari pintu gerbang Taman Keukenhof.

image001
Figure 1 (http://www.iamexpat.nl/app/webroot/upload/files/Topics/Lifestyle/Whats-on/bigstock-Keukenhof.jpg)

Taman Keukenhof dihuni oleh lebih dari tujuh juta bunga cantik yang mekar di musim semi dengan jumlah total delapan ratus varietas bunga tulip. Amboi, terbayang langsung surga dunia!

image003
Figure 2 (http://f9view.com/wp-content/uploads/2014/02/Holland-Tulip-Festival-Picture-7.jpg)

image005
Figure 3 (http://baltyra.com/wp-content/uploads/2009/10/tulip4.jpg)

Taman ini tidak diragukan lagi sangat pas untuk me-refresh¬ pikiran juga sekaligus dapat menyejukkan hati setiap pengunjungnya. Pikiran dan hati siapa yang tidak damai melihat hamparan bunga yang tertata dengan rapi, angin sejuk yang berembus, serta hangatnya sinar matahari pada musim semi? Apakah aktivitas yang dapat dilakukan di taman ini hanya sebatas berjalan kaki dan melihat bunga-bunga saja? Jika jawabannya adalah “ya” sudah pasti orang-orang akan berpikir bahwa Taman Keukenhof merupakan taman yang membosankan namun tentu saja jawabannya adalah tidak. Selain pengunjung bisa berjalan santai melihat bunga-bunga, di taman ini kita juga dapat melihat keindahan taman bunga dari pesawat, mengelilingi taman dengan perahu, dan juga sepeda.

image007
Figure 4 (http://www.keukenhof.nl/media/filer_public_thumbnails/filer_public/f1/2d/f12de9c5-c062-4db5-9276-249c4f09863a/dakota-klein.jpg__2097x1398_q85_crop_upscale.jpg)

image008
Figure 5 (http://www.localnomad.com/en/blog/wp-content/uploads/2014/03/boat-ride-keukenhof-tulips.jpg)

image009
Figure 6 (http://www.according-to-kelly.com/wp-content/uploads/2011/04/bike-in-tulip-fields.jpg)

Taman Keukenhof tentunya juga menyenangkan bagi anak-anak yang notabene nya menyukai bermain. Anak-anak bisa dengan leluasa bergerak di area bermain yang tersedia. Kegiatan yang dapat mereka lakukan selain bermain di area bermain yaitu memberi makan hewan-hewan ternak dan juga mencari harta karun di taman yang luas nan cantik ini.

image011
Figure 7 (http://2.bp.blogspot.com/-YAiKm0WKTrM/VRm1-H49ACI/AAAAAAAAF4E/3J9r5o9I8ds/s1600/keukenhof_03.jpg)

Bagi para pelancong yang lelah dan sekaligus lapar sehabis berkeliling di Taman Keukenhof tidak perlu khawatir. Tersedia beberapa pavilion yaitu Julliana Pavilion, Willhelmina Pavilion, The Small Pancake Pavilion dan The Tea Pavilion yang di dalamnya menjual makanan yang tentunya nikmat untuk disantap sembari menikmati indahnya pemandangan taman. Terdapat juga pedagang kaki lima disana.

image012
Figure 8(http://www.netherlands-tourism.com/wp-content/uploads/2013/11/Keukenhof-photo3-300×225.jpg)

Setelah mengintip sebagian dari keindahan yang terdapat di Taman Keukenhof, kurang pas rasanya jika tidak menyaksikan sendiri keindahan yang ada disana. Taman ini tidak dibuka sepanjang tahun melainkan hanya pada musim semi saja alias hanya dibuka sekali dalam setahun. Musim semi di kota ini berkisar antara pertengahan bulan Maret hingga pertengahan bulan Mei. Untuk harga tiket masuk orang dewasa memang cukup mahal yaitu 16 euro. Namun harga itu sebanding dengan keindahan yang dapat dilihat di Taman Keukenhof sekaligus ketenangan jiwa dan hati. Oleh karena itu taman ini harus masuk daftar tujuan untuk dikunjungi ketiga sedang berada di Belanda.

Dari ulasan mengenai Taman Keukenhof dapat kita lihat betapa negara Belanda memang sudah mempunyai pemikiran yang visioner dalam mengembangkan negaranya. Siapa yang dapat menyangka, pada saat Taman Keukenhof dibangun, taman ini akan menjadi destinasi wisatawan dari mancanegara. Tanah seluas 32 hektar, jika hanya melihat pada keinginan untuk membangun kawasan hunian seperti yang sedang trend di berbagai negara berkembang ataupun dapat dibangun berbagai macam gedung bahkan juga kawasan bisnis yang mungkin akan lebih menguntungkan, tanpa memikirkan ruang untuk berekreasi dan menyegarkan pikiran, tidak mungkinlah tercipta taman yang tidak hanya dapat dinikmati oleh manusia namun juga tempat tinggal dan pemberdayaan tumbuhan sekaligus tempat hewan-hewan yang dengan sukacita menghinggapi bunga dan tumbuhan yang ada di taman itu. Kesadaran akan hal inilah yang seharusnya dicontoh dari negara Belanda oleh negara-negara lainnya khususnya yang beruntung memiliki areal tanah yang luas agar dapat membuat taman yang luas dan asri.

REFERENSI :
www.keukenfoh.nl

http://id.wikipedia.org/wiki/Keukenhof

www.baltyra.com
www.iamexpat.nl
www.netherlands-tourism.com

http://www.momstotszurich.com/