540. Inovasi yang Berbuah Manis

Penulis : SINGGIH NUR ASTUTI
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

Mendengar kata Belanda, hal yang terbersit dalam benak kita adalah kincir angin. Negara Belanda memang dikenal sebagai negeri kincir angin. Awalnya masyarakat Indonesia menyebut negara Belanda dengan sebutan Hollando. Namun sering berjalannya waktu kata Hollando berubah menjadi Belanda, sehingga masyarakat Indonesia mengenal negeri kincir angin tersebut sebagai negara Belanda. Seperti yang telah diketahui Belanda merupakan salah satu negara yang berada di benua Eropa.

Secara geografis Belanda terletak di bagian Barat Laut Eropa berbatasan dengan Jerman disebelah timur, Belgia disebelah selatan dan berbatasan dengan Laut Utara disebelah barat. Letak Belanda yang strategis membuat Belanda banyak dikunjungi turis dunia. Salah satu hal yang menarik dari Belanda yaitu permukaan tanahnya yang datar. Dari luas wilayah Belanda sekitar 41.160 km2 daerah tertinggi ada diantara 20m- 100m diatas permukaan laut. Namun hal tersebut tidak membuat masyarakat Belanda meninggalkan kampung halamannya, mereka justru berinovasi untuk menanggulangi masalah yang ada. Seperti yang kita tahu masyarakat Belanda terkenal dengan sikap mandiri, inovasi dan kreatif.

Karena letak permukaan tanah Belanda yang datar, sehingga dataran Belanda banyak dikelilingi oleh air. Tak heran jika di Belanda kita banyak berjumpa dengan kanal-kanal yang mengelilingi kota-kota di Belanda. Pemerintah Belanda juga membuat sebuah tanggul untuk menaggulangi terjangan air laut agar tidak masuk ke dataran Belanda. Tentunya hal ini merupakan sebuah inovasi kreatif yang dicetuskan agar dataran Belanda tidak dipenuhi oleh air. Bukan hanya membuat tanggul-tanggul besar saja, pemerintah Belanda juga membuat jembatan di kanal-kanal agar memudahkan masyarakatnya dalam menjalankan aktivitas. Selain itu juga, hal tersebut bisa menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Belanda. Hal-hal tersebut tidak dianggap masyarakat Belanda sebagai kekurangan, mereka justru memanfaatkan semua itu menjadi sebuah kelebihan dengan inovasi-inovasi yang mereka kembangkan.

Kemudian salah satu karya inovasi Belanda yang terkenal yaitu kincir angin. Belanda memanfaatkan energi angin yang cukup banyak di negaranya dengan membuat kincir angin. Sejak berabad-abad masyarakat Belanda telah menggunakan kincir angin untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kincir angin Belanda pertama dan terbesar di dunia terletak di desa Kinderdijk yang berfungsi untuk menguras air laut agar menjadi daratan dengan menggunakan sistem polder. Kincir angin Kinderdijk adalah salah satu wisata terkenal di Belanda dan ditetapkan menjadi situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1997.

image004

image002
Sumber: www.holland.com

Terdapat lebih dari 1.000 kincir angin dari zaman dahulu masih ada di Belanda sampai saat ini. Walaupun kelihatannya kincir angin di Belanda memiliki bentuk yang sama, namun kincir angin tersebut memiliki fungsinya masing-masing sesuai dengan kegunaan dari kincir angin tersebut. Hampir setiap daerah di Belanda memiliki kincir angin. Pemanfaatan sumber energi angin dengan baik mampu mengurangi bahan bakar minyak, mengurangi polusi udara, membuka lapangan pekerjaan dan lain sebagainya.

Selain kincir angin masyarakat Belanda juga membuat karya inovasi lainnya yang bersumber dari api sebagai salah satu elemen kehidupan, salah satunya yaitu Greenhouse Village, solar island Almere, helianthos, nuna, solar collector, ATC solar curve electric buss charging station dan juga solar road. Greenhouse village adalah sebuah konsep yang memungkinkan solusi desentralisasi yang memiliki fungsi sama seperti konsep rumah kaca. Seperti yang kita tahu konsep rumah kaca merupakan salah satu cara untuk mengurangi pemanasan global dengan cara memanfaatkan panas matahari sebagai sumber energi utama yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Sama hal-nya seperti rumah kaca, greenhouse village di Belanda juga memanfaatkan panas dari radiasi matahari selama musim panas.

image006

image008
Sumber: www.holland.com

Masyarakat Belanda memanfaatkan greenhouse dengan menanam tumbuhan didalamnya. Kemudian ketika musim panas tiba masyarakat memanfaatkan panas matahari yang berlebih dengan mengalirkan panas tersebut kedalam tanah dan disimpan. Mereka menggunakan konsep air tanah sebagai penyangga panas. Untuk menjaga kestabilan kondisi air dan tanah, maka dibuat sebuah alat untuk menyetabilkan panas dari radiasi matahari yang disimpan didalam tanah. Ketika musim dingin tiba, air dalam tanah dikeluarkan menggunakan pompa untuk memanaskan kembali rumah kaca sebagi pengganti panas matahari. Sehingga hal tersebut membuat tumbuhan di rumah kaca menjadi terjamin kualitasnya dan tidak mati karena iklim yang berubah. Masyarakat Belanda khususnya petani Belanda terus mengembangkan inovasi ini, agar kelak tumbuhan yang mereka tanam tetap terjamin kualitas dan khasiatnya.

Pada tahun 2010 di Belanda terdapat 10.000 Ha greenhouse dan separuhnya digunakan untuk menanam sayuran. Salah satu hasil dari greenhouse yaitu tanaman tomat, paprika dan mentimun. Sesuai dengan yang telah diceritakan diatas, greenhouse di Belanda dilengkapi dengan peralatan teknologi yang canggih sehingga dapat menghemat waktu kerja. Hasil tanaman yang diperoleh dari greenhouse pun memiliki kualitas yang bagus dan di kemas dengan menarik, sehingga para pembeli tertarik untuk membelinya.

ATC solar curve electric buss charging station merupakan karya inovasi Belanda yang memanfaatkan sumber energi listrik serta menggunakan teknologi yang canggih. Karya ini dibuat untuk mempermudah pengisian bahan bakar listrik pada bus serta memberikan kenyamanan pada penumpang bus sekaligus menyesuaikan dengan tampilan jalan di kota Noord-Brabant. Kekuatan listrik untuk mengisi bus sepenuhnya dikompensasi oleh 15,5m panel surya yang berada di atap halte.

image010

image012

image014
Sumber: www.studiomango.nl

Selain inovasi-inovasi terkenal diatas, masyarakat Belanda juga terkenal dengan sikapnya yang ramah, mandiri, inovasi, kreatif dan juga ramah lingkungan. Kebanyakan masyarakat Belanda menggunakan transportasi sepeda, hanya sedikit dari mereka yang menggunakan transportasi seperti mobil dan motor. Adapun mereka yang menggunakan transportasi tersebut itupun menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. Mereka yang menggunakan transportasi sepeda berpikir bahwa menggunakan sepeda dapat mengurangi pemanasan global dan juga membuat tubuh menjadi sehat. Karena dengan mengayuh sepeda sama saja dengan berolahraga sehingga banyak kalori dan toksin-toksin dalam tubuh yang terbakar dan membuat tubuh menjadi sehat dan segar. Banyaknya masyarakat yang menggunakan sepeda, pemerintah serta masyarakat Belanda berinovasi untuk membuat jalur sepeda yang beda dari biasanya. Jalur sepeda tersebut dibuat menggunakan solar cell di dalamnya atau sering disebut juga dengan solar road. Proyek ini dimulai dengan membuat jalur sel surya sepanjang 70m dan tentunya menjadi jalur sepeda pertama yang menggunakan teknologi yang tak kalah canggih dengan karya-karya inovasi lainnya. Proyek ini dibuat dengan melekatkan kristal silikon sel surya pada beton dan dilapisi kaca tempered setebal 1 cm dengan posisi miring ke setiap sisi sehingga membuat jalur permukaan sepeda tetap bersih jika terkena hujan. Solar road berfungsi sebagai daya pada traffic light, komponen pemanas salju dan dapat digunakan untuk jalur fiber optic, walaupun tenaga yang didapat hanya 30%.

image016
Sumber: www.pewartaekbis.nl

Belanda merupakan salah satu contoh negara yang mandiri, inovatif dan kreatif dalam berbagai elemen kehidupan. Pemanfaatan dan pengembangan energi yang baik membuat Belanda menjadi negara yang banyak dikagumi oleh banyak masyarakat di dunia ini. Walaupun banyak inovasi-inovasi yang telah ditemukan baik dalam bidang teknologi, ekonomi dan lain sebagainya tetapi mereka tetap mengutamakan konsep ramah lingkungan. Itulah yang menjadi daya tarik negara Belanda di berbagai aspek kehidupan.

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda

https://diaryofviviana.wordpress.com/home/mengenal-belanda/

http://orangeatmosphere.blogspot.com/2011/11/letak-geografis-belanda.html

http://www.holland.com/uk/tourism/activities/traditional/windmills/types-of-windmills-in-holland.htm

http://hollandfoodpartner.com/greenhouses-a-shiny-city-of-glass/

http://www.foodurbanism.org/greenhouse-village/

http://www.alfalaval.com/solution-finder/customer-stories/Pages/Van-der-Weijden.aspx

http://ekasarihandayani.blogspot.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin.html

https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/17/459-belanda-potret-negara-agraris-yang-sebenarnya/

http://www.studiomango.nl/portfolio-items/atc-solar-curve-electric-buss-charging-station/#prettyPhoto

http://bikestreak.com/belanda-membangun-jalur-sepeda-berteknologi-sel-surya/

http://pewartaekbis.com/wow-belanda-punya-jalan-penyerap-energi-matahari/10490/