561. No Water – No Plant – No Life Groasis Waterboxx Solusi dari Air Untuk Tanaman

Penulis : FEBBY ROSA ANNISAFITRIE
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

“Water is life’s mater and matrix, mother and medium. There is no life without water”
-Albert Szent-Gyorgyi

Tidak ada air maka tidak ada tumbuhan, tidak ada tumbuhan maka tidak ada makanan, hilangnya habitat sejumlah spesies hewan, dan tidak ada oksigen, yang dalam kata lain berarti tidak ada kehidupan. Hal tersebut selaras dengan quote Gyorgi diatas yang menyatakan bahwa air adalah materi yang fundamental. Tanpa air maka tumbuhan sebagai produsen dalam rantai makanan tidak dapat tumbuh. Salah satu inovasi dari negeri Belanda yang dapat menjadi solusi untuk penumbuhan tanaman seperti, pohon buah-buahan dan sayuran, terutama di area yang kering adalah Groasis Waterboxx.

Latar Belakang

image003

Salah satu permasalahan besar yang dihadapi dunia terkait tumbuhan adalah semakin berkurangnya area hutan. Sebuah peta global perubahan kawasan hutan yang memiliki resolusi tinggi dan manfaatnya telah diciptakan dengan bantuan Google Earth (Morgan, 2013). Peta tersebut memuat grafik tentang perjalanan hutan dunia dari tahun 2000 sampai 2012, berdasarkan pada 650.000 citra satelit oleh Landsat 7, kemudian berdasarkan peta tersebut diketahui selama rentang 12 tahun (2000-2012) dunia kehilangan 2,3 juta kilometer persegi hutan atau setara dengan luas yang sama dengan luas Negara Mongolia atau enam kali wilayah Inggris, disebabkan oleh penebangan, kebakaran, atau bencana (Morgan, 2013).

Salah satu inovasi dari negeri Belanda yang dapat menjadi solusi untuk penumbuhan tanaman seperti, pohon buah-buahan dan sayuran, terutama di area yang kering adalah Groasis Waterboxx.

Inovasi

image005

Groasis Waterboxx adalah perangkat yang dikembangkan oleh mantan eksportir bunga dari negeri Belanda, Pieter Hoff untuk membantu menanam pohon di daerah kering.
Semenjak diluncurkan pada tahun 2000-an teknologi ini telah memenangkan sejumlah penghargaan diantaranya (Groasis.com):
• Popular Science Award 2010
• Environmental Excellence Award 2012
• Sustainia100 Award 2014

Teknologi ini muncul dari latar belakang masalah bahwa sejumlah lahan luas didunia terlalu kering untuk pohon dapat bertahan hidup, kemudian walau air mungkin ada di dalam tanah, tetapi seringkali terlalu dalam bagi pohon kecil untuk dapat mengembangkan struktur akar untuk mencapai sumber air tersebut.

Teknologi Groasis bekerja dengan menggunakan asas biomimikri memecahkan masalah tumbuh tanaman di gurun, daerah terkikis, tanah tandus dan di bebatuan. Tujuan dari teknologi ini adalah untuk menanam kembali daerah tersebut, mengembalikan tutupan vegetasi dan membuat mereka produktif dengan pohon buah-buahan dan sayuran.

Desain Groasis Waterboxx adalah berbentuk ember polypropylene dengan tutup dan memiliki terowongan vertikal di tengah-tengah dua tanaman. Sebuah sumbu memungkinkan air dari dalam kotak menetes ke tanah melalui kapiler. Sedangkan tutup berfungsi untuk menyalurkan bahkan jumlah terkecil air bawah sifon ke waduk sentral kotak itu.

image007
Figure 3 Desain Groasis Waterboxx

http://www.groasis.com/en/manuals/plant-instructions-for-the-groasis-technology

Fungsi produk sebagai inkubator tanaman, melindungi kedua anak pohon yang baru ditanam dan tanah di sekitarnya dari panas matahari, sambil memberikan air untuk tanaman. Tutup mengumpulkan air dari hujan dan malam hari kondensasi, yang kemudian disimpan dalam ember. Jumlah kecil berisi air rilis waduk (sekitar 50 ml per hari) air ke dalam tanah dengan sumbu untuk air pohon dan mendorong pohon untuk mengembangkan struktur akar. Kotak bertindak sebagai perisai untuk air di tanah atas, dan air ini kemudian menyebar ke bawah dan keluar bukannya ditarik ke permukaan dan menguap. Kedua suhu dan kelembaban di bawah dan di dalam kotak yang malam lebih stabil dan hari daripada tanpa.

image010

Teknologi ini telah diuji selama 3 tahun di Mohamed Premier Universitas di Maroko di mana hampir 90% dari tanaman bertahan dengan kotak dibandingkan dengan 10% tanpa. Terlepas dari proyek-proyek di daerah kering hangat, kotak sedang diuji di perkebunan anggur dan daerah pegunungan yang dingin. Perangkat ini juga digunakan untuk menanam pohon air-mencintai di daerah beriklim, termasuk tumbuh sequoia raksasa (Sequoidendron giganteum) di wilayah Great Lakes (Wikipedia).

image012

Dengan inovasi ciptaan Peter Hoff dari Belanda ini, menanam di tanah tandus bukan lagi hal masalah, karena lahan tandus seperti gurun pun bias disulap menjadi hijau. Penanaman kembali tanah-tanah tandus akibat kerusakan hutan juga tentu dapat dilakukan dengan menggunakan teknolog Groasis Water Boxx ini.

Sepercik harapan untuk bumi yang lebih hijau, kabar gembira untuk kehidupan manusia yang lebih baik.

Referensi
Gyorgyi, A. Szent. (Diakses dari http://www.worldofquotes.com/topic/Water/1/ pada 4/27/2015)
Morgan, James. 2013. Peta Kerusakan Hutan Diciptakan. Reporter science: BBC News (Diakses dari http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/11/131115_iptek_petahutan pada 4/27/2015)
Groasis wins important Awards. (Diakses dari http://www.groasis.com/en/press/groasis-wins-important-awards pada 4/27/2015)
http://www.groasis.com/en/summary/reports-about-the-groasis-waterboxx-proven-success-with-a-90-survival-rate (Diakses pada 4/27/2015)
http://en.wikipedia.org/wiki/Groasis_Waterboxx (Diakses pada 4/27/2015)
http://www.groasis.com/album/manual/uk/groasis-wateboxx-planting-manual-english.pdf (Diakses pada 4/27/2015)