538. Vibration Enegi Jawaban Ilmuwan Belanda Dalam Menghadapi Krisis Enegi Dunia

Penulis : Ahmad Agus Nugroho
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

“Creativity can solve almost any problem. The creative act, the defeat of habit by originality, overcomes everything.” — George Lois
Kreatifitas, dalam hal apapun merupakan salah satu kunci keberhasilan dan keberlangsungan suatu Negara. Bukti dari hal diatas sangatlah banyak. Bagaimana Negara-negara maju didunia selalu mengadakan inovasi yang kreatif disetiap lini yang mereka miliki. Ambil saja contoh Negara maju di asia, seperti jepang dengan teknologinya, korea dengan budaya dan perfilmannya dan lain sebagainya. Namun, kali ini kita akan membicarakan sebuah negri yang melalui kreatifitasnya mampu menjadi salah satu dari sepuluh Negara penerima nobel terbanyak didunia, yaitu Belanda.

Sejak abad 13, Belanda dan kincir angin merupakan dua kata identik yang sulit untuk dipisahkan. Sebelum ditemukannya kincir angin, sebagian besar wilayah Belanda tergenang air karena berada di bawah permukaan laut. Hal itu membuat wilayah teritorial Belanda menjadi lebih sempit. Kincir angin dibuat untuk memompa air dari daratan rendah yang tergenang sehingga teritorial daratan Belanda menjadi semakin luas untuk ditempati.

Kreativitas bangsa Belanda dalam bidang ilmu pengetahuan telah membuat Antonie Philips van Leeuwehoek menjadi ‘Bapak Mikrobiologi’ dunia. Pada abad 16, ilmuan asal Belanda ini membuat mikroskop sederhana yang mampu melihat sel. Sel adalah satuan terkecil penyusun makhluk hidup. Penemuan sel oleh Antonie ini menjadi gerbang awal yang membuka penelitian lebih lanjut dalam bidang biologi sel. Tanpa ditemukannya mikroskop sederhana oleh Antonie, mungkin saja kita tidak bisa mengenal apa itu bakteri, virus serta jasad renik lainnya.

Sementara dizaman globalisasi, pengembangan inovasi nan kreatif bangsa Belanda tidaklah lekang. Tantangan zaman modern terbesar yaitu enegi, membuat dunia semakin khawatir dan berusaha mencari solusinya. Belanda, dengan berbagai inovasinya datang dan mencoba menjawab tantangan krisis ini.

Adalah vibration energy, sebuah inovasi kreatif ilmuwan Belanda asal University of Twente. Inovasi yang tak terpikirkan dengan memanfaatkan getaran dari kendaraan yang lalu-lalang di jalanan Belanda.

Vibration enegy memanfaatkan getaran dari kendaraan yang melintas di atas jalan. Pada permukaan jalan dipasang material yang disebut piezoelectric yang dapat mengkonversi getaran pada kendaraan menjadi energi.

Walaupun masih dalam tahap pengembangan, pemanfaatan getaran kendaraan sebagai sumber energi menunjukkan bahwa bangsa Belanda selalu bisa memanfaatkan permasalahan yang ada untuk menghasilkan hal baru yang inovatif. Bayangkan saja inovasi enegi ini diterapkan di kota-kota besar seluruh dunia. Dimana ada berjuta-juta kendaraan setiap harinya. Dapat dipastikan krisis enegi teratasi dengan sangat efektif dan efisien.

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Antonie_van_Leeuwenhoek

http://top-10-list.org/2011/02/20/the-most-nobel-prize-winners-countries/

http://www.utwente.nl/en/archive/2012/02/generating_electricity_from_vibrations_in_road_surface_works.doc/

https://yahdiniqornin.wordpress.com/2012/05/13/kreativitas-bangsa-belanda-dari-masa-ke-masa/