498. TANGKAP ANGIN UNTUK ENERGI OLEH SANG PELOPOR BELANDA

Penulis : Gabriel Sebastian Butar-butar
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Angin merupakan salah satu sumber daya alam yang tersedia secara melimpah di alam. Keberadaannya yang tidak terbatas membuatnya dapat dimanfaatkan dalam skala besar dan terus – menerus . Adanya kebutuhan mendesak dari masyarakat untuk mencari pembekalan energi untuk memenuhi kebutuhannya. Sampai abad ke 18, yang tersedia hanya tenaga angin yang di manfaatkan manusia sebagai prime mover dan oleh karena itu terlihatlah perkembangan teknologi mesin yang mengubah energi angin menjadi energi rotasi dengan cara baling-baling atau yang kita kenal sebagai kincir angin.
Belanda adalah Negara yang sejak dulu terkenal dengan simbol kincir anginnya. Hingga sampai saat ini Belanda masih menggunakan peranan kincir angin dalam kehidupan sehari-harinya. Tapi mengapa kincir angin merupakan teknologi yang sangat fundamental di Belanda hingga kebanyakan orang awam menganggap Belanda sebagai pelopor teknologi kincir angin. Hal ini membuat penulis tertarik untuk mengkaji mengenai asal usul kincir angin dan membuktikan apakah pelopor kincir angin itu Belanda.

Roda Sebagai Basis Teknologi Kincir Angin

image002

Revolusi teknologi, dapat kita artikan sebagai tahapan-tahapan dimana terjadi akselerasi yang tinggi pada perkembangan produk teknologi. Revolusi ini biasanya ditandai oleh keadaan dimana sebelum revolusi terjadi, produk ini tidak pun terpikirkan oleh manusia, namun sesaat sesudah penemuannya, ratusan atau ribuan manfaat produknya kemudian dikembangkan dalam durasi waktu yang singkat. Kita harus menyadari bahwa teknologi berkembang dari satu hal yang sangat sederhana, yaitu roda. Kemudian dari penemuan roda dari kayu gelondongan oleh masyrakat- masyarakat Neolithikum dilembah Mesopotamia perlahan melahirkan revolusi dalam dunia “ roda” . Teknologi ini memegang peranan penting karena membawa penemuan, pengetahuan dan pembaharuan terhadap penemuan teknologi baru. Salah satunya kincir angin yang prinsip kerjanya sama dengan roda [1].

Belanda Sang Negeri Kincir Angin
Belanda merupakan salah satu Negara yang berada Eropa Barat, selain sebagai Negara kincir angin, Belanda juga mendapat julukan Negara bunga tulip dan Negara seribu tanggul. Disebut negeri seribu tanggul karena di Belanda banyak sekali tanggul raksasa yang berfungsi untuk membendung air laut agar tidak mengalir ke daratan. Ibukota Belanda adalah Amsterdam. Secara astronomis Belanda terletak antara 500 LU-530 LU dan 30 BT-70 BT. Dari luas wilayah Belanda 41.160 KM2 Gunung Falselburg (321M) sebagai puncak tertinggi di negeri Belanda. Daerah tertinggi ada diantara 20M- 100M diatas permukaan laut. Hal ini merujuk kepada nama nama ’Nederland’ yang artinya letak tanah yang rendah (’neder’ = rendah).

Daerah yang tingginya berada di bawah permukaan air laut pasang, daerah ini dapat ditempati dengan berkat adanya tanggul dan pompa dengan memanfaatkan kincir angin untuk mengeringkan lahan : air tanah itu di pompa keluar lahan yang di namakan dengan polder. Adanya angin secara teratur menjamin pompa itu dapat berfungsi secara teratur menjamin pompa itu dapat berfungsi secara teratur pula[6]. Sejak berabad-abad Belanda secara massive telah menggunakan kincir angin baik untuk menggiling gandum maupun untuk memompa air demi mengeringkan negerinya yang lebih rendah dari laut.

Walaupun semua kincir angin di Belanda hampir terlihat sama, sebenarnya terdapat berbagai jenis dari kincir angin tersebut. Menurut fungsinya, kincir angin dibagi menjadi dua jenis yaitu kincir angin untuk kepentingan industri dan kincir angin untuk penyaluran air. Kincir angin untuk kepentingan industri terdapat banyak jenisnya dan mereka diberi nama sesuai dengan penggunaan mereka, contohnya kincir angin untuk menggergaji (sawmill ) atau kincir angin untuk menggiling jagung (cornmill). Jenis kincir angin yang paling tua adalah kincir angin standar (standaardmolen atau postmill ). Kincir angin ini dapat menangkap dan mengalihkan banyak angin dan terlebih lagi dengan kincir air yang terpasang di dalamnya, dapat membantu proses pengalihan dan pengeringan air lebih cepat. Oleh karena itu, kincir angin tipe ini banyak ditemukan di pusat kota di Belanda, karena bermanfaat sekali untuk proses pengalihan angin dan air. Masih banyak jenis-jenis lain dari kincir angin, seperti contohnya kincir angin kecil (wipmolen) dan menara kincir angin (torenmolen).

Selain digunakan untuk membantu proses irigasi, menggiling hasil panen, dan kadang kincir angin juga digunakan sebagai sarana informasi: kalau anggota keluarga si pemilik kincir angin meninggal, maka posisi kincir menyimpang dari biasanya. Fungsi dari kincir angin pun sekarang bertambah, antara lain untuk mengalihkan air dan angin, mengasah kayu, memproduksi kertas, mengeluarkan minyak dari biji juga sebagai objek wisata. Kinderdijk, dari 1000 yang berada di Belanda 19 ada ditempat tersebut. Kincir angin tersebut tertata rapi sehingga menghasilkan pemandangan menarik untuk pengunjungnya. Banyak lukisan dan fotografi di buat di sini, karena lokasi ini sangatlah indah untuk dilihat terutama pada saat matahari terbenam. Selain di Kinderdijk, kamu juga bisa datang ke kincir angin yang dimiliki oleh perseorangan. Setiap hari Sabtu pertama dalam setiap bulan atau setiap tanggal 13 Mei, yang merupakan hari kincir angin, mereka akan membuka kincir angin mereka untuk umum. Namun, rata-rata pemilik kincir angin ini membukannya setiap hari, karena mereka bangga akan kincir angin mereka dan mereka biasanya memberikan keterangan tentang cara kerja dari kincir angin tersebut.

Jadi kincir angin sebenarnya bukan di pelopori oleh Belanda secara independen. Seperti di Timur, kincir angin di Belanda juga hadir karena determisme social. Keadaan alam kedua wilayah tersebut membuat mereka mencari solusi untuk kebutuhan rill dan tekanan social dimasyaraktnya. Kincir angin sangat cocok untuk menjalankan pompa untuk mengeringkan lahan. Perannnya sangat penting di belanda, dari segi ekonomi, sumber energi angin mampu mengurangi penggunaan bahan bakar minyak, menciptakan lapangan pekerjaan baru di bidang pembuatan dan pemeliharaan kincir angi maupun distribusinya,kincir angin juga berperan dalam bidang objek wisata. Dari sisi lingkungan hidup, energi angin tidak menghasilkan polusi, tak memerlukan bahan bakar, tak menimbulkan efek rumah kaca, tak menghasilkan zat berbahaya dan sampah radioaktif. Belanda yang dikenal juga dengan negeri seribu tanggul karena daerahnya berada di bawah permukaan air laut pasang, daerah ini dapat ditempati dengan berkat adanya tanggul dan pompa dengan memanfaatkan kincir angin untuk mengeringkan lahan. Maka kincir angin menjadi kebutuhan yang luar biasa penting diperlukan. Tidak salah kalau Belanda mendapat julukan Negara Kincir Angin.

Referensi :

http://ekasarihandayani.blogspot.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin.html