447. PEMANFAATAN CO2 DI BELANDA

Penulis : HERU PURNOMO
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Karbondioksida
Peningkatan suhu global tersebut disebabkan oleh meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer. Salah satu GRK yang dominan adalah karbondioksida (CO2). Sumber emisi CO2 yang paling utama adalah dari kegiatan manusia,yaitu penggunaan energi bahan bakar fosil untuk perindustrian serta alih guna lahan hutan menjadi tataguna lahan lain. Luas lahan hutan menurun drastis sehingga CO2 tidak dapat diserap dengan baik melainkan menambah emisi CO2 dan memicu peningkatan suhu permukaan bumi (Soemarwoto, 1992).
Meningkatnya jumlah akumulasi CO2 di udara telah menimbulkan kekhawatiran bagi pemerhati lingkungan. Akumulasi gas rumah kaca terutama CO2 merupakan ancaman bagi kehidupan di dunia. Batu bara, minyak bumi, dan gas alam merupakan sumber CO2 utama. Penggundulan hutan tropis dan menurunnya penyerapan CO2 oleh permukaan air laut ikut meningkatkan jumlah CO2 di udara. Lahan gundul dan lahan kritis yang tidak dikelola dengan semestinya juga akan meningkatkan suhu udara rata-rata 0,3°C tiap 10 tahun dan permukaan laut naik 6 mm/tahun (Balai Penelitian Getas, 2005).

image001
Gambar 1. Polusi di Perkotaan

image002
Gambar 2. Polusi Akibat Kegiatan Industri

Karbondiokida dan Tanaman
Semua bentuk vegetasi bermanfaat untuk menjamin kelestarian penyediaan oksigen dan sebagai penyerap gas CO2. Salah satu cara untuk mengurangi CO2 di udara adalah dengan memanfaatkan CO2 sebagai bahan fotosintesis atau asimilasi zat karbon (Balai Penelitian Getas, 2005). Karbondioksida merupakan salahsatu komponen poko untuk berlangsungnya fotosintesis. Denganbantun energi cahaya, CO2, dan H2O oleh tumbuhan hijau akan diubah menjadi senyawa organic berupa glukosa dan oksigen.

image004
Gambar 3. Fotosintesis pada Tanaman

image005
Gambar 4. Rumus Fotosintesis. CO2 sebagai sumbernya.

Meningkatnya konsentrasi CO2 berpengaruh negatif terhadap lingkungan, namun mempunyai arti positif bagi pertumbuhan tanaman. Menurut hasil penelitian Ghasemzadeh dan Jaafar (2011), semakin tinggi konsentrasi CO2 yang diberikan ke tanaman jahe mampu meningkatan laju fotosintesa, konduktansi stomata, efisiensi penggunaan air, total akumulasi biomas tanaman dan batang, daun serta rimpang (Tabel). Produktivitas tanaman jahe dapat meningkat dengan meningkatnya konsentrasi CO2 yang diberikan.

Tabel. Pengaruh Konsentrasi CO2 terhadap akumulasi biomas, laju fotosintesa, konduktansi, stomata tanaman jahe
image007
Ghasemzadeh dan Jaafar (2011)

Pemanfaatan CO2
Luas wilayah Belanda hanya 41.526 km persegi. Luas wilayah Indonesia 1.919.440 km persegi. Dan, nyaris seluruh wilayah Belanda ada di bawah permukaan laut. Akan tetapi, justru wilayah-wilayah pinggir laut yang dulu semestinya adalah laut kini menjadi lahan pertanian yang subur, peternakan, dan lokasi utama agroindustri yang mampu menyumbang 20 persen terhadap pendapatan nasional (PNB) Belanda. Pendapatan per kapita Belanda pun tercatat 2 persen di atas rata-rata orang Eropa (Harianto, 2010).

Dunia pertanian Belanda membutuhkan rumah kaca untuk menghangatkan tanaman di musim gugur ataupun musim dingin. Luasnya disesuaikna dengan las lahan yang dimilki petani. Tanpa rumah kaca tanaman tertentu, terutama tanaman buah dan sayur macam tanaman tomat dan paprika serta tanaman hias tropis (seperti bunga anggrek), bsa mati sehingga petani tidak bisa memanen hasilnya dan menderiat kerugian. Rumah kaca ini tida diperlukan bila tanaman yang dibudidayakan dari jenis tanaman berumbi sperti tulip. Karean ditanama dilahan terbuka, perwatannya kira-kira sam dengan perkebunan di Indonesia. Hanya saja di Belanda pemebrian pupukkimia diperlukan untuk menyuburkan lahan yang berupa rawa berpasir (Lim, 2007).

image009
Gambar 5. Penggambaran Penggunaan Karbondioksida di Green House

Di Belanda, seperti yang dilansir Radio Netherland, dibangun sebuah proyek besar untuk memenuhi kebutuhan akan CO2 para pengusaha tanaman rumah kaca. Emisi gas rumah kaca ini biasanya dibuang begitu saja ke udara. OCAP adalah sebuah usaha patungan perusahaan bangunan Volker Wessels dengan distributor gas Hoek Loos. Perusahaan ini membeli gas CO2 yang merupakan limbah industri perusahaan minyak Shell hasil produksi hidrogen. Kebetulan, kilang minyak Shell Pernis hanya berjarak 20 km dari Westland, wilayah industri rumah kaca (Anonim, 2006).

CO2 dari industry disalurkan ke perkebunan-perekebunan rumah kaca lewat jaringan pipa bawah tanh. Ini merupakan bentuk win-win solution. Petani dapat berhemat gas alam, dan industry tidak mengotori udara. Dengan system ini perkebunan rumah kaca seluas 2,5 ha dapat menghemat biaya € 10.000 per tahun. Industry juga dapat menghemat biaya emisi co2 internasioanl sesuai dengan Perjanjian Kyoto. Sebagai awal proyek, ada sekitar 500 petani (10% dari jumlah petani seluruh Belanda) yang ikut serta. Pemanfaatan CO2 ini dari indsutro memungkinkan berhemat 95 juta m3 gas alam setara dengan keperluan 100.000 rumah tangga dan mengurangi polusi 170.000 ton CO2 (Lim, 2007)

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2006. Tanpa Judul. http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/1/23/l4.htm. Diakses tanggal 24 April 2015.
Balai Penelitina Getas. 2005. Tanaman Karet Menyelamatkan Kehidupan dari Ancaman Karbondioksida. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 27 No. 5 : 10-12.

Harianto, J. S. 2010. Pertanian di Belanda. http://internasional.kompas.com/read/2010/08/30/05303243/Pertanian.Hidupi.Belanda.. Diakses tanggal 24 April 2015.
Lim, D. 2007. Rumah Kaca Bikin Belanda Ternama. INTISARI Edisi JAnuari 2007.
Soemarwoto O. 1992. Indonesia dalam Kancah Isu Lingkungan Global. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Polusi di Perkotaan
(http://hasnaknr.blogspot.com/2012/12/tahukah-anda-akibat-pencemaran-gas-co2.html)

Gambar 2. Polusi Akibat Kegiatan Industri
(https://rizaarifbudiman.wordpress.com/2011/10/)

Gambar 3. Fotosintesis pada Tanaman
(http://www.authorstream.com/Presentation/somu-85303-fotosintesis-presentacion6-entertainment-ppt-powerpoint/)

Gambar 4. Rumus Fotosintesis. CO2 sebagai sumbernya.
(https://fithriautami.wordpress.com/ipa-2/fotosintesis/hasil-fotosintesis-dan-reaksi-fotosintesis/

Gambar 5. Penggambaran Penggunaan Karbondioksida di Green House
(http://greenmonk.net/2009/10/23/nice-dutch-project-using-waste-heat-and-co2-to-increase-greenhouse-yields/)