466. Power Plane,“Flying like the wind”…

Penulis : Ita Anggun Bareka
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Di daerah kalian banyak angin? lantas pernah terpikirkan dong suatu hari nanti daerah kamu bisa memiliki prototipe pembangkit listrik tenaga angin seperti di Belanda? Angin dan Belanda memang sudah seperti Nick en Simon yang tak terpisahkan, didukung lagi dengan posisi geografis Belanda yang terletak di bagian Barat Laut Eropa membuat Belanda memiliki kecepatan angin cepat dan konstan rata-rata sekitar 4,5 m/s. Sehingga beberapa tahun ini, mengoptimalkan pemanfaatan tenaga angin menjadi fokus utama pemerintah di bidang energi untuk menjamin ketersedian energi listrik mereka.

Belanda sendiri sudah lama mendapat julukan negeri kincir angin,karena saking banyaknya kincir angin di sana. Tidak hanya kincir angin model klasik, tapi juga kincir model turbin yang biasa ditanam di laut yang sekarang ribuan jumlahnya di Belanda.

image002
Sumber: http://leftfootforward.org/images/2013/09/wind-turbine.jpg

Kita tahu masalah kekurangan energi nggak cuma ada dari negara kita, sebagai negara maju Belanda pun juga mengalami hal yang sama.Sebagai contoh, untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh rumah tangga di Belanda, dibutuhkan tenaga listrik sebesar 11.000 megawatt. Sebuah kincir turbo biasa hanya mampu menghasilkan listrik sebesar 3 megawatt. Dan diprediksi antara tahun 2015 hingga 2023, Belanda membutuhkan 3450 megawatt listrik dari 1100 kincir angin turbin. Kebutuhan listrik di tahun tersebut diperkirakan akan meningkat sebanyak 15 kali lipat. Ini juga yang menjadi pe’er pemerintah Kerajaan Belanda dimasa mendatang.

Eitss…rustig maar! Kita beristirahat dulu ngomongin kincir angin, karena pemanfaatan energi angin di Belanda ternyata nggak cuma pake kincir saja! Ada yang lebih keren,inovatif, murah serta ramah lingkungan.

Di tahun 2008, pemikiran untuk mengembangkan sumber energi angin alternatif ramah lingkungan, membuat Bas Landsdorp dan teman kuliahnya Richard Ruiterkamp dari Delft University of Technology berupaya mengembangkan Power Plane. Terinspirasi pada sejarah pertama pemanfaatan angin, yaitu layangan dan ternyata teknik layangan ini pula lah yang sudah mengispirasi Wright Brothers untuk melakukan eksperimen pesawat mereka.

image004
Sumber : http://www.oneplanetcrowd.com/nl/project/53142

Power Plane sendiri terdiri dari dua pesawat glinder yang di dalamnya terdapat perangkat elektronik dan software yang kemudian mengendalikan sistem pilot otomatis. Pesawat tersebut juga terhubung dengan kabel kemudian disalurkan ke generator listrik yang berkedudukan di permukaan tanah. Sistem pilot otomatis ini memiliki patron untuk mengatur regangan kabel dan menentukan ketinggian dimana angin konstan berada. Dengan menggunakan kabel,energi yang dihasilkan kemudian langsung tersimpan ke dalam generator listrik.

image006
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=o9o5mvFnG08

Jika dibandingkan dengan kincir turbin biasa, Power plane memiliki banyak sekali kelebihan.Diantaranya dalam segi ukuran, Power Plane cenderung lebih kecil dan ringan jika dibandingkan dengan kincir turbo. Sebagai perbandingan nih, satu buah tower dan beserta blades –nya yang biasa ditanam di laut memiliki berat berkisar 120.000 kilogram sedangkan si mungil Power Plane ini beratnya kurang dari 400 kilogram (wow!) .Karena bentuknya yang kecil juga, material yang digunakan untuk pembuatan Power Plane pun jauh lebih sedikit dan tentunya Power Plane tidak memerluhkan banyak tempat dan menimbulkan visual impact serta polusi suara.

Keuntungan lain yang nggak kalah penting adalah Power Plane lebih murah dari kincir turbin dan terjangkau untuk semua orang. Bagaimana bisa? Jadi Gini, dengan menggunakan material yang lebih sedikit dan mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar 850kwh menjadikan sistem Power Plane lebih murah dibandingkan kincir angin biasa.

Saat ini Plane Power masih terus dikembangkan oleh perusahaan bernama Ampyx Power dengan memiliki nama dagang yang sama. Tim pengembang Ampyx Power sendiri terdiri dari 10 teknisi ternama dari 5 negara dan berkerjasama dengan Delft University of Technology, Katholieke Universiteit Leuven di Belgia dan het Lucht- en Ruimtevaartlaboratorium (NLR). Pada pertengahan tahun 2013 lalu, tim pengembang Ampyx Power mencoba membuat prototipe ke-8 Power Plane dengan mengoptimalkan sayap yang lebih aerodinamis. Para ilmuan sendiri yakin bahwa nantinya Power Plane dapat menghasilkan tenaga lebih dengan hanya menggunakan sayap yang relatif kecil.

image008
Tim Pengembang Ampyx Power
Sumber : http://www.oneplanetcrowd.com/nl/project/53142

Selain menggunakan dana investasi profesional, perusahaan Ampyx Power juga memberikan kesempatan pihak lain untuk berinvestasi. Guna meneruskan dan mengembangkan prototipe Power Plane, mereka mengandalkan dukungan perusahaan-perusahaan investor seperti World Wildlife Fund , Rabobank , KLM dan Schiphol. Pada September 2012 het Dutch Greentech Fund en het Mainport Innovation Fund juga ikut bergabung berinvestasi.

Tanpa harus berkorban membangun tower kincir yang tinggi, sistem ini membawa Power Plane ke ketinggian yang lebih tinggi,konstan dan lebih banyak angin. Tanpa harus mengganggu migrasi kawanan burung dan kelelawar yang tiap tahunnya mati karena perputaran turbin dan tanpa harus merusak permukaan laut karena penanaman tower. Power Plane menjawab permasalahan dan menjadi solusi terbaik saat ini untuk pemenuhan energi yang ramah lingkungan.

Seperti kata Bas Landsdorp ; “If we can make renewable energy at the same price of fossil energy, I say: why not?”

Bronnen:

http://www.duurzaambedrijfsleven.nl/finance/2000/nog-eens-10-wereldveroverende-innovaties-uit-nederland

http://www.zeekracht.nl/vragen/windenergie-in-nederland/

www.windstats.nl

https://www.ampyxpower.com/wp-content/uploads/2014/08/Persbericht_Ampyx_Power_10dec_FINAL_-_English_FOR_WEBSITE.pdf

http://tedx.amsterdam/2010/11/flying-high-like-the-wind/

http://www.oneplanetcrowd.com/nl/project/53142

https://www.youtube.com/watch?v=o9o5mvFnG08

https://www.youtube.com/watch?v=V_7VxkfSlPg