605. Inovasi yang Tumbuh Karena Keterbatasan

Penulis : JIWANDONO AGUNG SARI PUTRO
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Siapa yang tidak mengenal Holland? Negara yang memiliki hubungan sejarah yang erat dengan Nusantara. Holland merupakan negara yang terkenal akan tulip, kincir angin, dan kanalnya. Negere Van Orange atau yang lebih dikenal sebagai Belanda merupakan salah satu negara maju yang terletak di eropa bagian barat. Negara dengan 16 juta jiwa penduduk ini hanya memiliki luas daratan sebesar 41.546 km2 dengan sebesar 27% wilayahnya merupakan wilayah dibawah permukaan laut. Belanda merupakan salah satu negara favorit untuk dikunjungi karena keindahan kebun bunga tulipnya, kanan-kanal di setiap kota, kincir angin, hingga kejunya. Selain itu, Belanda juga merupakan salah satu negara tujuan favorit untuk menuntut ilmu yang terkenal hukum hingga konstruksi bangunan. Negara Belanda yang ada saat ini diwujudkan dengan usaha yang tidak mudah, Belanda banyak melakukan inovasi diantaranya adalah inovasi inovasi penanggulangan terjangan air laut.

Dibalik Indahnya negara Belanda, negeri kincir angin ini juga menyimpan kelemahan yang menyebabkan kenangan pahit diantaranya adalah kondisi topografi Belanda yang tidak menguntungkan karena letaknya dibawah permukaan air laut sehingga membuat negeri tulip ini sering terkena banjir. Tetapi hal ini menyebabkan bangsa Belanda berusaha memutar otak untuk mengatasinya. Diawali oleh bangsa frisian yang terdesak karena bencana banjir yang sering melanda, polder-polder pun dibuat mereka. Polder merupakan teknologi pada jaman itu untuk melakukan reklamasi atau pembuatan lahan tahan baru dengan cara memisahan dari air, pemisahan dilakukan dengan membuat tanggul-tanggul dan bendungan yang berfungsi sebagai pengairan. Inovasi lain yang dibuat adalah penutup tanggul (Afsluitdijk) yang memisalkan danau Ijsselmeer dengan laut Wadden. Tanggul ini panjanganya mencapai 32km dengan lebar 90m. Proyek ini juga mampu menghubungkan 2 propinsi yakni Noord Holland dan Friesland. Negeri kincir angin ini juga membuat mega proyek yang berdampak besar bagi perubahan kondisi Netherland. Mega proyek ini bernama Deltawerken yang proposalnya disahkan pada tahun 1950, tetapi pada tahun 1953 Belanda mengalami banjir yang menelan korban sekitar 2000 orang dan lebih dari 150.000 hektar terendam banjir, hal ini menyebabkan proyek ini segera direalisasikan. Deltawerker (Delta Works) merupakan proyek terbesar di Belanda yang dibuat untuk menghadapi arus laut, gelombang laut dan kontur tanah yang bervariasi. Proyek ini merupakan proyek yang membuat negara lain kagum dan mengakui Belanda akan inovasinya.

Inovasi negeri tulip ini tidak berhenti pada Delta Work saja, mereka juga menemukan inovasi-inovasi baru yang menunjang kehidupan warga Belanda. Meningkatnya populasi manusia, menyebabkan meningkatnya kebutuhan manusia, ditambah dengan pertumbuhan jumlah pabrik menyebabkan terkontaminasinya kondisi alam termasuk air. Hal ini menjadi suatu kesempatan untuk Belanda berinovasi dengan menciptakan teknologi pengolahan air limbah dan penyediaan air minum. Pengembangan inovasi di Belanda tidak terlepas dari lembaga pendidikannya. Salah satu universitas di Belanda berhasil mengembangan metode yaitu penangkap CO2 selama proses pengolahan limbah air, hal ini menghasilkan kemungkinan alternatif untuk penyerapan CO2 dalam tanah. Sebagai tambahan, universitas yang terlibat dalam proyek yang dilakukan di Hong Kong ini, melakukan pengujian terhadap toilet yang flashing-nya menggunakan air laut. Teknologi ini tidak hanya akan memfasilitasi pemulihan fosfat tetapi juga menghasilkan sistem yang lebih efisien dan terintegrasi untuk skala fasilitas yang lebih besar seperti bandara.

Inovasi pengolahan limbah lainnya adalah proyek pengujian efektifitas pengolahan air limbah toilet yang melakukan pemisahan selulosa dari kertas toilet dengan air limbah. Kertas toilet biasanya langsung dibuang bersama air limbah kedalam instalasi pengolahan air limbah. Secara teknis penghilangan kertas toilet dalam limbah dapat dilakukan dengan menggunakan saringan dan beberapa aplikasi metode yang sudah diketahui, kemudian dikombinasikan dengan reaktor biometana, inovasi ini dapat memulihkan bahan baku(selulosa) dan mengoptimalkan proses pemurnian air limbah keseluruhan.

Inovasi pengolahan limbah tidak tertuju pada teknologi modern saja tetapi juga pada teknologi biologi. Di Belanda juga dikembangkan penelitian yang menyelidiki cacing yang dapat meminimalkan limbah lumpur. Uji coba penyelidikan dilakukan pada pabrik di Wolverhampton yang hasilnya menunjukan bagaimana cacing tidak hanya memecah lumpur, tetapi juga meningkatkan fermentasi lumpur. Kombinasi dari degeradasi dan fermentasi menghasilkan proses berkelanjutan yang kuat, yang cocok sebagai tambahan dari proses-proses pengolahan yang berbeda.

Inovasi pemurnian air lainnya adalah dengan menggunakan proses bio-nanoteknologi, pada proses fosfat dapat di hilangkan dalam air secara selektif. Hal ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan mikobra dalam air. Proses ini jauh dari penggunaan bahan kimia yang beracun walaupun dalam dosis yang dibutuhkan. Penelitian ini akan menggunakan bahan berbasis bio. Proyek yang hampir serupa dengan menggunakan bio-nanoteknologi tetapi bertujuan menghilangkan kandungan besi dan amonium dalam air minum.

Proyek inovatif hasil pengembangan dari beberapa institusi adalah konsep Sewer Mining yang bertujuan untuk mengasilkan air berkualitas tinggi dari limbah dengan menggabungkan beberapa proses pengolahan air limbah sehingga dapat mengoptimalkan proses pemulihan energi. Hal ini diperoleh dengan memproduksi energi terbaharukan dari kandungan organik yang terdapat dalam limbah. Proses pengolahan limbah dilakukan dengan cara Forward Osmosis yang di kombinasikan dengan sistem rekonsentrasi.

Inovasi yang paling mencengangkan adalah inovasi reaktor aerob korrelsib di Epe juga merupakan inovasi baru yang tengah dikerjakan Belanda saat ini. Ini merupakan reaktor Aerob Korrelsib pertama. Reaktor ini jauh lebih hebat dengan dari reaktor yang ada saat ini. Reaktor ini hanya membutuhkan 30% dari fasilitas yang sudah dibangun, dan akan menghasilkan penghematan energi dan biaya sekitar 20 hingga 25 % dari yang telah ada saat ini.

Perkembangan inovasi di Belanda membuat Belanda menjadi negara yang maju, karena inovasi memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang begitu besar bagi negara ini. Banyak negara menggandeng perusahan-perusahan Belanda untuk melaksanakan proyek di negara mereka. Hal ini terjadi karena kepercayaan mereka terhadap Belanda yang telah terbukti dari karya-karya inovasi yang dihasilkan. Berbondong-bondong pelajar dari manca negara juga datang untuk menuntut ilmu di negeri kincir angin ini. Adanya Karya-karya inovasi ini merupakan hasil usaha warga Belanda yang bangkit dari bencana pada masa lalu akibat dari keterbatasan lokasi dimana mereka tinggal.

Pemerintah Belanda juga tidak pernah diam dalam menstimulus generasinya untuk melakukan inovasi, khususnya inovasi yang akan berguna bagi khalayak banyak. Hal ini ditunjukan dengan banyaknya ajang kompetisi dan konferensi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan inovasi. Pemerintah juga memberikan reward bagi yang berhasil membuat terobosan baru bagi dunia. Inilah perkembangan inovasi yang tak pernah ada habisnya di Negara kincir angin ini. Kemajuan dan keberhasil yang terbentuk akibat keterbatasan pada masa lalu yang pernah dialami.

Sumber :

http://dedutchman.ca/friesland/

http://en.wikipedia.org/wiki/Frisian_history

http://www.aquatechtrade.com/News/Pages/Dutch-position-in-water-technology-sector.aspx

http://www.deltawerken.com/Deltaworks/23.html

http://www.dutchwatersector.com/news-events/news/924-dutch-water-experts-present-latest-purification-technologies-at-iwa-conference.html

http://www.tnw.tudelft.nl/fileadmin/Faculteit/TNW/Over_de_faculteit/Afdelingen/Biotechnology/Research/Research_Groups/Environmental_Biotechnology/Research_Projects/doc/EBTprVet.pdf

http://www.tnw.tudelft.nl/fileadmin/Faculteit/TNW/Over_de_faculteit/Afdelingen/Biotechnology/Research/Research_Groups/Environmental_Biotechnology/Research_Projects/doc/EBTprRuiken.pdf

http://waterandthedutch.com/