512. Cargohopper: Sebuah Inspirasi yang Ramah Lingkungan

Penulis : Tiffany Nasya Massie
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Belanda dan inovasi. Tak henti-hentinya negeri kincir angin ini melakukan berbagai penemuan baru yang mengundang decak kagum dan memberikan inspirasi kepada berbagai masyarakat dari berbagai belahan dunia.

Bertambahnya populasi di dunia, termasuk di Belanda setiap harinya berdampak pula terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan tersebut pun melibatkan proses pendistribusian yang biasanya dilakukan dengan truk-truk besar, termasuk di Belanda. Di kota Utrecht misalnya. Utrecht merupakan kota terbesar keempat di Belanda, maka tak heran kebutuhan dan aktivitas masyarakat terkait bidang logistik di kota ini terbilang cukup tinggi. Kendaraan-kendaraan berat pun memberikan suatu ketidaknyamanan tersendiri, mulai dari suara yang berisik, kemacetan (mengingat banyak jalan di Belanda yang tidak begitu lebar), hingga masalah polusi.

Belanda pun kemudian membuat sebuah inovasi baru, yaitu sebuah kendaraan listrik bertenaga surya yang mampu menderek material seberat maksimal 3 ton kubik. Kendaraan tersebut dikenal dengan nama Cargohopper. Cargohopper merupakan hadiah yang diberikan oleh Pemerintah Belanda kepada masyarakatnya. Invoasi ini merupakan salah satu bentuk jawaban pemerintah atas permasalahan lingkungan yang ada.

Cargohopper diperkenalkan ke publik di kota Utecht pada bulan April tahun 2009. Cargohopper merupakan kendaraan dengan zero emission yang ramah lingkungan. Dengan kemampuanya untuk menderek 3 material sekaligus dengan memanfaatkan energi matahari, dapat secara efisien mengurangi jumlah kemacetan dan polusi udara. Bayangkan saja, dengan adanya 3 kargo tersebut, berarti secara logika Belanda telah mampu untuk menggabungkan 3 fungsi kendaraan berat secara bersamaan. Betapa kreatifnya negeri bunga tulip ini dalam menemukan cara-cara untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang sudah seharusnya menjadi concern seluruh dunia. Dengan teknologi solar, battery-electric motor, dan memanfaatkan matahari sebagai sumber energi, kendaraan ramping dengan lebar 1,25 meter tersebut diklaim dapat mengurangi 20.000 liter bahan bakar per tahunnya. Hal tersebut sama dengan pengurangan emisi CO2 sebesar 30 ton dan jarak tempuh oleh truk biasa dengan jarak sekitar 100.000 km. Bahkan ketika cargohopper selesai melakukan tugasnya untuk melakukan pengantaran barang-barang dan kargonya telah kosong, kendaraan tersebut akan mengumpulkan karton kering, kertas, dan bungkus-bungkus packaging dari toko-toko untuk didaur ulang. Negeri ini benar-benar menerapkan konsep green power yang menyusun cargohopper sebagai sebuah paket lengkap yang efisien, dan berdampak positif bagi lingkungan.

Setelah kota Utrecht, Cargohopper pun diterapkan di kota Enschede, dan rencana kedepannya di kota Groningen dan Amsterdam. Kreativitas negeri ini pun telah diakui oleh banyak pihak, bukti nyatanya dapat dilihat dari berbagi penghargaan yang diraih. Diantaranya pemenang Malaga: Interactive atlas of solar irradiation of Malaga city 2009 dan The National Award for Best Suistainable City Distribution 2009. Akan tetapi, keberhasilan tersebut tidak menghentikan langkah Belanda untuk terus melakukan inovasi. Pada tahun 2011, publik kembali diperkenalkan dengan sebuah temuan baru, yaitu Cargohopper 2. Penemuan belanda tersebut dapat berkendara dengan jarak 250 km TANPA recharging (mengisi ulang sumber daya), dan memiliki 6 panel solar di bagian atasnya. Bahkan seri terbaru tersebut memiliki kecepatan yang lebih besar dibanding dengan penemuan awalnya, yaitu dapat melaju dengan kecepatan 50 km/ jam.

Saya lantas tersenyum memikirkan kreativitas dan ide-ide cemerlang yang tak hentinya dilakukan oleh negeri ini. Segala hal sebagai bentuk kontribusi dalam permasalahan lingkungan pun terus dilakukan oleh Belanda. Penemuan-penemuan yang telah ada menjadi suatu inspirasi tersenidiri bagi saya, dan bahkan mungkin bagi Indonesia ataupun negara lainnya. Sebuah inspirasi untuk terus menggali pikiran-pikiran yag kelak dapat diterapkan di wilayah, lingkungan, kota, negara, atau dimanapun kita berada.
Dengan adanya cargohopper, sebuah kendaraan ramah lingkungan, memberikan harapan yang diberikan oleh dan untuk masyarakat untuk mengurangi polusi udara dan di saaat yang bersamaan dapat mengurangi kemacetan. Maka tak heran jika ide cargohopper pun menjadi inspirasi berbagai belahan dunia untuk berkontribusi dalam permasalahan polusi udara dan lingkungan.

image001
Gambar 1 : Cargohopper Ketika Melewati Jalanan Sempit di Belanda

image003
Gambar 2 : Teknik Mesin Cargohopper

image005
Gambar 3 : Sistem solar yang Diterapkan pada Cargohopper

Referensi (termasuk foto) :
1. http://www.bestfact.net/wp-content/uploads/2013/08/CL1_12_QuickInfo_Cargohopper-26July2013.pdf
2. http://www.go-green.ae/greenstory_view.php?storyid=1819
3. http://www.cargohopper.nl