517. Angin, Jiwa, dan Energi Belanda

Penulis : Ardam Rafif Trisilo
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Angin, Jiwa, dan Energi Belanda
Kehidupan manusia tentunya tidak dapat dilepaskan dari energi. Manusia membutuhkan energi untuk melakukan semua aktivitasnya. Mulai dari bernapas, berjalan, berbicara, dan berpikir semuanya membutuhkan energi. Adapun energi dapat memiliki berbagai macam bentuk, antara lain tanah, air, api, dan udara. Namun, dalam kenyataannya keempat elemen ini merupakan elemen-elemen yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan saling berkaitan. Akan tetapi, seperti yang dapat kita saksikan dalam kisah Avatar : The Legend of Aang, salah satu diantara keempat elemen tersebut dapat menjadi sebuah elemen dominan, baik dalam lingkup individu maupun masyarakat.

Berbicara mengenai Belanda, orang-orang seringkali mengaitkan negara seluas 41.543 km2 ini dengan beberapa asosiasi, misalnya kincir angin, bendungan, bunga tulip, coklat, hingga sepeda. Sementara itu, dalam kehidupan sosial masyarakatnya, Belanda cukup terkenal dengan kehidupan masyarakatnya yang bebas, yang antara lain dapat dilihat dari bebasnya prostitusi, pernikahan sesama jenis, dan mariyuana di negara Raja Willem-Alexander ini. Selain itu, masyarakat Belanda juga dikenal sebagai salah satu masyarakat yang multikultur yang antara lain dapat terlihat dari banyaknya imigran dari berbagai etnis di dunia yang tinggal di Belanda.

Kemudian, energi apa yang berperan dominan dalam menggerakkan masyarakat Belanda? Jawabannya adalah : Udara. Mengapa udara? Apakah karena Belanda dijuluki ‘Negeri Kincir Angin’? atau karena anginnya yang kencang?. Berikut jawabannya.

Penemuan dan Teknologi Terkait Angin
Inovasi sosial tentunya sangat erat kaitannya dengan inovasi teknologi. Hal ini antara lain dibuktikan oleh pengaruh penemuan mesin uap terhadap revolusi industri di abad 18 yang langsung mengubah kehidupan sosial masyarakat Inggris, bahkan dunia, pada masa itu. Adapun di Belanda, penemuan-penemuan teknologi khususnya dalam bidang transportasi yang terkait dengan angin cukup banyak ditemukan. Penemuan-penemuan tersebut antara lain yacht, fluyt, Herring Buss, dan Schooner. Penemuan-penemuan transportasi laut ini mendukung Belanda untuk mampu menempuh perjalanan jauh mengelilingi dunia untuk mencari kejayaan. Dengan kekuatan kapal dan keahlian untuk menaklukkan angin di laut, para pelaut Belanda mulai menyebar ke berbagai penjuru dunia. Sementara itu, di bidang lainnya, penemuan mesin pemotong kayu bertenaga angin oleh Cornelis Corneliszoon pada tahun 1592 memberikan dampak yang cukup besar bagi industri di Belanda.

image001

Dari berbagai penemuan tersebut, terlihat bahwa masyarakat Belanda cukup menggantungkan hidup mereka kepada energi angin. Hal itu hingga masa kini dapat terlihat dari besar dan banyaknya penggunaan kincir angin sebagai sumber energi listrik di Belanda. Tercatat hingga tahun 2013, Belanda telah membuat 1.975 kincir angin sebagai penghasil tenaga listrik yang mampu memproduksi sekitar 2.479 MegaWatt listrik. Tak cukup disitu, Belanda juga memiliki pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai bernama Princess Amalia Wind Farm yang mampu menjadi sumber tenaga listrik bagi sekitar 125.000 rumah tangga di Belanda. Dan hingga saat ini, pemerintah Belanda masih terus mengembangkan pembangkit listrik mereka untuk memenuhi target mereka untuk menyediakan setidaknya 14% tenaga listrik untuk dikonsumsi dari sumber tenaga angin pada tahun 2020.

Angin dan Kehidupan Masyarakat Belanda
Banyak orang pergi ke Belanda untuk mencari kebebasan. Bahkan sejak beratus tahun yang lalu, para imigran Inggris yang merupakan cikal bakal penghuni Amerika mengungsi ke Belanda untuk mencari kebebasan beragama. Namun, apa sebenarnya hubungan angin dan kebebasan di negeri yang terkenal dengan bunga tulipnya ini?

image002

Seperti yang sudah kita ketahui, angin adalah udara yang bergerak karena adanya perbedaan tekanan udara dari dua buah tempat. Dalam hal ini, angin sangat berkaitan dengan masyarakat Belanda karena masyarakat Belanda adalah masyarakat yang dinamis dan bebas. Di masyarakat Belanda, ‘perbedaan tekanan’ yang terjadi baik dari sisi agama, ras, maupun ideologi dapat berbaur dengan baik. Adapun dari segi mobilitas, masyarakat Belanda juga merupakan masyarakat yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi yang antara lain dapat dilihat dari sistem transportasi dan penggunaan sepeda di Belanda. Tak hanya mobilitas fisik, mobilitas masyarakat Belanda juga dapat terlihat dari ‘mobilitas berpikir’ mereka yang membuat Belanda dikenal sebagai salah satu negara yang paling liberal dalam segi pemikiran. Sosok salah pemikir yang terkenal sebagai salah satu peletak dasar liberalisme, Baruch Spinoza (1632-1677), menghabiskan hidupnya di negeri ini. Sosok lain yang tak kalah pentingnya dalam perkembangan pemikiran dunia, Descartes, pun pernah menghabiskan beberapa tahun hidupnya di Belanda untuk menulis karyanya. Tak heran, dengan iklim kebebasan tersebut, Belanda pun berkembang menjadi negeri yang bebas dan penuh inovasi. Iklim kebebasan yang kondusif untuk munculnya inovasi ini semakin diperkuat dengan adanya Dutch Creative Council (DCC) yang merupakan sebuah lembaga yang bertugas untuk memberikan saran dan bantuan untuk pertumbuhan industri kreatif di Belanda. Dalam hal ini, DCC diharapkan dapat membantu Belanda menjadi negara dengan industri kreatif nomor satu di dunia pada tahun 2020. Adapun menurut data yang dikumpulkan oleh hollandtrade.com, hingga tahun 2015, sektor industri kreatif di Belanda telah mempekerjakan sekitar 172.000 warga Belanda, yang 66% diantaranya merupakan wiraswasta.

image003

Dari bukti-bukti tersebut, terlihat bahwa Belanda merupakan negara dan masyarakat yang sangat erat kaitannya dengan udara, khususnya angin. Kini, angin kebebasan dan inovasi terus berhembus di negeri Belanda. Angin tersebut terus memberikan energi positif demi tumbuhnya inovasi-inovasi baru demi kemajuan 17 juta warganya dan umat manusia di seluruh dunia. Ia terus mengalirkan semangat dinamis dan kebebasan yang menjadi dua hal penting dalam perkembangan sebuah masyarakat. Negeri yang namanya berarti ‘tanah rendah’ ini terus berusaha tumbuh untuk menjadi negeri yang tidak rendah, melainkan terus berusaha ‘terbang’ tinggi bersama tenaga dari angin inovasi yang dimilikinya.

Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/Wind_power_in_the_Netherlands

http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Dutch_inventions_and_discoveries

https://webgate.ec.europa.eu/socialinnovationeurope/en/social-innovation-netherlands

http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands

http://netherlandsbynumbers.com/2013/03/17/10-things-the-dutch-invented/

http://www.holland.com/us/tourism/article/wind-energy-in-holland.htm

http://www.gwec.net

http://www.creative-council.nl/

http://www.hollandtrade.com/sector-information/creative-industries/