475. Groasis Waterboxx: Membuat Gurun Menjadi Rimbun

Penulis : Feby Dwi Hani
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Sepertinya tak ada orang yang lebih baik dalam menyiasati keterbatasan dibanding orang Belanda. Bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa “God created the earth, but the Dutch created the Netherlands” , karena berkat kecerdikan merekalah maka sebagian besar negaranya tak terendam air laut.

image002

Ternyata dalam perkara menumbuhkan pohon di gurun, orang Belanda pula lah yang menemukan solusinya. Berawal dari pengamatan di ladang bunga Lily miliknya, Pieter Hoff menyimpulkan bahwa alam mempunyai cara yang amat efisien dalam mengelola air. Pada malam hari, tanaman tersebut mengeluarkan panas sehingga permukaannya yang dingin menarik kelembaban udara sekitar sampai terbentuklah embun . Digabungkan dengan pengamatan lainnya mengenai proses tumbuhnya tanaman dari benih yang terbawa dalam kotoran burung, maka ia menciptakan alat inovatif bernama Groasis Waterboxx
Groasis Waterboxx sederhananya merupakan tabung kecil yang mempunyai lorong sempit di pusatnya. Lorong tersebut berfungsi sebagai tempat ditaruhnya bibit tanaman, sementara tabungnya sendiri berfungsi sebagai tempat penampungan/ reservoir air. Prinsip alat ini adalah menggunakan air seefisien mungkin untuk menumbuhkan tanaman. Untuk itu ada dua strategi yang digunakan yaitu: mengumpulkan air sebanyak-banyaknya dan yang kedua adalah mengeluarkan air sehemat-hematnya.

Untuk mengumpulkan air sebanyak-banyaknya, tutup tabung tersebut dibuat bergelombang dengan kemiringan menuju pusatnya. Dengan permukaan yang miring tersebut air hujan dengan mudah masuk ke dalam tabung. Pun permukaan tutup tabung tersebut dirancang agar suhu permukaannya dingin sehingga embun lebih mudah terbentuk dan menambah cadangan air dalam reservoir. Tentu bila tidak ada air hujan, cukup bila dimasukkan air sebanyak 18 liter.

image007

Air yang sudah terkumpul ini dikeluarkan seefisien mungkin dengan dua cara. Cara pertama yaitu dengan merembeskan air sehemat mungkin pada tanah di sekitar akar tanaman. Dengan cara ini air meresap ke tanah perlahan-lahan seiring dengan pertumbuhan akar. Begitu akar tanaman sudah mencapai kedalaman dimana terdapat muka air tanah maka Waterboxx ini sudah tidak diperlukan lagi dan tanaman tersebut akan tumbuh melesat. Cara kedua adalah dengan melindungi sekeliling tanaman dengan badan tabung. Badan tabung yang diameternya 50 cm tersebut , selain berfungsi untuk melindungi benih tanaman dari angin atau binatang pengganggu, juga berfungsi untuk meminimalisir penguapan dari air yang sedikit demi sedikit merembes ke tanah di bawah tabung tersebut. Ide ini Hoff dapatkan dari pengamatan akan benih tanaman yang berhasil tumbuh padahal berada di dalam kotoran burung. Ternyata kotoran burung itu selain berfungsi menyediakan air dan nutrisi bagi benih, ternyata juga melindungi benih tersebut dari gangguan luar dan penguapan yang berlebihan.

Dengan kelebihan lainnya seperti tidak membutuhkan listrik atau bahan bakar lainnya untuk mengoperasikannya, sudah barang tentu pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah: apakah benar Groasis Waterboxx ini dapat berfungsi? Mohammed Premier University Maroko pernah mengujinya dengan menanam sejumlah pohon di Gurun Sahara di Maroko. Sebagian menggunakan waterboxx dan sebagian lagi disiram dengan cara yang konvensional. Ternyata lebih dari 90% yang menggunakan Groasis waterboxx ini bertahan sementara hanya sekitar 10 persen yang disiram secara konvensional yang tetap hidup. Selain dari Gurun Sahara, mantan eksportir bunga ini mengklaim bahwa alat ini sudah teruji di 30 tempat.

image009

Pertanyaan lain yang mungkin timbul adalah apakah relevansi penemuan ini dengan permasalahan yang tengah dihadapi dunia sekarang ini? Gurun seluas 2 milyar hektar telah terbentuk selama 2000 tahun terakhir ini, sementara tanaman tentu dibutuhkan di area-area tersebut, selain untuk penyimpanan cadangan air tanah juga sebagai sumber pangan. Pemanasan global adalah isu lain yang dapat teratasi oleh penemuan ini. Salah satu gas penyumbang pemanasan global ini adalah CO2. Bila 8,4 milliar CO2 dari pembakaran BBM diproduksi tiap tahunnya, maka dibutuhkan 2 miliar hektar tanaman yang dibutuhkan untuk menetralisir CO2 tersebut.

Bila inovasi diartikan sebagai penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat) ,maka layaklah bila kita menyebut Groasis Waterboxx ini sebagai salah satu diantaranya.