577. Dari Pemboros menjadi Penghemat, Kamu Harus Bisa Move On.

Penulis : AGUS DIAN SAPUTRO
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Ceritanya Indonesia (INA) dan Belanda sedang berbincang-bincang di acara ASEM (Asia-Europe Meeting) di Belanda, kebetulan acara ini di datangi Indonesia saja.
Belanda : “Eh INA, kamu masih inget aku kan NA?”
INA : “Ya iyalah inget, ingetnya pake’ banget. Kamu itu yang nge-jajah aku tempo doeloe, jadi gak bakalan aku lupain. Ngapain kamu ngubungin aku lagi? Belum puas dengan kejadian yang kau lakuin ke aku dulu?”

Belanda : “Ndak gitu INA, aku itu sudah insaf.”
INA : “Hmm. Baguslah kalau gitu.”

Belanda : “Aku mau bayar kesalahanku dengan hasil penemuanku ini, aku ngerti banget gimana kondisimu di tahun 2014 itu, doeloe dan sekarang kamu jauh berbeda INA. Tahun 70-an aku inget banget waktu kamu menjadi pengekspor sumber energi (minyak bumi, gas) yang cukup tinggi ke negara-negara asing. Tapi dunia ini tak pernah berhenti berputar INA, di tahun 2003 pertumbuhan ekonomimu meningkat 6,5%, sehingga angka kebutuhan akan energi mu menjadi tinggi. Aku tahu energi yang kau butuhkan 1,6 jt/barel tiap harinya, tetapi kau hanya mampu memproduksi 1,2 jt/barel tiap harinya. Doeloe kau mengekspor, sekarang kau malah mengimpor. Aku takut kelak di tahun 2025 kau mengalami krisis energi.”
INA : “Iya Bel, aku takut dengan ancaman krisis energi. Lantas alat apa yang sudah kau temukan Bel? Alat apa? Alat apa?”

Belanda : “Ssst. Nih Lamp Latro, kalau doeloe kamu pakai minyak bumi untuk menyalakan Ublik yang ujung-ujungnya menghabiskan stok minyak bumi kamu, saatnya kamu pindah ke Lamp Latro. Kamu hanya butuh tumbuhan laut untuk menggunakannya, kebetulan laut mu juga luas, jadi ini alat alternatif yang pas buat kamu untuk menghemat sumber energi.”
INA : “Apa Lamp Latro itu, Bel?”
Belanda : “Ini kamu baca sendiri artikel ku.”

Holla Indonesia,
Buat kamu yang suka boros sama penggunaan energi listrik dan kaget saat tagihan listrik kamu bengkak, kamu harus berbangga hati dengan temuan alat yang unik ini oleh Belanda. Alat ini bernama Lamp Latro, di design oleh Mike Thompson asal Belanda yang terinspirasi dari sebuah terobosan ilmiah yang dibuat awal tahun 2010 oleh para ilmuwan dari Yansei dan Universitas Stanford.

image002

Alat ini dapat menggantikan lampu hias dirumah anda dengan tambahan nuansa romansa dan estetika yang sangat indah. Sehingga anda dapat nyaman dan betah banget kalau berdiam diri dirumah, utamanya di malam hari.

Jadi lampu-lampu yang fungsinya untuk menghias rumah, ganti aja dengan Lamp Latro ini.

image004

Lamp Latro adalah lampu gantung yang membuat kita menghemat energi Listrik, dengan memanfaatkan kehidupan alga sebagai sumber tenaganya. Kok bisa?

Begini prosesnya !!!
Kenapa Mike Thompson memakai Alga?

image006

Alga merupakan tumbuhan/hewan yang hidup di air laut, tawar dan lembab. Alga mempunyai chlorella yang dapat memancarkan arus listrik kecil saat ia berfotosintesis. Alga hanya perlu sinar matahari untuk berfotosintesa.

Alga ini sangat mudah untuk di cari, sehingga kamu mempunyai peluang untuk membuat Lamp Latro ini,

Seberapa besar alga dapat memproduksi arus listrik?
Hal yang paling luar biasa dari tumbuhan/hewan sejenis alga ini adalah setiap sel dari alga mampu menyerap Co2 yang di terimanya, sehingga energi yang akan dikeluarkannya begitu banyak bergantung dari jumlah sel alga nya.

Bagaimana alga dapat menghasilkan arus listrik?
Alga sama seperti kita sebagai manusia, kalau ada yang mau dihasilkan/dikeluarkan berarti harus ada sesuatu yang dimasukkan. Nah, sesuatu yang di masukkan tersebut disebut dengan makanan bagi alga. Dari makanan inilah alga dapat berproduksi sebuah arus listrik.

Makanan itu adalah Air, Co2, dan cahaya matahari.

Alga tanpa sebuah air ia akan membentuk kristal, lama-kelamaan ia akan mati dan tidak dapat berproduksi. Jadi fungsi air sangat penting untuk membuat Lamp Latro ini.

Bagaimana Lamp Latro dapat memancarkan cahaya?

image009

Alga yang akan di gunakan harus diletakkan ke sebuah tempat, tempat ini berupa tabung yang sudah di desain khusus oleh Mike Thompson dengan membagi menjadi beberapa ruang tiap tabungnya.

a. Pintu udara
Alga butuh Co2 untuk hidup, dari sinilah karbon dioksida tersebut dimasukkan, bisa melalui udara langsung atau melalui nafas yang dikeluarkan manusia.

image011

b. Pintu air
Untuk menambah asupan air.

image013

c. Ruang alga dan air
Setelah tabung terisi Alga, Air, dan CO2, letakkan tabung tersebut di tempat yang terkena sinar matahari. Alga dan tiap chlorella nya yang dapat memancarkan arus listrik karena sinar matahari akan menyimpan energi yang dihasilkan tersebut kedalam sebuah baterai. Sehingga baterai yang sudah terisi daya akan mampu membuat lampu hidup dan bercahaya.

image016

d. Ruang baterai dan lampu
Dalam tabung ini terdapat baterai, lampu, dan alat sensor intensitas cahaya.

Alat sensor ini digunakan untuk mengukur intensitas cahaya, sehingga alga tidak terus-menerus dipaksa menghasilkan listrik, pada lamp Latro ini alga hanya dapat mengonsumsi cahaya matahari hanya pada kisaran 22-25 0C yang mana intensitas cahaya pada kisaran tersebut tidak akan mengakibatkan alga mati. Dan ketika dimalam hari, lampu akan otomatis bercahaya secara otomatis.

Alga disebut juga tumbuhan/hewan, agar ia dapat bertahan hidup ia harus diberi asupan makanan, asupan makanan yang dapat diberikan untuk memelihara alga tersebut adalah dengan bernafas di depan tabung lampu yakni dengan CO2.
Thompson percaya penemuan ini dapat menyebabkan revolusi alga: “Sebagai kemajuan dalam teknologi nano yang menyebabkan produk semakin hemat energi, tanaman hidup seperti ganggang akan menjadi sumber yang menarik untuk penghematan energi.”

Referensi :
Gambar 1.0, Gambar 1. www.rumahsudut.com
Gambar 2. http://inhabitat.com/algae-powered-latro-lamp-transforms-co2-into-light/
Gambar 3. http://thoughtcollider.nl/project/latro/
Gambar 4,5,6 http://inhabitat.com/algae-powered-latro-lamp-transforms-co2-into-light/algae1-2/

http://archive.kaskus.co.id/thread/4977146/0#3

http://inhabitat.com/algae-powered-latro-lamp-transforms-co2-into-light/

https://www.youtube.com/watch?v=bUgpX3RmzZQ