477. Turn The Smogs Into Diamonds, Could It Be?

Penulis : Caesilia Aristasari
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Pernahkah terbayang untuk melamar seorang terkasih dengan debu di udara? Saat ini, hal tersebut bukanlah gombal semata karena debu-debu di udara tersebut dapat disulap menjadi berlian yang indah, sehingga bisa anda berikan untuk orang terkasih. Bagaimana bisa?

image001
Illustrasi Smogs Ring.
Sumber: https://www.studioroosegaarde.net/project/smog-free-project/photo/#smog-free-project

Daan Rosegaard, seorang futuristic designer dari Belanda, telah berhasil membuat cincin permata indah dari debu-debu yang disedot dari udara menggunakan vacuum cleaner elektrik raksasa ciptaannya. Proyek pembuatan vacum cleaner raksasa yang diberi nama “The Smog Free Project” ini bekerja sama dengan perusahaan ENS dan Proffesor Bob Ursem dari Delft University dengan memanfaatkan teknik sterilisasi ion, yang sebelumnya telah dipatenkan oleh Proffesor Bob Ursem dan Delft University.

Vacuum cleaner milik Rosegaard ini bekerja dengan memanfaatkan prinsip fisika dasar, dimana gulungan kawat tembaga yang dialiri dengan muatan listrik bervoltase rendah akan bekerja dengan menghasilkan listrik statis dengan kekuatan yang rendah, kemudian komponen debu-debu yang ada di udara akan tertarik ke tanah, dimana debu-debu tersebut akan dikumpulkan dan dibersihkan. Lilitan kawat yang akan menjadi penghantar dari listrik statis akan tertanam di dalam tanah, yang di mana Roosegaard meyakinkan bahwa hal tersebut sama sekali tidak berbahaya untuk manusia dan lingkungan. Proses tersebut akan menciptakan lubang besar diudara karena adanya udara yang telah bersih ditengah-tengah udara terpolusi. Luasnya jangkauan dari vacum cleaner ini dapat mencapai hingga 60 meter persegi.

image002
Illustrasi tekhnik sterilisasi ion
Sumber: https://www.studioroosegaarde.net/project/smog-free-project/photo/#smog-free-project

Ide dari pembuatan vacuum cleaner ini didapatkan saat ia bertandang ke China. Saat itu Roosegaard berniat untuk melihat kota Beijing dari jendela kamarnya di lantai 32, namun ternyata yang ia temukan adalah kabut bercampur asap yang menutupi pemandangan kota. Dari situlah ia mengetahui dengan jelas bahwa keadaan udara di Kota Beijing sudah jauh melampaui batas aman polusi udara.
Vacuum cleaner buatan Roosegaard ini nantinya akan ditempatkan disebuah taman di Kota Beijing, yang di mana hal tersebut merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Kota Beijing dan Daan Roosegaard. Tujuan dari penempatan vacuum cleaner-nya bukan untuk membersihkan seluruh kabut asap yang menjadi polusi di Kota Beijing, namun untuk menciptakan sebuah ruang terbuka publik yang bebas polusi udara, sehingga orang-orang dapat merasakan bagaimana segarnya udara tanpa polusi. Hal tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat sadar akan nikmatnya menghirup udara tanpa polusi sehingga timbul kesadaran dan keinginan kuat untuk dapat menghirup udara segar dimana saja, misalnya mengurangi penggunaan jumlah kendaraan bermotor dan mendorong penggunaan bahan bakar ramah lingkungan.

image003
Prototype Smog Free Park Project di Studio Roosegaard.
Sumber: http://i.ytimg.com/vi/5f3ylBHe4kk/maxresdefault.jpg

Sebelum membangun vacuum cleaner-nya di Beijing, Roosegard telah membuat sebuah prototype dalam studionya, yaitu “Studio Roosegaard” di Belanda. Prototype ini telah berhasil membuktikan teori yang dibangun Rooseegard untuk menyedot debu-debu menggunakan listrik statis. Debu yang terkumpul dari 1000m3 udara yang tercemar mengandung banyak karbon yang cukup untuk membuat sebuah cincin berlian. Hal ini dapat dilakukan karena karbon yang diberikan tekanan tinggi selama 2-3 minggu akan berubah menjadi berlian yang indah.

image004
Ilustrasi The Smog Free Park Project
Sumber: https://www.studioroosegaarde.net/project/smog-free-project/photo/#smog-free-project

Prototype yang sama juga akan di bangun di sebuah taman di Rotterdam, Belanda. Pembukaan taman di Rotterdam akan sekaligus menjadi penluncuran dari smog rings yang pertama. Beberapa orang akan dipilih untuk menjadi clean air ambassadors dalam rangka menarik perhatian orang-orang di dunia nyata maupun sosial media terhadap keberadaan smog free park dan smog rings tersebut.

image005

image006
Smogs ring.
Sumber: https://www.studioroosegaarde.net/project/smog-free-project/photo/#smog-free-project

Cincin yang terbuat dari debu (smog rings) ini nantinya akan menjadi buah tangan yang sangat cantik sekaligus menunjukan bukti dukungan terhadap gerakan udara bersih. Kelak The Smog Free Park akan memproduksi 3700 smog rings per harinya. Dengan memberikan smog ring kepada orang terkasih, maka kita bukan hanya memberikan bukti cinta anda kepada kekasih, tapi juga kepada alam.
Nah, bagaimana pendapat anda mengenai ide Roosegaard ini? Cemerlang bukan?

Sumber:

https://www.studioroosegaarde.net/project/smog-free-project/photo/#smog-free-project

http://i.ytimg.com/vi/5f3ylBHe4kk/maxresdefault.jpg