473. Belanda : The Legend of “Water Bender”

Penulis : CHINTYA INDAH PERTIWI
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Pernah nonton serial kartun Avatar : The Legend of Aang? Ya, serial avatar ini punya lakon cerita yang mengisahkan pengendalian empat elemen, yaitu : Tanah, Api, Air dan Udara. Dan, Ternyata, negara para pengendali itu tidak hanya ada di serial kartun avatar loh. Berbicara mengenai Negara pengedali elemen, dalam tulisan ini, penulis akan fokus pada negara pengendali air, kenapa? Karena penulis akan menceritakan si Negara yang hampir 350 Tahun menjajah Indonesia yaitu, (semua pasti sudah dapat menebak Negara apa ini) ya benar sekali! Negara Belanda yang terkenal dengan teknologi mutakhirnya dalam “pengendalian Air”.

Meskipun, kini Belanda membuktikan eksistensinya sebagai The Water Bender, siapa sangka, Belanda menyimpan sekelumit sejarah yang memilukan. Satu abad yang lalu, tepatnya tahun 1912 menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan, badai dan banjir besar telah menyapu daratan wilayah Belanda dan menelan banyak korban ditambah lagi dengan kondisi 27 persen wilayah Belanda berada dibawah permukaan laut. Disusul kembali pada tahun 1953 tepatnya tanggal 1 Februari, Zeeland, provinsi di ujung selatan Belanda, Laut Utara mengamuk dan mengirim badai Gelombang setinggi 30 meter mengempas pantai, menghancurkan tanggul-tanggul telah menewaskan 1.835 orang dan memaksa 110.000 warga mengungsi.

image002

Bencana yang terjadi memaksa belanda untuk membangun “Benteng Air” maka lahirlah megaproyek bendungan Afsluitdijk dan Delta Work.. Proyek ini meliputi pembangunan “Benteng Air: berupa bendungan-bendungan.Bendungan yang dimiliki Belanda bukanlah sembarang bendungan, hampir sama dengan kisah Tembok Basingse di film serial kartun Avatar, bendungan-bendungan ini kokoh dan berhasil memantapkan eksistensi Negara Belanda sebagai The Legend of Water Bender di dunia nyata.

Afsluitdijk adalah salah satu mahakarya modern Belanda, dimana satu keping bendungan yang membentang sepanjang 32 km lurus-lempeng, dengan lebar 90 m, seolah seperti garis yang membelah lautan. Dengan ketinggian 7,25 meter dari permukaan laut, di atas bendungan tersebut terbentang jalan bebas hambatan dan jalur khusus untuk sepeda.

image004

image006

Menyusul “Benteng Laut” Delta Works. Proyek Delta Works ini meliputi pembangunan bendungan, tanggul dan storm surge barriers. Dalam Delta Works dibangun sejumlah barriers, dan barriers yang paling terkenal adalah Maeslantkering yang pengerjaannya baru selesai tahun 1997. Tiga belas bendungan raksasa yang dibangun secara bertahap selama 39 tahun. Bendungan pertama selesai dibangun pada 1958 di Sungai The Hollandse Ijssel, sebelah timur Rotterdam. Kemudian dibangun bendungan The Ooster Dam (The Oosterschelde Stormvloedkering), yang panjangnya hampir mencapai 11 kilometer.

image008

image011

image010

image015

image013
( Peta megaproyek Delta Works http://www.deltawerken.com )

Singkat cerita, Afsluitdijk dan Deltaworks adalah bukti kehebatan negeri ini dalam pengendalian air. Banyak Negara yang berguru pada Belanda dalam menguasasi teknik pengendali air. Lihat saja bagaimana The New York Economic Development Corporation (NY EDC) ‘berilmu’ dengan Belanda untuk mencengah terjadinya resiko banjir di dataran rendah Manhattan karena naiknya permukaan laut dan perubahan iklim akibat pemanasan global. Delta works pun juga menjadi magnet bagi para turis. Dengan tujuan mengenang sejarah, dibangunlah museum bernama Watersnoodmuseum pada tahun 2001. Museum ini berisi cerita tentang bagaimana Belanda membuktikan kelihaian dalam menguasai jurus ‘pengendalian air’ air di masa lalu, masa kini dan masa depan.
Baru-baru ini Belanda kembali mengembangkan “Benteng Air” California Bay Delta. Mulai tahun 2008, A Dutch-American-International Centre for Water and Emergency Management (DAIC-WEM) mulai beroperasi di University of Colorado dan George Washington University untuk melakukan penelitian yang telah ada dan penelitian baru tentang darurat manajemen air. Gubernur California, Schwarzenegger telah menyiapkan dana miliaran dolar amerika untuk mempersiapkan jangka panjang dengan membuat California Bay Delta

image017

Nah, dari fakta yang terungkap, pantas jika Belanda dinobatkan sebagai The Legend of Water Bender! Pembangunan “Benteng-Benteng Air” benar-benar dilakukan dengan memperhatikan detil konstruksi, aspek lingkungan, ekologi pantai di sekitarnya dan kehidupan nelayan serta kelancaran arus lalu lintas pelabuhan. Bendungan yang dibangun tak hanya kokoh dari sisi konstruksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah estetika dan pariwisata yang berdampak pada ekonomi Belanda. Kemampuan Belanda dalam membangun daratan melalui berbagai coastal construction project menjadikannya sebagai Guru Pengendali Air (The Legend of Water Bender) bagi Negara-negara lain.

DAFTAR WEBSITE
tulisannda.wordpress.com
kompetiblog2013.wordpress.com
unabarbaenlahaya.wordpress.com
menikhd.wordpress.com
unalux.wordpress.com
oceans.mit.edu
www.skyscrapercity.com
www.panoramio.com
feydesign99.blogspot.com
kabarinspirasi.blogspot.com
didifirmansyah33.blogspot.com
slamet-nusakambangan.blogspot.com