594. Inovasi Belanda pada Empat Elemen Kehidupan

Penulis : Yolla Chintya Pitaloka
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Belanda adalah sebuah negara peserta Kerajaan Belanda, yang terdiri dari dua belas provinsi di Eropa Barat Laut dan tiga pulau di Karibia. Belanda secara geografis merupakan negara berpermukaan rendah, dengan kira-kira 20% wilayahnya, dan 21% populasinya berada di bawah permukaan laut, dan 50% tanahnya kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Sebagian besar daratan yang berada di bawah permukaan laut adalah hasil campur tangan manusia, ini disebabkan oleh ekstraksi gambut yang meluas, dan kurang terkontrol selama berabad-abad, dan merendahkan permukaan setinggi beberapa meter. Bahkan di wilayah banjir ekstraksi gambut tersebut dilanjutkan melalui pengerukan. Sejak akhir abad ke-16 reklamasi daratan dimulai; kemudian wilayahpolder yang luas kini dilestarikan dengan mengelaborasi sistem drainase yang melibatkan beberapa tanggul, terusan, dan stasiun pompa. Sebagian besar wilayah Belanda dibentuk oleh estuaria tiga sungai penting Eropa, yang secara bersama-sama dengan anak-anak sungainya membentuk delta Rhein-Maas-Schelde. Sebagian besar wilayah negara ini sangatlah datar, dengan perkecualian di kaki-kaki bukit di tenggara-jauh, dan beberapa deret perbukitan di bagian tengah.

Belanda memiliki kondisi geografis yang sangat unik dengan permukaan tanahnya yang rata. Namun provinsi Limburg, yang berada di bagian tenggara negeri Belanda, sedikit berbukit. Permukaan tertinggi ialah Vaalserberg, yang berada di provinsi Limburg, mempunyai ketinggian 321 m. Permukaan yang terendah ialah Nieuwerkerk aan den Ijssel, yang berada 6.76 dibawah permukaan laut. Banyak tanah rendah dikawal oleh dijk, dan dinding laut. Sebagian kawasan di Belanda, misalnya daerah Flevoland, mesti direklamasi. Kawasan yang direklamasi itu disebut polder. Salah satu konstruksi yang terkenal ialah Afsluitdijk (Penutup Tanggul), yang memisahkan danau IJssel (IJsselmeer, dulunya disebut laut Zuider atau Zuiderzee) dengan laut Wadden (Waddenzee). Panjang dari tanggul ini 32 km, dan lebarnya 90 m. Belanda juga memiliki garis pantai yanng cukup panjang.

Dari keterangan yang dituliskan, dapat dilihat bahwa Belanda memiliki potensi yang besar dalam memanfaatkan sumber daya air yang ada. Tidak hanya dari angin menggunakan kincir anginnya yang sampai saat ini dikenal sebagai sumber energi utama bagi seluruh kehidupan di Belanda. Namun bisa juga menggunakan sumber daya alam lainnya yaitu air. Walaupun terletak hampir di bawah permukaan laut, bukan suatu halangan bagi Negeri Kincir Angin ini untuk mengatasi masalah terbesarnya menjadi suatu sumber utama bagi energi di Belanda.

Dari segi keamanan sangat berisiko mengingat selama ini daratan Belanda tetap kering karena alat drainase dan tanggul yang menghalangi air laut untuk masuk dan menenggelamkan daratan tersebut.

image001

Dengan skema sistem kerja Hydropower Plant di atas yang mengandalkan aliran air yang masuk dari tanggul dan menggerakkan turbin yang terdapat di bawah generator dan mengahasilkan energi lalu menggerakkan transformer. Aliran air laut yang masuk akan dialirkan kembali ke sungai di tengah-tengah kota. Jika dibutuhkan bisa ditambahkan turbin di muara maupun hilir sungai dari dataran tinggi Vaalseberg, provinsi Limburg.

Namun, karena membutuhkan kedalaman yang cukup untuk meletakkan dan merealisasikan generator tersebut maka hanya bisa dilakukan di laut yang memiliki kedalaman yang cukup. Untuk bisa menerapkannya dibutuhkan kedalaman sekitar 10-20m sehingga mampu membangun dengan kokoh turbin yang ada.

Sementara itu, di sisi sumber tenaga yang akan menggerakkan turbin tersebut, dibutuhkan setidaknya sekian jumlah gelombang sehingga turbin akan bergerak secara berkala dan tentunya menghasilkan tenaga yang cukup besar.

Aliran air laut akan mengalir dari saluran yang dibuat di ketinggian tertentu dan turun terus dengan kecepatan tertentu sehingga turbin pembangkit generator akan bekerja dan mengalir kembali ke air sungai.

Hal ini tentu saja membtuhkan biaya yanng cukup besar sehingga membtuhkan banyak masukan dan dukungan dari berbagai. Apabila akan direalisasikan, khusus pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan dari biaya yang negara punya.

Awalnya bisa digunakan dengan ide pertama tadi yaitu dengan meletakkan turbin di sepanjang aliran sungai hingga menuju ke muara. Dengan begitu akan terlihat apakah penggunaan energi alternatif ini efektif atau tidak.Setelah dalam batas waktu 3 bulan bisa ditindak lanjuti apakah sesuai dengan perhitungan yang disiapkan atau tidak.

Sumber
Wikipedia.com
Website whostuffwork